Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 September 2012

Khasiat Kemuning Si Kuning

Khasiat Kemuning Si Kuning
KEMUNING adalah tumbuh liar di semak belukar, tepi hutan, atau bisa juga ditanam sebagai tanaman hias dalam pot dan tanaman pagar. Kemuning dapat ditemukan sampai ketinggian +/- 400 m dpl. Variasi morfologi besar sekali. Yang biasa di tanam untuk memagari pekarangan, biasanya jenis yang berdaun kecil dan lebat. Semak atau pohon kecil, bercabang banyak, tinggi 3-8 m, batangnya keras, beralur, tidak berduri. Daun majemuk, bersirip ganjil dengan anak daun 3-9, letak berseling. Helaian anak daun bertngkai, bentuk bulat telur sungsang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata atau agak beringgit, panjang 2-7 cm, lebar 1-3 cm, permukaan licin, mengilap, warnanya hijau, bila diremas tidak berbau. Bunga majemuk berbentuk tandan, 1-8, warnanya putih, wangi, keluar dari ketiak daun atau ujung ranting. Buah buni berdaging, bulat telur atau bulat memanjang, panjang 8-12 mm, masih muda hijau setelah tua merah mengilap, berbiji dua.

Kemuning bersifat pedas, pahit, hangat, memiliki khasiat pemati rasa, penenang, penghilang radang, rematik, tiroid, bengkak, pelancar peredaran darah, dan penghalus kulit.

Tanaman ini sangat baik jika ditanam di halaman rumah. Akan memberikan aura yang menenteramkan. Hasil maksimum yang didapat adalah saat pohon ini berbunga. Harum bunga kemuning bisa mengharumkan badan. Bila Anda menanamnya dalam pot Anda bisa meletakkan pohon tersebut di dalam ruangan. Pohon ini akan memberi rasa menyenangkan.

Nama Lokal: Kamuning (Sunda), Kamuning,Kumuning (Jawa).; Kajeni, Kemuning, Kemoning (Bali), Kamoning (Madura),; Kamuning (Manado, Makasar), Kamoni (Bare), palopo (Bugis).; Kamuni (Bima). eseki, tanasa, kamone, kamoni (Maluku).; Jiu li xiang, yueh chu (China), Orange jessamine (Inggris).;

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Radang buah zakar (orchitis), radang saluran napas (bronkhitis),; Infeksi saluran kencing, kencing nanah, keputihan, sakit gigi, Haid tidak teratur, lemak tubuh berlebihan, pelangsing tubuh,; Nyeri pada tukak (ulkus), kulit kasar, memar akibat benturan,; Rematik, keseleo, digigit serangga dan ular berbisa, ekzema,; Bisul, koreng, epidemik encephalitis B, luka terbuka di kulit

Bagian yang digunakan : Daun, ranting dan akar, Kulit batang juga berkhasiat obat.

Manfaat Semangka Bagi Tubuh

Manfaat Semangka Bagi Tubuh


Warna merah menarik dari buah semangka pasti membuat siapa saja tergiur untuk mengkonsumsinya. Selain manis dan menyegarkan, ternyata semangka punya manfaat yang baik untuk tubuh dan kesehatan.

Apa saja manfaat semangka untuk kesehatan tubuh? Simak berikut ini;
Menurunkan kolesterol jahat. Semangka punya kandungan likopen tinggi, yang merupakan sejenis karotenoid atau antioksidan. Fungsinya adalah melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain fungsi tersebut, likopen juga mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Sehingga membuat jantung lebih sehat.

Kulit sehat dan cantik. Dengan tingginya kandungan antioksidan likopen pada semangka, maka manfaatnya pun akan nampak bagi kecantikan kulit. Kulit akan nampak lebih sehat jika Anda mengkonsumsi semangka secara teratur, sebab senyawa likopen melindungi sel kulit dari serangan sinar UVyang memicu radikal bebas.

Viagra alami. Dikutip dari situs Vemale, sciencedaily melansir penelitian Dr. Bhimu Patil, direktur Texas A&M’s Fruit and Vegetable Improvement Center di College Station, bahwa semangka adalah buah yang memiliki manfaat seperti viagra alami. Ia dapat mengurangi gejala impotensi tanpa efek samping.

Melancarkan pencernaan. Kandungan serat dan air yang tinggi darisemangka mampu melancarkan sistem pencernaan, serta mencegah dehidrasi.
Kaya vitamin. Semangka juga memiliki beberapa jenis vitamin yang berguna bagi tubuh. Diantaranya adalah vitamin C, A, potassium, magnesium, dan rendah kalori.
sidomi.com

Festival Kopi Indonesia Akan Diadakan di Ubud, Bali

Festival Kopi Indonesia Akan Diadakan di Ubud, Bali


Museum Puri Lukisan Ubud, Bali, akan menjadi lokasi digelarnya Festival Kopi Indonesia (Indonesia Coffee Festival ) pada 15-16 September 2012. Penyelenggara festival tersebut adalah para pengusaha dan pegiat industri kopi, serta pecinta minuman tersebut yang peduli dengan masa depan kopi di Indonesia.

Jika dilihat bahwa tanah Indonesia yang subur telah menghasilkan berbagai jenis kopi khas yang nikmat, serta memiliki aroma serta cita rasa yang berbeda, maka wajar jika Indonesia menggelar festival tersebut.

Tak hanya itu, cara penyajian kopi di beberapa daerah Indonesia pun unik dan beragam serta berbeda dengan cara penyajian kopi ala luar negri. Misalnya sajaKopi Tarik khas Aceh, yang unik sebab berkali-kali disaring dengan cara yang mirip dengan orang yang sedang menarik-narik.


Dikutip dari situs Metronews, Yanthi Tambunan yang adalah penggagas Festival Kopi Indonesia tersebut berharap bahwa Kopi Tubruk, atau kopi khas Indonesia dapat menyamai kepopuleran Cappucino.

“Selama ini masyarakat mengenal Capucino, padahal Indonesia punya produk asli yaitu Kopi Tubruk. Ini harus diperkenalkan kepada dunia”, tuturnya.

Selama ini produksi kopi asal Indonesia telah menyumbang 7 % kebutuhan kopi dunia. Dan diharapkan setelah festival, yang sengaja diadakan di Bali agar menarik minat banyak turis asing itu, permintaan luar negri terhadap kopi Indonesia meningkat.


