Selasa, 29 Oktober 2013

Ikan SIli

Ikan SIli
Distribusi & Habitat

Asia Tenggara, mencakup Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Thailand, Vietnam. Sili api menghuni lingkungan sungai yang mengalir lambat serta bersedimen halus. Di alam liar sili ini hidup pada area yang cukup luas yang meliputi beberapa besar Asia Tenggara. Mereka yaitu penghuni air sisi bawah yang menggunakan beberapa besar saat meraka untuk mengubur diri di basic sungai, kerapkali cuma tersisa moncong mereka yang tampak di air. Tetapi mereka yaitu predator yang rakus serta berburu mangsa di seluruh kedalaman.

Famili

Mastacembelidae (Synbranchiformes)

Ukuran

Di alam liar ikan ini bisa meraih lebih kurang 1, 2 mtr.. Tetapi umumnya di akuarium ukurannya lebih kecil. Panjang maksimum apabila di akuarium umumnya lebih kurang 55 cm.
Ikan SIli
Set-up Akuarium

Ikan muda biasanya bisa menyesuaikan dengan baik untuk akuarium komune. Sili api yang memiliki ukuran lebih kurang 15 cm bisa dipelihara dalam akuarium memiliki ukuran 60 cm serta berkapasitas lebih kurang 75 liter. Karakter mereka yang sukai menggali juga kadang-kadang bisa mencerabut tanaman air dan kayu bogwood.

Pakan

Cuma bisa di beri makanan hidup, seperti tubifex, bloodworm, jentik nyamuk, ikan kecil, dan udang.

Keadaan air

suhu air : 25-27 °C
pH : 6-7, 5

Kompabilitas

Sili api biasanya berbentuk pendamai, tetapi pada ikan yang dewasa mempunyai kecenderungan untuk bertarung dengan ikan lain dari spesies yang sama. Sili api terhitung ikan yang cerdas, mereka dengan cepat belajar mengetahui pemiliknya juga bisa terima makanan dari tangan pemiliknya.

Info

Seperti dengan type sili yang lain, sili api mempunyai jejeran duri-duri kecil pada punggungnya. Wujud badannya memanjang serta mempunyai moncong khas ikan sili. Warna dasarnya yaitu coklat atau abu-abu, sedang pada perutnya warnanya lebih terang. Setiap individu mempunyai pola yang tidak sama. Umumnya berbentuk sebagian garis atau bintik-bintik merah kekuningan pada badan. Garis merah ini beragam, bergantung pada umur atau keadaan individu. Ikan muda mempunyai corak berwarna kuning, yang bakal beralih jadi merah bersamaan bertambahnya umur mereka. Pemijahan ikan ini tergolong langka serta benar-benar susah. Ikan ini di jual dengan harga Rp. 50. 000, - untuk yang memiliki ukuran 20 cm.

Penyakit pada Ikan Discus

Penyakit pada Ikan Discus
  
Penyakit pada Ikan Discus | Akuarium Hias -Discus dapat juga diserang penyakit lantaran mutu air yang jelek atau pakan yang membawa penyakit. Menurut pemicunya, penyakit yang menyerang discus dibagi jadi 2 jenis, yakni penyakit Parasiter serta non parasiter.

1. Penyakit Parasiter
Penyakit parasiter yaitu penyakit yang timbul lantaran parasit. Perumpamaan penyakit ini yaitu :

a. Gill Worm atau Penyakit Insang
Penyakit insang ini menyerang di bagian insang ikan, hingga menyebabkan ikan tak dapat bernafas atau mengap-mengap. Obat yang umum dipakai untuk menangani penyakit insang yaitu dengan memakai larutan formalin 35-40%, garam dapur (NaCI), atau PK (Kalium permanganat).

b. NDD (New Discus Disease)
Penyakit NDD juga di kenal dengan nama discus plague atau velvet. Penyakit ini dikarenakan oleh komplikasi sebagian bakteri serta virus. Pemicu penyakit NDD bakal menembus lendir pertahanan discus lalu mengambil sari makanan dari beberapa sel kulit yang rusak serta mengambil cairan badan. Mengakibatkan discus jadi lemas serta lalu mati. Penyakit ini bisa diobati dengan cara-cara, yakni :