Terutama produk unggulan dari 14 wilayah Indonesia diantaranya Aceh, Jawa, Lampung, Kopi Luwak, Papua, dan beberapa wilayah lain. Juga agar masyarakat Indonesia lebih bangga minum kopi produk dalam negri, dibanding produk luar.

Minggu, 02 September 2012

Bunga Hibiscus dan Khasiatnya

Bunga Hibiscus dan Khasiatnya
DI HAWAII, bunga ini dijadikan hiasan yang sangat eksotis pada rambut hitam panjang penari hula-hula, yang menjadi ikon Negara tersebut. Sedangkan di Sudan dan Malaysia, bunga ini diolah menjadi selai, teh celup, dan sirup.
Sebagian besar Kaum wanita kekurangan haemoglobin (bulir darah merah), dan kekurangan bulir darah merah ini akan mengakibatkan anemia. Untuk itu dibutuhkan asupan zat besi yang cukup.

Bunga hibiscus mengandung zat besi, vitamin A dan C, kalsium, serta serat. Kalsium tinggi membantu pertumbuhan serta kekuatan gigi dan tulang. Selain bagus untuk tulang juga berguna untuk kesehatan mata, dan kulit. Seratnya sangat diperlukan untuk memperbaiki system pencernaan.

Bunga ini mampu memperbaiki dan menjaga metabolism tubuh, dewasa, remaja, balita, bahkan manula. Namun walaupun banyak jenis yang tumbuh di Indonesia baru dua yang sudah diketahui manfaatnya untuk dijadikan minuman, yaitu Syriacus (Rose of Sharon) dan Trionum (Flower of an Hour).

Tanaman tropis dan sub tropis ini banyak dijumpai di Hawaii, Kolumbia, Kepulauan Karibia, Jamaika, Kuba, Cina Selatan, Thailand, Afrika, India, dan Indonesia. Bunga eksois ini memiliki berbagai warna, yakni merah cerah, ungu, biru, putih, orange, dan violet. Di Malaysia dimanfaatkan dan dikembangkan secara komersial sebagai teh celup.
Di Indonesia tanaman ini tumbuh di dataran rendah dan tinggi, 1- 1.000 m di atas permukaan laut. Ciri fisik Syriacus, adalah batang pohon berwarna merah keunguan. Memiliki dua macam bentuk daun berlidah tiga dan satu berwarna merah keunguan, tinggi tanaman berumur 6 bulan sekitar 2-3 m. Tanaman ini cenderung tumbuh vertical, cabang pohon tumbuh dari cabang induk relative tidak teratur, tumbuh dari batang bahwa sehingga tajuknya terlihat kurang baik. Bunga dan kelopaknya berwarna merah- violet, ukuran garis tengah bunga 4-5 m, kelopak bunganya terasa asam segar, kandungan airnya sedikit dan tidak menkilap.

Sedang ciri fisik Hibiscus Trionum, batangnya gemuk berwarna hijau bercampur merah, bagian kulit batang terasa segar, daun berlidah tiga dan berlidah satu dengan pinggiran yang mulus berwarna hijau dan keunguan, tanaman tumbuh tegak, dengan cabang tumbuh relative teratur dari bawah sampai ke atas, garis tengah tajuk 1,5- 2 m, tinggi tanaman umur 6 bulan (2 m), berbatang kayu kecil. Bunga berwarna putih bagian tengah berwarna violet, garis tengah 4-5 cm, mekar di pagi hari kemudian layu. Kelompak bunga berjumlah 5 keping, berwarna merah, berasa asam dan sedikit rasa manis, terlihat mengkilap. Kedua tanaman ini tidak tahan hempasan angin karena akarnya tidak kuat.

Telah disinggung di atas bahwa bunga ini mengandung zat besi, vitamin A dan C, kalsium, serta serat, gula, potassium, sodium, dan karbohidrat. Kombinasi seluruh mineral dan vitamin tersebut dapat menghasilkan kalori cukup tinggi. Bisa bermanfaat sebagai tonik untuk meningkatkan vitalitas, karena vitamin C-nya cukup tinggi maka dapat membantu penyerapan semua vitamin dan mineral. Kandungan vitamin dan mineralnya memperbaiki metabolism tubuh. Jadi bagi mereka yang telaah terbiasa meminum bunga ini imunitas tubuhnya akan meningkat, sehingga tahan terhadap serangan penyakit atau virus. Bukan hanya itu, bagi Anda yang sedang menjalani program diet karena diabetes melitus, program body slimming (pelangsingan) dan body firming (menghilangkan lemak pada bagian perut, paha, dan lengan sekaligus mengencangkannya Anda akan terbantu dengan bunga ini.

Sabtu, 01 September 2012

Budidaya Tanaman Albasia


Hal yang pertama dilakukan saat membudidayakan albasia adalah melakukan penyiapan lahan. Setelah mendapatkan bibit, maka lahan harus dipersiapkan supaya bibit yang ditanam dapat tumbuh maksimal. Penyiapan lahan pada dasarnya adalah membersihkan lahan dari tumbuhan atau komponen lainnya yang mengganggu pertumbuhan, sehingga pembersihan tersebut dapat memberikan ruang tumbuh bagi tanaman kita. Pembersihan lahan pertama dengan melakukan penebasan semak belukar serta padang rumput. Selanjutnya adalah melakukan pengolahan lahan dengan mencangkul atau membajaknya supaya struktur tanah dapat terbaikan. 

Setelah pengolahan lahan dilakukan, hal berikutnya adalah penanaman. Penanaman dilakukan dengan pembuatan dan pemasangan ajir tanam. Siapkan bambu atau kayu dengan ukuran panjang 0,5 - 1 m, lebar 1 - 1,5 cm. Pengajiran dilakukan untuk memberi tanda dimana bibit harus ditanam, maka pengajiran harus sesuai dengan jarak tanamnya. Setelah pengajiran adalah pembuatan lobang tanam dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm tepat pada ajir yang sudah terpasang. Pelaksanaan penanaman harus dilakukan dengan hati-hati, supaya bibitnya tidak rusak. Penempatan bibit harus tepat pada tengah-tengah lobang tanam dan akarnya tidak boleh terlipat karena hal tersebut akan berpengaruh terhadap pertumbuhan bibitnya di kemudian hari.

Jika penanam telah selesai dilakukan dengan benar, maka selanjutnya tinggal memberikan perawatan. Perawatannya dengan melakukan penyulaman, penyiangan, pendangiran, pemangakasan, serta penjarangan. Hal tersbut dilakukan secara bertahap seiring dengan proses pertumbuhan tanaman.

Penyulaman dilakukan dengan penggantian tanaman-tanaman yang mati atau sakit dengan tanaman baru yang baik. Pada sekitar 2-4 minggu pertama seteah penanaman dilakukan penyulaman, penyulaman berikutnya atau yang kedua dilakukan pada waktu pemeliharaan tahun pertama atau sebelum tanaman berumur satu tahun. Pengantian bibit baru akan membuat pertumbuhan bibit pengganti tertinggal dengan bibit yang lainnya yang tidak diganti, maka untuk mencegah hal ini bibit pengganti haruslah bibit yang baik dengan pemeliharaan yang lebih intensif. 

Bagian lain dari perawatan tanaman adalah melakukan penyiangan yang bertujuan untuk membebaskan tanaman pokok dari tanaman pengganggu seperti gulma dan tumbuhan liar dan juga membebaskan bibit-bibit oenyakit yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman pokok. Penyiangan dilakukan dengan membrsihakan tanaman pengganggu disekitar tanaman pkok agar kerja akar dalam menyerap unsur hara berjalan dengan optimal. Penyiangan dilakukan pada tahun-tahun awal sejak penanaman supaya tanaman albasia tidak kerdil. Pembersihan juga dilakukan pada awal musim hujan karena gulma banyak tumbuh pada awal musim hujan.

Pendangiran juga dilakukan untuk menggemburkan tanah disekitar tanaman. Untuk membuang cabang-cabang pohon yang tidak berguna maka lakukanlah pemangkasan, supaya nutrisi yang disalurkan tidak terbuang percuma.

Hal lain yang juga penting dalam perawatan tanaman adalah penjarangan. Penjarangan bertujuan ntuk memberikan ruang tumbuh bagi tanaman. Penjarangan dilakukan pada saat tanaman berumur 2-4 tahun. Penjarangan pertama dilakukan sebesar 25 % dari jumlah pohon awal, kedua sekitar 40% dari jumlah pohon setelah perlakuan penjarangan pertama. Penjarangan dilakukan dengan menebang pohon-pohon albasia selang satu pohon pada tiap barisan dan lajur penanaman

Daur tebang tanaman albasia biasanya sekitar lima tahunan, maka perawatan dan pemeliharaannya juga selama 5 tahun yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan tanaman. Penyulaman, penyiangan, pendangiran, pemupukan dan pemangkasan cabang dapat dilakukan pada tahun pertama sampai tahun ketiga. Penjarangan dilakukan pada tahun keempat, Prosentase dan frekuensi penjarangan disesuaikan dengan aturan standar teknis kehutanan yang ada.
source : MITRABIBIT

Rabu, 29 Agustus 2012

Terung dan Khasiatnya


Terung dan Khasiatnya


Terung (solanum melongena) termasuk famili Solanaceae dan merupakan tanaman tahunan berbentuk perdu yang dapat tumbuh hingga mencapai 60 – 90 cm. Daun tanaman ini lebar dan bentuknya menyerupai telinga. Sedangkan bunganya berwarna ungu dan merupakan bunga sempurna, biasanya terpisah dari daun dan batang yang terbentuk dalam tandan bunga. Untuk akarnya berbentuk akar tunggang dengan akar samping yang dangkal.

Jenis terung yang dikenal di masyarakat adalah sebagai berikut: terung koprek (bulat panjang dengan ujung tumpul, warnanya ungu atau hijau keputihan), terung craigi (bulat panjang ujung runcing, warnanya ungu), terung bogor atau terung kelapa (bulat besar, warnanya putih atau hijau keputihan), dan terung gelatik atau terung lalap (seperti terung bogor tapi lebih jecil, warnanya ungu atau putih keunguan).

Di dalam Terung terdapat kandungan kalsium, vitamin A, vitamin C, kalium, natrium, asam klorogenat, dan tripsin. Berdasarkan penelitian, bahan-bahan yang dikandung oleh Terung memiliki manfaat untuk menurunkan kolesterol; mengobati gusi bengkak, peradangan pada mulut, demam, wasir, borok pada hidung, dan retak tulang; melancarkan air seni; sebagai antikanker, antimikroba, dan antivirus; sebagai alat kontrasepsi; serta meningkatkan libido

Selasa, 28 Agustus 2012

Paprika dan Khasiatnya


Paprika dan Khasiatnya


Paprika (capsicum annuum) adalah sejenis cabai yang baru dikenal dan diusahakan di Indonesia. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan. Buahnya besar dan gendut seperti lonceng, rasanya tidak pedas, tetapi sedikit manis. Buahnya yang berwarna hijau, kuning, merah, atau ungu sering digunakan sebagai campuran salad. Benihnya banyak didatangkan dari luar negeri, antara lain Jepang dan Taiwan.

Di dalam Paprika terdapat kandungan vitamin C, vitamin A, vitamin B6, asam folat, dan beta-karoten. Berdasarkan penelitian, bahan-bahan yang dikandung oleh Paprika memiliki manfaat untuk mencegah kanker, kolesterol tinggi, penyakit jantung koroner (PJK), stroke, dan diabetes melitus; meningkatkan kualitas sperma; serta sebagai antioksidan

Senin, 27 Agustus 2012

Wortel dan Khasiatnya


Wortel dan Khasiatnya


Tanaman wortel (daucus carota) mempunyai batang yang berupa sekumpulan pelepah (tangkai daun) yang muncul dari pangkal buah bagian atas (umbi akar). Akarnya berupa akar tunggang serta berubah bentuk dan fungsi menjadi umbi yang bentuknya bulat dan memanjang. Akar samping sangat sedikit dan tumbuh pada umbinya. Umbi berwarna kuning kemerah-merahan, berkulit tipis, dan jika dimakan mentah, terasa renyah dan agak manis.

Berdasarkan bentuk umbinya, tanaman wortel dibedakan menjadi tiga tipe, yaitu sebagai berikut: tipe imperator (umbinya berbentuk bulat panjang dengan ujung runcing), tipe chantenay (umbinya berbentuk bulat panjang dengan ujungnya tumpul), dan tipe nantes (tipe peralihan antara tipe imperator dengan tipe chantenay).