Memakai larutan PK dengan dosis 0, 6 g per 100 liter air
Gabungan 1, 5-2 g chloramfenicol (antibiotik), 0, 2-0, 3 acriflavine (antiprotozoa), serta 3-4 sendok makan garam dapur.
Gabungan 2 g oxytetracyclin, 0, 2-0, 3 g acriflavine, serta 3-4 sendok makan garam dapur,
Gabungan 4 g neomycin sulphate, 250 mg nitrofuratoin atau makrofuran, serta 3-4 sendok makan garam dapur.
Gabungan 1 g ciprofloxacin, 11 tete copperformalin (antiprotozoa), serta 3-4 sendok makan garam dapur.

Penyakit pada Ikan Discus
c. White Spot
White spot adalah penyakit yang dihadapi hampir seluruh type ikan. Penyakit white spot ditandai oleh timbulnya bintik putih pada ekor, sirip, permukaan badan, mata, atau insang. White spot bisa menyerang discus lantaran mutu air yang buruk. Langkah mengatasi penyakit ini bisa dikerjakan dengan ganti air tiap-tiap hari serta menambah suhu air sampai 33oC, atau mungkin dengan menggunkan 0, 3 g acriflavine untuk tiap-tiap 100 liter air atay blitz ich seperti takaran yang tercantum.

2. Penyakit Nonparasiter
Penyakit nonparasiter yaitu penyakit yg tidak dikarenakan oleh parasit, umpamanya lantaran kekurangan oksigen, terlampau banyak makan, persoalan nutrisi, keracunan obat, atau pergantian pH. Di bawah ini yaitu sebagian penyakit nonparasiter yang umum menyerang discus.

a. Iritasi air
Perubahan air yang mendadak bisa menyebabkna iritasi air. Penyakit ini ditandai oleh rusaknya ujung sirip atau ekor. Untuk menangani penyakit ini baiknya penggantian air akuarium dikerjakan dengan cara perlahan, yakni dengan ganti ¾ air lama dengan air baru.

b. Keracunan obat
Keracunan obat berlangsung lantaran pemberian obat yang melebihi dosis atau obat yang telah kadaluarsa. Mengakibatkan penyakit yang terkena discus makin kronis. Untuk menghindar penyakit ini baiknya pemberian obat seperti dosis yang disarankan.

c. Kekurangan Oksigen
System aerasi yg tidak cukup dan populasi ikan yang terlampau padat bisa mengakibatkan ikan alami kekurangan oksigen. Cirinya yaitu pernapasan ikan jadi memburu serta mengap-mengap. Penanggulangannya yaitu ganti system aerasi atau kurangi kepadatan ikan.

d. Terlampau banyak makan
Discus yang terlampau banak makan bakal mengakibatkan perutna menggelembung serta sulit buang air. Penyakit ini bisa ditanggulangi dengan menambah suhu air sampai meraih 33oC atau mungkin dengan memberikan 5 sendok makan garam untuk tiap-tiap 100 liter air.

c. pH shock
Pergantian derajat keasaman atau pH air bisa menyebabkan pH shock mengakibatkan discus kehilangan keseimbangan. Langkah menangani pH shock yaitu dengan ganti air akuarium dengan air yang pH –nya seperti (6, 3-6, 8), lalu di beri 5 sendok makan garam dapur serta 1 g acriflavine atau methylene blue untuk tiap-tiap 100 liter air.

Minggu, 27 Oktober 2013

Ikan Transparan dari Indonesia

Ikan Transparan dari Indonesia | akuariumhias -Ikan ini tidak sama dengan ikan umumnya. Badan yang transparan dan tampak organ-organ internal dalam ikan itu. Bila dipandang sekilas didalam air, barangkali kita tak sempat berpikir bila itu yaitu seekor ikan.