Haid tidak teratur. Caranya, ambil 2 batang wortel dan 2 jari labu air. Cuci bersih, lalu parut. Tambahkan 1 cangkir air dan garam, lalu peras dan saring. Minum dua kali sehari.
Cacing kremi. Caranya, ambil 2 batang wortel, 3 lembar daun pulai, dan 3 lembar daun buah nona, cuci bersih, lalu tumbuk halus. Tambahkan 1 cangkir santan kental dan garam, lalu peras dan saring. Minum 1 kali sehari.
Eksema. Caranya, ambil 3 batang wortel, cuci bersih, lalu parut. Tambahkan 1/2 gelas, lalu peras dan saring. Minum 2 kali sehari.

Wortel diketahui banyak mengandung protein, karbohidat, lemak, serat, vitamin A, glutation, beta-kareoten, dan unsur-unsur alkalin seperti kalsium, magnesium, zat besi, fosfor, sulfur, silikon, dan klorin. Dengan kandungannya tersebut, Wortel berkhasiat untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, kanker pankreas, kanker paru-paru, hepatitis, dan mencegah stroke

Minggu, 26 Agustus 2012

Lobak dan Khasiatnya


Lobak dan Khasiatnya

Lobak (raphanus sativus) merupakan tanaman perdu semusim yang berumbi. Tanaman lobak memiliki akar tunggang dengan akar samping yang tumbuh pada akar tunggang. Akar tunggang ini nantinya berubah fungsi dan bentuk menjadi umbi yang besar. Bunganya mirip bunga petsai tetapi berwarna putih sedangkan bijinya berbentuk bulat, berukuran besar, dan berwarna kekuningan. Untuk batangnya, ukurannya pendek dan daunnya lonjong berbulu.

Lobak masuk ke dalam famili Cruciferae dan memiliki tiga varietas, yaitu: Raphanus sativus L. Var. Hortensis Backer, Rahpanus sativus L. Var. Radicula Pres. A. DC atau lebih dikenal dengan nama radish, dan yang terakhir, Raphanus sativus L. Var. Niger Mirat atau lebih dikenal dengan nama lobak hitam karena memiliki umbi yang berwarna hitam.

Lobak diketahui banyak mengandung enzim diatase yang bertugas membantu mencerna pati, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, vitamin E, niasin, minyak asiri, kolin, serat kasar, sulfur, kalsium, fosfor, zat zat besi, asam oksalat, kalium, silikon, dan raphain. Dengan kandungannya tersebut, Lobak berkhasiat untuk mengurangi pengerasan dan timbunan lemak dalam tubuh, membersihkan liver, mencegah sembelit, mencegah kanker, mengatasi batuk dan bronkitis, menyembuhkan demam dan wasir, mengatasi sulit tidur atau insomnia, rematik, mengurangi nafsu makan, membantu mengatasi penyakit sinus, mengobati radang tenggorokan, membersihkan lendir dan dahak (mucus), serta mencegah infeksi virus seperti batuk dan flu.

Sabtu, 25 Agustus 2012

Buncis dan Khasiatnya


Buncis dan  Khasiatnya


Anda tentu tak asing lagi dengan buncis. Tanaman yang bernama latin Phaseolus vulgaris ini buahnya mirip kacang panjang, tapi lebih pendek dan gemuk. Selain enak disayur, ternyata juga mengandung manfaat bagi kesehatan. Seperti apa itu?

Tanaman yang termasuk familia Papilionaceae (Leguminosae) ini merupakan jenis tumbuhan semak tegak atau membelit dengan panjang 0.3 – 3 meter. Daun penumpu tetap melekat lama. Anak daun bulat telur, dengan pangkal membulat, meruncing, dan kedua belah sisi berambut. Tandan bunga buncis berada duduk di ketiak tanaman, dengan 1-2 pasangan bunga. Tangkai tandan masih, setinggi-tingginya 6 cm, dan kerapkali lebih pendek. Anak daun pelindung di bawah kelopak panjang 3-9 mm. Kelopak tinggi 5-8 mm, gigi yang teratas sangat pendek.

Tanaman buncis ini memiliki bunga mahkota putih. Makin tua, mahkota tersebut berubah warna menjadi kuning, bahkan kadang-kadang menjadi warna ungu. Biji maupun buah buncis dijumpai dalam banyak variasi dan diperdagangkan dengan nama yang berbeda sebagai sayuran. Mulai dari buncis coklat dan putih, buncis spercie dan snijbonen, serta buncis perluru dan kievitsbonen. Bagian yang digunakan buah dan buncis.

Tanaman buncis berasal dari Amerika dan banyak ditanam di sana. Tumbuhan ini juga tidak sulit untuk dibudidayakan. Umumnya budidaya dilakukan dengan menggunakan biji. Tanaman merambat ini sungguh enak jika buahnya yang masih muda disayur, apalagi kalau dijadikan tambahan untuk sop. Komposisi senyawa dalam sayuran buncis antara lain: alkaloid, flavonoida, saponin, triterpenoida, steroida, stigmasterin, trigonelin, arginin, asam amino, asparagin, kholina, tanin, fasin (toksalbumin), zat pati, vitamin, dan mineral.

Berdasarkan penelitian, di dalam buncis terkandung zat b-sitosterol dan stigmasterol yang mampu meningkatkan produksi insulin. Insulin sendiri adalah hormon yang dihasilkan secara alamiah oleh pankreas dan berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Apabila pankreas hanya mampu menghasilkan sedikit insulin (atau tidak sama sekali) maka seseorang akan terkena penyakit diabetes mellitus. Dengan demikian, dengan mengkonsumsi buncis, kita juga akan terhindar dari penyakit kencing manis tersebut.

Agar khasiatnya lebih terasa, Anda bisa mengkonsumsi buncis dengan cara dimakan sebagai lalapan atau dimasak dalam bentuk oseng-oseng dengan tambahan daging. Beberapa masakan yang menggunakan buncis bisa Anda simak resepnya di sini.

Jumat, 24 Agustus 2012

Pohon Angsana, Banyak Manfaatnya Banyak Pula Rezekinya


Sering berteduh di bawah pohon yang ada di pinggiran jalan? Pohon tersebut tinggi dengan ranting dan cabang yang juga menjulang tinggi disertai daun hijau yang tampak segar. Jika sering, maka bisa jadi pohon tersebut adalah pohon angsana. Pterocarpus indicus Willd atau biasa kita sebut Angsana merupakan tanaman yang berasal dari Malaysia namun sudah lama dibudidayakan di Indonesia. Tanaman ini banyak ditanaman di pinggiran jalan sebagai tanaman peneduh. 

Pohon angsana ini tersebar alami di Asia Tenggara sampai Kepulauan Pasifik. Dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis sehingga banyak dibudidayakan oleh negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Birma, dll. Angsana merupakan jenis pionir yang tumbuh baik di daerah terbuka dan dapat tumbuh diberbagai tipe tanah, dari yang subur sampai yang berbatu. Pada ketinggian 600-1300 m dpl sering ditemukan jenis tanaman ini. Namun karena eksploitasi yang berlebihan, di Indonesia tanaman jenis ini digolongkan pada tanaman yang terancam punah, bahkan di Vietnam, populasinya sudah punah sejak 300 tahun yang lalu. 

Pemanfaatan tanaman ini kebanyakan adalah pada kayunya. Kayunya bernilai tinggi karena lumayan keras, dan biasanya digunakan sebagai bahan baku mebel halus, lemari, lantai, dan alat musik. Daun-daunnya juga mengikat nitrogen sehingga dierkomendasikan sebagai tanaman untuk sistem agroforestri. 

Pohon meranggas ini dapat mencapai tinggi sepuluh sampai empat puluh meter dengan diameter batangnya sebesar dua meter. Kayunya mengeluarkan eksudat merah gelap yang disebut ‘kino’ atau darah naga. Bentuk daunnya bulat telur memanjang, ujungnya meruncing, tumpul dan mengkilat. Bunganya muncul dari ujung ranting, berbunga lumayan banyak serta buahnya berbentuk polong.

Kelebihan lain yang dimiliki oleh tanaman ini adalah mampu menyerap polusi udara lebih besar dibandingkan dengan pohon-pohon peneduh lainnya. Selain manfaat ekologisnya, kulit batang, daun, dan getahnya dapat digunakan sebagai obat herbal. Kulit kayunya dapat menyembuhkan batu ginjal dan sariawan mulut. Daun dan getahnya dapat digunakan sebagai obat kencing manis, bisul, dan luka luar.

Manfaatnya yang banyak itulah yang menjadikan pohon Angsana sempat dinyatakan tanaman yang terancam punah. Namun kini banyak orang yang mulai membudidayakannya karena selain banyak manfaatnya, harga jual dipasaran juga tergolong tinggi. Tidak hanya kayunya saja yang dapat dipanen, getah, daun, dan kulit kayunya juga dapat kita panen dan dijadikan produk herbal. Maka dari itu, angsana mempunyai potensi yang tidak kalah besar dibanding tanaman-tanaman kayu yang lain.

Bibit angsana berkualitas dengan harga bersaing dapat Anda Pesan di CV MITRA BIBIT

Kamis, 23 Agustus 2012

Buah Pare dan Khasiatnya


Buah Pare dan Khasiatnya
Anda tidak menyukai pare karena pahit? Jangan dulu menghindari jenis sayuran yang satu ini. Dibalik rasa pahitnya, ternyata pare mempunyai banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya sebagai anti kanker.


Pare mengandung kadar betakaroten dua kali lipat lebih banyak dari brokoli. Pare juga mengandung betakaroten yang sangat bagus untuk membasmi sel kanker, menghambat serangan jantung dan mengatasi infeksi karena virus.

Kadar kalsium pare juga tergolong tinggi, sehingga mampu menaikkan produksi sel-sel beta dalam pankreas untuk menghasilkan insulin. Bila insulin dalam tubuh mencukupi maka kemungkinan kadar glukosa vmembanjir dapat dicegah, sehingga kadar gula darah menjadi normal atau terkontrol.

Di beberapa negara terutama Jepang, Korea dan China, pare dimanfaatkan untuk pengobatan. Pare yang muda digunakan sebagai obat diabetes, gangguan pencernaan, minuman penambah semangat, obat pencahar dan perangsang muntah.

Khasiat pare lainnya yaitu, kandungan senyawa fitokimia lutein dan likopennya berkhasiat sebagai antikanker, antibiotika, antivirus, perangsang produksi insulin, penyeimbang tekanan darah dan kadar gula darah, perangsang nafsu makan dan pembasmi cacing usus.

Meskipun pare bergizi tinggi, namun sebaiknya jangan diberikan pada anak-anak dan wanita hamil. Karena anak-anak masih rentan terhadap pare, dikhawatirkan kadar gula anak akan anjlok.

Sedangkan wanita hamil tidak dianjurkan mengkonsumsi pare karena buah ini mengandung senyawa yang dapat menggugurkan kandungan.

Kubis dan Khasiatnya



Kubis — atau biasa disebut juga kol atau kobis — adalah sayuran yang biasa diambil daunnya untuk dimakan sebagai lalapan. Tanaman ini berasal dari Eropa Selatan dan Eropa Barat, dimana kubis sendiri berasal dari bahasa Perancis “chou cabus” yang berarti kubis kepala. Sedangkan istilah “kol” berasal dari bahasa Belanda “kool”. Sayuran yang bernama latin Brassica oleracea L. ini termasuk tanaman Capitata. Daunnya tersusun sangat rapat dan membentuk bulatan atau bulatan pipih yang disebut krop / kop / kepala.

Kobis mengandung banyak vitamin A, B, C, dan E. Kandungan vitamin C-nya cukup tinggi untuk mencegah sariawan akut (skorbut). Mineral yang terkandung di dalamnya adalah kalium, kalsium, fosfor, natrium, dan besi. Selain itu, kubis segar juga mengandung sejumlah senyawa yang merangsang pembentukan glutation, zat yang diperlukan untuk menonaktifkan zat beracun dalam tubuh manusia.