Ikan yang terhitung kelompok ikan patin ini, nyatanya hidup di Indonesia lho. Ikan ini di hidup di daerah air tawar di lebih kurang di pulau Jawa, Sumatra, serta Kalimantan. Makanan ikan ini yakni cacing kecil, serangga kecil serta juga dapat udang air garam atau ikan kecil yang lain. 

Ikan yang memiliki panjang kurang lebih 15 cm ini nyatanya banyak diincar oleh sebagian kolektor ikan unik. Mereka berburu ikan ini lantaran keunikan dari ikan itu. Mereka menamai ikan ini dengan Ghost Fish atau Glass Cat Fish. 
Indonesia kaya bakal bermacam type hewan, satu diantara nya ikan transparan ini. Jadi berbanggalah jadi bangsa Indonesia.

Jumat, 25 Oktober 2013

Mengenal Belut Moray



Mengenal Belut Moray | akuariumhias - Belut moray sesungguhnya yaitu himpunan banyak belut daro (famili Muraenidae). Moray memiliki 200 type tidak sama serta satu diantara salah satunya, moray air tawar (Gymnothorax polyuranodon), dapat ditemukan di air tawar. Biasanya badan moray bermotif bertotol-totol serta berwarna cerah. Hal semacam ini dijadikannya untuk fasilitas membuat perlindungan diri. Moray tetap tergolong grup ikan walau memiliki bentuk serupa ular. Tidak sama dengan wujud ikan biasanya, badan moray seperti belut yaitu sisiknya demikian kecil serta siripnya memanjang. Moray memiliki panjang badan 1 sampai 3 mtr. Dengan berat kian lebih 36 kg. Moray terpanjang yg sempat ditemukan yaitu moray raksasa slender (Strophidon sathete) dg panjang meraih 4 mtr.. Moray hidup dengan cara soliter, menyebar di semua perairan tropis dunia, terhitung Indonesia.


Moray menggunakan waktunya dg bersembunyi di balik karang bebatuan, umumnya mereka cuma bakal tunjukkan kepalanya saja sembari memamerkan mulutnya yang lebar dibarengi gigi-gigi runcing tajam hingga mereka tampak menyeramkan. Dengan gigi tajamnya itu, moray bisa menyebabkan luka serius untuk beberapa penyelam yang menganggu atau coba bermain-main dengannya. Namun serangan ini benar-benar jarang berlangsung, karena mereka pada prinsipnya adalah hewan yg tidak agresif serta hewan pemalu. Mereka aktif saat malam hari untuk melacak makan berbentuk bintang laut, gurita, cumi-cumi serta kadang-kadang makanan bangkai juga disantap juga.

Keunikan dari moray yaitu mereka sering kali berdampingan dengan sejenis udang " pembersih ". Mereka berkeliaran di sekitar mulutnya serta membersikan mulut moray dari sisa-sisa makanan. Udang itu mengonsumsi sisa makanan moray supaya sisa-sisa makanan moray tak membusuk disela-sela gigi moray.