Beberapa khasiat daun kubis bagi kesehatan di antaranya:
Mengobati penyakit kelamin. Caranya, ambil beberapa lembar daun kubis yang sudah tua, serta bawang putih dan bawang merah secukupnya. Iris halus semua bahan, masukkan ke dalam panci, lalu embunkan selama 1 malam. Remas-remas, tambahkan sedikit air perasan jeruk nipis, lalu saring airnya. Minum setiap pagi satu kali hingga sembuh.
Mengobati hyperaciditas. Caranya, ambil 1/4 kg kubis dan sebuah wortel ukuran besar. Giling halus, tambahkan 2 gelas air, lalu saring. Tambahkan 1 sendok makan gula lalu simpan dalam lemari es supaya dingin. Minum untuk sehari, 30 menit sebelum makan atau saat terasa sakit pada lambung.

PENGENDALIAN HAMA TIKUS SECARA TERPADU

PENGENDALIAN HAMA TIKUS SECARA TERPADU


TIKUS termasuk hama kedua terpenting pada tanaman padi di Indonesia.Ini perlu mendapat perhatian khusus di samping hama lainnya.Karena kehilangan hasil produksi akibat serangan hama tikus cukup tinggi.

Usaha untuk mengendalikan ‘si monyong’ tikus ini sudah banyak dilakukan oleh para petani,mulai dari sanitasi,kultur teknik,fisik,cara hayati,mekanik dan kimia.Namun diakui,bahwa cara-cara pengendalian tersebut belum dilakukan secara terpadu,sehingga harapan untuk menekan populasi tikus pada tingkat yang tidak merugikan ternyata sulit dicapai.

Pengendalian hama secara terpadu (PHT) ini akan terlaksana dengan baik bila petani menghayati konsep dasarnya dan menguasai berbagai cara pengendalian ke dalam suatu program yang sesuai dengan jenis organisme pengganggu dan ekosistem pertanian di tempat tersebut.
Konsep pengendalian hama terpadi,sebenarnya sudah dikenal sejak tahun 1947-an,meskipun sebelumnya penanggulangan hama dengan jalan memadukan beberapa pengendalian sudah dilaksana kan.

LANGKAH AWAL
PHT dapat didefinisikan sebagai cara pengendalian dengan memasukkan beberapa cara pengendalian yang terpilih dan serasi serta memperhatikan segi ekonomi,ekologi dan toksikologi sehingga popilasi hama berada pada tingkat yang secara ekonomi tidak merugikan.Artinta,bahwa PHT bertujuan untuk menekan populasi hama sampai pada tingkat yang tidak merugikan,pengelolaan kelestarian alam dan optimasi produksi pertanian.

Sebelum melangkah pada usaha pengendalian tikus sawah dengan menerapkan PHT,sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu biologi dan ekologi tikus,sehingga petani akan lebih mudah meng identifikasi untuk selanjutnya dilakukan pengendalian.
Tikus termasuk ordo Rodentia,famili Muridae dan sub-famili Murinae.Dari sub-famili ini ada dua genus yang mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia yakni genus Mus dan Rattus.

Pada umumnya,tikus sawah (Rattus orgentiventer) tinggal di pesawahan dan sekitarnya,mempunyai kemampuan berkembang biak sangat pesat.Jika secara teoritis,tikus mampu berkembang biak menjadi 1.270 ekor per tahun dari satu pasang ekor tikus saja. Walaupun keadaan ini jarang terjadi,tetapi hal ini menggambarkan, betapa pesatnya populasi tikus dalam setahun.
Perkembangan tikus di alam banyak dipengaruhi faktor lingkungan,terutama ketersediaannya sumber makanan,dan populasi tikus akan meninglat berkaitan dengan puncak pada masa generatif.

Kegiatan tikus lebih aktif pada malam hari,dan kegiatan hariannya sangat teratur mulai dari mencari makanan,minum,mencari pasangan sampai orientasi kawasan.Untuk menghindari dari lingkungan yang tudak menguntungkan,tikus biasanya membuat sarang pada daerah lembab,dekat dengan sumber air dan makanan seperti di batang pohon,sela-sela batu,gili-gili irigasi,tanggul,jalan kereta api dan bukit bukit kecil.

Petani dapat membedakan mana yang disebut tikus sawah dan mana tikus rumah.Pada umumnya,tikus salah selain melakukan aktivitasnya di sawah,juga dapat melakukan aktivitasnya di rumah. Sedangkan tikus rumah (Rattus ratusdiardii) hanya melakukan aktivitasnya hanya di rumah saja.

Kerusakan yang ditimbulkan oleh hama tikus dapat dilihat pada batang padi yang terpotong dan membentuk 45oC serta masih mempunyai sisa bagian batang yang tak terpotong.Pada fase vegetatif tikus dapat merusak 11-176 batang per malam.Sedangkan pada saat bunting,kemampuan merusak meningkat menjadi 24-246 batang padi per malam.

Sebagai binatang pengerat,tikus dalammemenuhi kebutuhan hidupnya mengerat batang padi dengan perbandingan 5:1,yakni 5 batang padi dikerat hanya untuk mengasah giginya supaya tidak tambang panjang,dan 1 batang padi di makan untuk kebutuhan hidupnya.

PHT YANG TEPAT & EFEKTIF
Jika sudah mengetahui biologi dan ekologi tikus,maka diharapkan petani dapat mengendalikan tikus dengan tepat dan efektif dengan melihat kondisi lingkungan di lapangan,serta mampu menerapkan konsep PHT.Pengendalian tikus sawah harus dimulai secara diri, yakni dimulai pada saat sawah bera (setelah panen),pada masa gevetatif dan masa generatif.Pengendalian hama tikus pada saat sawah bera bias dilakukan dengan 5 cara sebagai berikut:

• Pertama dengan sanitasi lingkungan,melakukan pembersihan rumput rumput atau semak-semak yang biasa digunakan tikus untuk bersarang.
• Kedua,yakni cara fisik dan mekanik,dengan melakukan pembongkaran sarang tikus,kemudian dibutu dan dibunuh (gropyokan) secara missal dan memasukkan air ke dalam sarangnya,tikus yang keluar dibunuh tanpa merusak pematang.
• Ketiga,yakni cara kultur teknik dengan cara melakukan penanam secara serempak meliputi areal yang laus,misalnya seluas 0-100 hektar.Cara ini dilakukan untuk menghindari tersedianya makanan bagi tikus.
• Keempat,yakni melalui cara biologi/hayati dengan memanfaatkan musuh-,usuh alaminya seperti ular sanca, ularwelang,anjing dan lainnya.
• Kelima,yaitu dengan memasang tirai persemaian pada saat padi disemai,di mana cara ini dilakukan untuk melindungi persemaian padi dari tanaman tikus.Bahan yang digunakan dari lembaran plastik atau lembaran kaleng bekas,tirai di pasang di sekitar persemaian dengan tingga sekitar 50 cm.

RODENTISIDA
Pengendalian tikus pada saat padi pada masa gevetatif dilakukan secara sanitasi lingkungan dan kimia (Rodentisida).Cara tersebut di nilai cukup efekti,karena pada masa vegetatif tikus sudah mulai melakukan penyerangan terhadap areal pesawahan dan merusak batang padi.Cara rodentisida dilakukan bila populasi tikus yang tinggi.

Rodentisida yang biasa digunakan adalah racun akut dan racun anti-koagulan.Contoh rodentisida akut yakni czincposphide diberikan dengan cara diumpankan dengan dosis 22 gram per hektar dicampur umpan sebanyak 2,5 kg.Sedangkan rodentisida antikoagulan yakni racumin,tomorin,dekafit,klerat,RMB dan lainnya yang siap pakai yang penggunaannya dengan rodentisida akut.

Sementara bahan yang bisa digunakan sebagai umpan antara lain beras,gabah,jagung,ketela pohon,ubi jalar dan lainnya.Penempatan umpan dapat dipasang sepanjang kira-kira 25 gram per hektar pertumpukan dengan jarak 4 meter.

Sebelum pemberian umpan beracun sebaiknya dilakukan perumpanan pendahuluan.Hal ini bertujuan untuk membiasakan tikus makan umpan dengan jalan memberi umpan tanpa racun selama 2-3 hari.Waktu pengumpnanan disesuaikan dengan keadaan populasi tikus.Umpan diberikan 15 hari sebelum tanaman,15 hari setelah tanam, dan 45 hari setelah tanam.

Sesungguhnya,cara penggunaan rodentisida di lapangan menurut konsep PHT,hendaknya dilakukan sebagai alternative terakhir apabila cara cara pengendalian lain dinilai tidak efektif lagi.Itupun dengan catatan,penggunaannya harus secara bijaksana dan tepat dosis.

Pengendalian hama tikus ketika generatif,yang lebih baik dan efektif adalah dengan pengemposan.Jika cara rodentisida tidak berhasil.Hal ini disebabkan pada masa generatif makanan berlimpah sehingga umpan yang beracun tidak akan dimakannya.

Adapun cara pengemposan dilakukan dengan menggunakan asap atau gas beracun yakni hasil pembakaran serbuk belerang bersama merang atau sabut kelapa dengan perbandingan 1: 1,5 kemudian dimasukkan ke dalam liang yang menjadi sarang tikus

Seledri dan Khasiatnya




Seledri (apium graveolens L) merupakan herba tegak, tahunan, dan memiliki tinggi sekitar 25 – 100 cm. Batang seledri bersegi dan beralur membujur, dengan bunga berjumlah banyak, kecil, dan berwarna putih atau putih kehijauan. Ada tiga golongan seledri, yaitu seledri daun, seledri potong, dan seledri berumbi.

Seledri diketahui banyak mengandung provitamin A, vitamin B dan C, minyak asiri, protein, kalsium, dan garam fosfat. Dengan kandungannya tersebut, Seledri berkhasiat untuk membantu meningkatkan kadar asam urat dalam darah, mengurangi rasa sakit pada persediaan akibat asam urat, menurunkan tekanan darah, menormalkan gula darah, menjaga kesehatan jantung dan tulang, mengatasi infeksi saluran kencing, serta menetralisir efek degeneratif dan radikal bebas.

Rabu, 22 Agustus 2012

Brokoli dan Khasiatnya



Selain enak dan lezat dimakan, brokoli sejak lama sudah dikenal sebagai sayuran yang berkhasiat. Bahkan, sudah menjadi rahasia umum bahwa brokoli mengandung sebuah senyawa bernama sulforaphane, yang diyakini berkhasiat untuk melawan kanker. Apakah hanya itu saja manfaat brokoli? Tentu tidak!

Tanaman brokoli konon berasal dari daerah Mediterania. Asal tahu saja, sejak zaman Yunani kuno, tanaman ini sudah dibudidayakan. Brokoli masuk ke Indonesia sekitar tahun 1970-an. Saat ini, dengan mudah kita bisa membeli brokoli bahkan di pasar tradisional sekali pun.

Bagian brokoli yang dimakan adalah kepala bunga berwarna hijau. Kepala bunga tersebut tersusun rapat seperti cabang pohon dengan batang tebal. Sebagian besar dikelilingi dedaunan. Bentuk brokoli sendiri mirip dengan kembang kol, namun berbeda warna — brokoli hijau dan kembang kol putih.

Sebagai makanan, brokoli biasanya direbus atau dikukus. Dapat pula dimakan mentah jika mau. Di dalamnya banyak terkandung vitamin C dan serat makanan. Ia juga mengandung senyawa glukorafanin yang merupakan bentuk alami senyawa antikanker sulforafana (sulforaphane). Namun tidak hanya kanker yang bisa diberantas oleh brokoli. Berdasar hasil penelitian, kandungan yang terdapat dalam sayuran berbentuk pohon beringin kecil ini berpotensi mengobati sejenis penyakit kulit. Selain itu, brokoli mengandung senyawaan isotiosianat yang, sebagaimana sulforafana, ditengarai memiliki aktivitas antikanker.

Selengkapnya, berikut ini kandungan senyawa yang terdapat pada brokoli: air, protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, zat besi, vitamin (A, C, E, tiamin, riboflavin, nikotinamide), kalsium, betakaroten, dan glutation. Selain itu, brokoli mengandung sulforafan dan iberin yang merangsang pembentukan glutation.