Senin, 21 Oktober 2013

Ikan Frontosa


 ikan frontosa

Ikan Frontosa  | akuariumhias -Ikan ini tumbuh sampai 35 cm serta nonong kepalanya. Badan belang hitam – putih serta kebiruan. Ikan betina umumnya tak memiliki nonong. Cuma ada satu type dalam 1 marga namun banyak varian dalam hal warna lantaran aslinya yang tidak sama. Ada sebagian varian warna lantaran area yang tidak sama, salah satunya varian Burndi, Zambian, Mpimbwe, Kasanga Blue, Ikola, Samazi, serta Zaire.
 ikan frontosa
Frontosa terdiri dari sebagian type, salah satunya :
  • Frontosa yang mempunyai enam strip itu umumnya yang banyak dijual market. Type ini datang dari daerah Burundi. Lima strip ada dibagian tubuh serta satu strip dibagian kepala.
  • Type yang mempunyai tujuh strip datang dari Kigoma. Enam strip ada di tubuh serta satu melintasi bola mata. Type ini mempunyai warna yang agak kekuningan dibagian “punggung” (sisi atas dekat sirip atas).
  • Sedang yang datang dari Zambia mempunyai enam strip serta satu strip yang lebar lebih kurang “hidung”.
  • Type selanjutnya datang dari Mpimbwe di Zaire. Yang ini mempunyai enam strip.
  • Type yang paling akhir ditemukan di lebih kurang Kilipi di Tanzania. Type ini diberitakan untuk persilangan pada yang datang dari Kigoma serta Zambia.
Status konsiervasi tak tercatat. Distribusi serta habitat di alam cuma ada di Danau Tanganyika, di daerah Burundi, Zambian, Mpimbwe, Kasanga, Ikola, Samazi serta Zaire. Ikan siklid Afrika ini bernilai mahal untuk ikan hias lantaran pertumbuhannya benar-benar lambat. Banyak dikoleksi penghobi. Sebagian type nilainya sampai jutaan rupiah. Frontosa berkembang biak dengan mengeram di mulut dengan jumlah telur kurang dari 100 butir.
ikan frontosa

Ikan hias type Frontosa agak jarang didapati, di pedagang ikan hias umumnya cuma ada satu atau dua ekor saja dalam satu akuariumnya. Perawatannya juga tak gampang, lantaran ikan ini umum hidup di PH yang basa serta banyak memiliki kandungan mineral seperti kehidupannya di danau tanzania yang berbatu-batu. Ikan ini cuma disenangi oleh beberapa hobbiest saja. Corak warna yang garis-garis memanglah serupa ikan nineteenine ini yaitu ikan yang agak gampang digabung sesamanya dengan ukuran tubuh yang sama. Frontosa bakal jadi menarik untuk dipandang apabila telah meraih dewasa atau lebih kurang kian lebih 15 cm. Jenong besar di kepala untuk yang pejantan bakal bikin berwajah serupa kera/monyet. Garis warna biru hitamnya (zaire) terlihat indah dilihat mata. Saat tetap ukuran kecil, lebih kurang 2 cm sampai 5 cm, serupa dengan Cichlid Tilapia butikoferi. Terkadang penjual yg tidak jujur, kerap jual ikan type ini untuk anakan frontosa.
 
Ikan Frontosa jenis kigoma. Type ini yang paling banyak beredar dipasaran Indonesia. Untuk type yang berwarna biru indah diantaranya F. Moba, F. Kipili Blue, F. Zaire serta F. Blue Kapampa. Yang biru gelap varian dari Frontosa Kongo. Varian yang teranyar yaitu biru polos, namun birunya tak sebiru type diatasnya. juga saat surfing di net, ada yang hitammnya meraih 85% di kiri kanan tubuhnya. Barangkali ini yaitu hasil mutasi gen.

Kamis, 17 Oktober 2013

Astaxanthin, Mencerahkan Warna Ikan Hias

ikan discus
 
Astaxanthin, Mencerahkan Warna Ikan Hias  | akuariumhias -Usaha pemeliharaan ikan hias pada saat saat ini telah alami perubahan yg cepat. Karena komoditi perikanan yg satu ini dapat disebutkan dapat berikan " dwi manfaat " yg benar-benar mutlak untuk kehidupan manusia.

Pertama yaitu segi rekreatif, untuk penghias, baik hiasan dalam akuarium ataupun dalam kolam - kolam kecil di halaman tempat tinggal. Ke-2 yaitu segi ekonomis, untuk usaha yang bisa membuahkan duit.