Walau sudah cukup lama diyakini dapat membantu jantung tetap sehat, namun khasiat brokoli yang lain secara medis baru belakangan ini diketahui. Beberapa manfaat sayuran brokoli bagi kesehatan tubuh di antaranya:
  • Mencegah gangguan pernafasan
  • Meningkatkan daya kerja otak
  • Mengatur tingkat gula darah
  • Menetralkan zat penyebab kanker
  • Melindungi sistem kekebalan tubuh
  • Meningkatkan kecantikan kulit

Senin, 20 Agustus 2012

Sawi Hijau dan Khasiatnya

Sawi Hijau dan Khasiatnya


Sawi (brassica juncea) termasuk ke dalam famili Curciferae merupakan tanaman semusim yang berdaun lonjong, halus, tidak berbulu, dan tidak berkrop. Batang tanaman sawi pendek dan lebih langsing dari tanaman petsai. Ia mempunyai akar tunggang dengan banyak akar samping yang dangkal. Bunganya mirip petsai, tetapi rangkaian tandan lebih pendek. Ukuran kuntum bunganya lebih kecil dengan warna kuning pucat spesifik. Bijinya berukuran kecil dan berwarna hitam kecokelatan serta terdapat dalam kedua sisi dinding sekat polong yang gemuk.

Sawi Hijau diketahui banyak mengandung serat, vitamin A, vitamin B, vitamin B2, vitamin B6, vitamin C, kalium, fosfor, tembaga, magnesium, zat besi, dan protein. Dengan kandungannya tersebut, Sawi Hijau berkhasiat untuk mencegah kanker, hipertensi, dan penyakit jantung; membantu kesehatan sistem pencernaan; mencegah dan mengobati penyakit pelagra; serta menghindarkan ibu hamil dari anemia.
Sawi Hijau dan Khasiatnya

Minggu, 19 Agustus 2012

Cabai Merah dan Khasiatnya


Cabai Merah dan Khasiatnya 


Cabai merah termasuk dalam famili Solanaceae. Tanaman ini merupakan herba tegak yang memiliki akar tunggang dengan banyak akar samping yang dangkal. Bagian batang yang muda berambut halus, bercabang banyak, serta bisa mencapai tinggi 1 – 2.5m. Daunnya tersebar dengan helaian daun bulat telur memanjang atau elips berbentuk lanset, serta pangkal dan ujung meruncing. Sedangkan bunga cabai merah mengangguk dengan ukuran tanggai 10 – 18 mm. Bentuknya seperti terompet kecil dan umumnya berwarna putih, walau ada juga yang berwarna ungu.

Buah cabai merupakan buah buni dengan bentuk garis lanset, merah cerah, dan rasanya pedas. Daging buahnya berupa keping-keping tidak berair. Bijinya berjumlah banyak serta terletak di dalam ruangan buah dan melekat pada plasenta.

Di dalam Cabai Merah terdapat kandungan kapsaisin, dihidrokapsaisin, vitamin A dan C, damar, zat warna kapsantin, karoten, kapsarubin, zeasantin, kriptosantin, lutein, dan mineral Berdasarkan penelitian, bahan-bahan yang dikandung oleh Cabai Merah memiliki manfaat untuk membantu mengatasi gejala sakit perut, sakit gigi dan tangan lemah, influenza, serta meningkatkan nafsu makan.

Kangkung dan khasiatnya


Kangkung dan khasiatnya


Kangkung (ipomoea aquatica forsk atau ipomoea reptans poir1) merupakan tanaman sayuran yang umurnya bisa lebih dari 1 tahun. Pertumbuhannya menjalar atau membelit pada tanaman di sekitarnya. Ia merupakan jenis tanaman sayuran daun dan dapat dimasukkan dalam famili Convolvulacea. Daun kangkung berukuran panjang dan berwarna hijau keputih-putihan.

Ada dua jenis kangkung, yaitu: (1) kangkung rabut, dengan daun licin dan berbentuk mata panah yang berwarna hijau pucat, dan bunganya berwarna putih dengan bentuk kantung yang mengandung empat biji benih; dan (2) kangkung petik, dengan daun lebar dan tirus berwarna hijau kelam serta bunga berwarna putih keunguan.

Beberapa macam penyakit yang dapat diobati dengan menggunakan daun kangkung di antaranya:
  • Busung lapar. Caranya, ambil daun kangung hutan 1/2 genggam, cuci bersih, lalu jemur. Makan bersama dengan nasi dua kali sehari.
  • Sembelit. Ambil daun kangkung 1/2 genggam, cuci bersih, lalu kukus sebentar. Makan bersama dengan nasi, lakukan dua kali sehari.
  • Kepala pusing. Ambil daun kangkung 1/2 genggam, daun kelintang 1/3 genggam, batang kemarongan 1 jari, cuci bersih, lalu tumbuk halus. Tambahkan air masak 1 cangkir, lalu peras dan saring. Ambil airnya, minum 1 kali sehari.

Di dalam Kangkung terdapat kandungan vitamin A, vitamin B1, vitamin C, protein, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, hentriakontan, dan sitosterol. Berdasarkan penelitian, bahan-bahan yang dikandung oleh Kangkung memiliki manfaat untuk mengobati berbagai gangguan kesehatan dan sebagai antiracun.

Sabtu, 18 Agustus 2012

Cabai Rawit dan Khasiatnya




Ciri utama dari cabe rawit adalah buahnya yang kecil tapi rasanya pedas sekali. Buahnya yang berwarna hijau pada saat muda dan berubah menjadi merah pada saat tua itu berdiri tegak pada ketiak daun dan berukuran pendek. Tanaman ini tumbuh menahun dan bercabang lebar dengan tinggi mencapai 1 – 2.5m. Akarnya berupa akar tunggang dengan banyak akar samping yang dangkal, sedang daunnya tersebar. Seperti cabai merah, bunga cabai rawit berbentuk terompet kecil dan umumnya berwarna putih. Tanaman ini dapat berbuah lebat dan mampu berbuah sepanjang tahun.

Ada tiga jenis cabai rawit, yaitu: 
(1) cengek leutik, dengan buah yang kecil, berwarna hijau, dan berdiri tegak pada tangkainya; (2) cengek domba (cengek bodas), dengan buah yang relatif lebih besar dibanding cengek leutik, berwarna putih pada waktu muda dan berubah menjadi jingga pada saat tua; dan 
(3) ceplik, dengan buah besar berwarna hijau pada waktu muda dan merah pada waktu tua.

Cabai Rawit diketahui banyak mengandung kapsaisin, kapsantin, karotenoid, alkaloid, resin, minyak asiri, serta vitamin A dan C. Dengan kandungannya tersebut, Cabai Rawit berkhasiat untuk membantu menambah nafsu makan, menormalkan kembali kaki dan tangan yang lemas, meredakan batuk berdahak, melegakan hidung tersumbat pada sinusitus, serta migrain.