Dwi manfaat inilah yg dipercaya untuk penyebab oleh beberapa pembudidaya ataupun beberapa hobiis untuk mengembangkan ikan hias. Disamping sudah pasti tingkat pengelolaan yg relatif murah serta bisa diusahakan pada tempat yg sempit. Hal semacam ini benar-benar tidak sama sekali dengan type ikan - ikan peliharaan yang lain, yg perlu area luas serta tehnik pemeliharaan yg beragam.
pigmen pada astaxanthin
Hal-hal lain yg membedakan ikan hias dengan ikan peliharaan yang lain yaitu penentuan harga. Pada ikan peliharaan (mengonsumsi), harga ditetapkan oleh bobot serta ukuran ikan itu sendiri. Sedang pada ikan hias, benar-benar ditetapkan oleh ukuran serta mutu fisik yg notabene yaitu kecerahan warna. Makin cerah warna ikan hias, maka harga nya makin tinggi. Sebaliknya, semakin pudar warnanya, maka harga nya semakin turun.

Pengaruh
Warna yg ditampilkan oleh ikan hias, nyatanya bisa di pengaruhi oleh sebagian factor, salah satunya factor lingkungan serta makanan. Dampak lingkungan, yaitu mutu air, yaitu pH, suhu, salinitas, serta juga cahaya yg masuk. Factor makanan, juga dikira mempunyai andil dalam membuat warna pada ikan hias. Dari hasil riset, warna ikan hias bisa berlangsung lantaran ada sel - sel pigmen (sel pembentuk warna) dalam tubuhnya. Sel - sel pigmen inilah yg bertugas menyerap zat warna yg ada dalam pakan, hingga bakal terlihat cerah.

Apabila pingin memperoleh ikan hias yg baik, dalam makna pertumbuhannya cepat serta warnanya cerah, maka mesti dikerjakan penyusunan dalam pemberian pakan. Caranya yaitu dengan menggabungkan pemberian pakan buatan serta pakan alami. Pakan alami, seperti cacing rambut (tubifex) serta udang renik (daphnia), bakal mempercepat perkembangan ikan hias. Sedang pakan buatan, bikin ikan hias jadi cerah warnanya.
astaxanthin serbuk
astaxanthin serbuk
Astaxanthin
Yaitu sejenis carotenoid, yg dalam dunia perdagangan di kenal dengan nama Carophill red. Di alam bebas, zat Astaxanthin ini ada pada bunga, buah, sayuran, udang, ikan, telur, dsb. Dengan memberikan astaxanthin an-organik ke dalam pakan, akan menambah kecerahan pada ikan hias.

Langkah bikin pakan ber-Astaxanthin ini tak demikian susah. Bahan yg dipakai yaitu bahan nomor satu yg terdiri dari tepung ikan 26, 5%, tepung kedelai 16, 5%, tepung terigu 55%, vit. 1%, mineral 1%. Bahan tambahannya yaitu minyak ikan 1%, Astaxanthin 0, 1 - 0, 2%, dan binder 1%.

Tepung ikan, tepung kedelai, serta tepung terigu, diaduk jadi satu sampai rata, lalu di beri air sejumlah 1/2 dari berat bahan itu. Sesudah jadi adonan, dikukus sepanjang 15 - 30 menit (sampai masak), lalu didinginkan. Sesudah dingin, vit., mineral, minyak ikan, Astaxanthin, dicampurkan sampai rata. Baru lalu digabung dengan binder yg berperan untuk perekat.

Tahap selanjutnya yaitu pencetakan dengan memakai alat gilingan daging. Lalu dikeringkan serta siap diberikan pada ikan hias.

Pemberian pakan

Untuk pemberian pakan pada ikan hias, dikerjakan tiap-tiap hari dengan jumlah kira - kira 2-3% dari berat ikan, dengan komposisi 75% pakan buatan serta 25% pakan alami. Saat pemberiannya, untuk pakan buatan saat pagi, siang serta sore hari. Sedang untuk pakan alami, diberikan saat malam hari.

Sebagai hambatan yaitu jika pakan ber-Astaxanthin ini tak termakan habis oleh ikan. Air bakal berwarna merah, hingga terlihat sekali kotor. Serta makanan yg menumpuk/mengendap ke basic, bakal alami pergantian pembusukan yang disebut racun untuk ikan itu. Jadi yg terutama dalam pemberian pakan yaitu frekwensi pemberiannya dengan diprediksi pakan yang didapatkan bakal habis termakan. Karena maka pakan tak lagi terbuang sia-sia serta media terus bersih.

Selasa, 15 Oktober 2013

Bumblebee Goby

Bumblebee Goby

Bumblebee Goby | akuariumhias -Ikan ini datang dari Thailand, Vietnam, serta Indonesia sisi barat. Kebayakan ikan ini hidup di daerah estuaria atau muara sungai, memiliki ukuran sekitar 4 - 5 cm.

Set-up Akuarium

Bumbleebee Goby yaitu ikan yg tidak terlampau memerlukan area yg luas. Ikan ini bisa diletakkan dalam tangki yg memiliki ukuran kecil apabila dipelihara dengan cara berpasangan. Akuarium yg dipakai untuk ikan ini memiliki ukuran sekurang-kurangnya cukup 30x20x20 cm atau berkapasitas 12,5 liter saja. Ukuran akuarium yg semakin besar lagi dibutuhkan apabila memeliharanya dengan cara berkelompok. Ikan ini bisa hidup di air tawar sepanjang sebagian sebelum selanjutnya kondisinya memburuk atau jatuh sakit lalu lalu mati. Memanglah lantaran sesungguhnya habitat asli ikan ini ada di perairan payau hingga tak demikian pas apabila diletakkan di air tawar, walau di alam liar kadang-kadang ikan ini ditemukan di air tawar. Karenanya keadaan air dalam akuarium mesti sedikit payau lewat cara memberikan air laut kurang lebih lebih kurang seperempat dari volume akuarium. Sebisa-bisanya, siapkan banyak area persembunyian seperti pipa, tabung plastik panjang, kayu (bogwood), pot bunga kecil atau bebatuan lantaran ikan ini benar-benar teritorial. Substrat yg paling baik untuk ikan ini yaitu pasir. Gerakan air juga di buat minimum lantaran ikan ini suka pada keadaan air yg tenang.

Bumblebee Goby
Pakan

Bumbleebee goby umumnya menampik di beri pakan kering, hingga pakan paling baik untuk ikan ini yaitu pakan hidup seperti bloodworm, daphnia, atau brine shrimp.

Keadaan air

temperatur air : 24° - 30° C
pH : 7, 5 sampai 8, 5

Kompabilitas

Meskipun ikan ini berperangai pendamai tetapi ikan ini yaitu ikan yg teritorial. Tambah baik dipelihara dengan cara berkelompok. Ikan ini dapat juga dipelihara berbarengan ikan air payau yang lain yg kecil dan pendamai seperti halfbeaks, glassfish, molly, atau spesies goby yang lain, tetapi tambah baik ikan ini dipelihara dalam akuarium spesies dengan cara berkelompok. Sekurang-kurangnya ada 6 ekor goby dalam satu akuarium spesies. Apabila menempatkannya dalam akuarium komune janganlah memeliharannya berbarengan ikan yg memiliki ukuran jauh semakin besar atau lebih agresif supaya goby ini tak jadi mangsa untuk ikan itu.

Info

Tubuhnya berupa memanjang dengan warna kuning serta hitam yg berselang-seling hingga ikan ini dinamai "bumblebee" atau ikan tawon. Ikan ini umumnya berenang dengan cara perlahan di basic akuarium. Sesungguhnya ada sembilan spesies dalam genus Brachygobius yg sudah ditemukan. Sebagian salah satunya kerap diimpor sbg ikan hias serta dijual dengan nama " Bumblebee goby ". Spesies B. xanthozona yaitu yg paling populer, type ini bisa dikenali dengan cara jeli lewat cara mengkalkulasi tulang sirip anal. Tulang sirip anal pada type ini sejumlah delapan. Tetapi sayangnya, umumnya ikan-ikan dalam genus Brachygobius ini dijual dengan nama yg sama hingga kita tak bisa tahu dengan cara persis terhitung type apa ikan itu. Ikan ini dijual dengan harga lebih kurang Rp. 5000, -.