Senin, 19 November 2012

Ikan Palmas (Ikan Naga)

Ikan ini memiliki kekuatan untuk mengambil hawa dengan alat yang sudah termodifikasi sedemikan rupa menyerupai paru-paru, disamping itu ia dapat untuk merayap di atas tanah gunakan sirip dadanya yang kuat. oleh sebab itu saat mememihara palmas disarankan supaya berikan penutup yang baik untuk menghindar ikan tersebut kabur.
Situasi yang ideal untuk memelihara palmas yaitu ph air pada kisaran 6.5 - 7, serta temperatur 16-27 °C. imbuhkan airator atau alat sirkulasi air untuk melindungi situasi air supaya terus sempurna serta mempercepat perkembangan palmas. untuk kenyamanan hidup palmas baiknya diberikan area persembunyian, layaknya potongan paralon, loster bata, kayu serta sejenisnya. 

Sebagai ikan carnivora makanan palmas relatif gampang, yaitu pakan ikan hidup yang berukuran kecil, cacing sutera. apabila dilatih ikan ini juga bisa diberikan pellet yang tenggelam. 

Palmas adalah ikan yang tergolong dalam family polypteridae ( bichir ), berarti ikan bersirip banyak. ikan ini terhitung ikan primitif serta kerap dikatakan sebagai snake like fish ( ikan serupa ular ). penyebaran yaitu di afrika barat. palmas terhitung ikan pemangsa ( predator ), carnivora. pemeliharaan ikan ini tergolong gampang dikarenakan ia bisa bertahan hidup pada situasi air yang jelek.

 

 

Type ikan palmas antara lain :
1. ikan palmas endicheri
2. ikan palmas albino
3. ikan palmas senegalus
4. ikan palmas orna

Jenis kelamin 
Jenis kelamin palmas bisa dibedakan dengan lihat lebar dari sirip anus. sirip anus palmas jantan lebarnya nyaris 2 kali lebar sirip anus palmas betina.  

Breeding
Pada saat breeding palmas jantan dapat “memeluk” si betina, lantas dapat menghasilkan sperma pada waktu si jantan “menangkap” telur-telur yang dikeluarkan si betina. sesudah dibuahi telur-telur tersebut dapat jatuh ke atas substrate akuarium. biasanya telur-telur tersebut dapat menetas kurun waktu 4 hari.

sumber : zonaikan

Minggu, 18 November 2012

Budidaya Udang Windu

Udang windu adalah di antara komoditas unggulan indonesia. Rasa udang windu yang manis serta berukuran besar bikin komoditas ini disukai oleh pasar internasional. Kisaran harga udang windu dapat meraih 150 ribu per kilogram untuk isi 10-15 ekor udang windu. Pemerintah sudah menambah tujuan produksi udang windu pada th. 2010 mendatang jadi 377.645 ton sesudah th. 2009 ditargetkan sebesar . 100 ton (sumber : kompas 28/11/09). 

Ekspor udang windu sekarang ini yaitu amerika serikat, jepang serta uni eropa. bersamaan dengan pola mengonsumsi penduduk dunia yang lebih suka makanan organik, maka hasil budi daya udang windu dengan pola pemeliharaan organik bikin udang windu mempunyai kesempatan yang besar di terima pasar.

Kriteria budi daya udang windu
Udang windu adalah hewan yang pas dipelihara pada tempat tambak di tempat selama tepi pantai dengan struktur tanah liat atau tanah liat berpasir agar bisa menahan air. suhu air berkisar pada 26 hingga 30 derajat celcius, salinitas 15-30 ppt. tak hanya itu lokasi tambak udang windu diupayakan steril dari zat-zat kimia pencemar, terhitung bakteri coli yang kerap didapati pada lokasi dekat wc. maka diupayakan wc ada jauh dari areal tambak. udang windu bebas zat kimia dapat gampang di terima pasar eksport.

Persiapan tempat tambak udang windu
Persiapan tambak udang windu mempunyai tujuan untuk menambah mutu lingkungan, serta produktivitas tempat, eliminasi faktor-faktor yang tidak beri dukungan kelangsungan hidup udang serta mengoptimalkan sebagian factor yang berikan dukungan untuk perkembangan serta kelangsungan hidup udang windu.
 
Konstruksi tambak udang windu diupayakan dapat menahan air, dapat buang air limbah, dapat memelihara mutu air, serta tambak bisa dikeringkan dengan gampang serta prima. tanah basic tambak mesti dalam situasi yang cocok untuk kehidupan
 
Serta perkembangan udang. perihal ini dikarenakan beberapa besar waktu hidup serta melacak makan udang ada di tanah basic tambak. untuk mengusahakan perihal tersebut persiapan tempat untuk menebar udang windu meliputi aktivitas :
- pengeringan tempat, mempunyai tujuan supaya gas-gas sisa metabolit bisa menguap.
- pembalikan tanah pada tambak, ini dikerjakan untuk menyempurnakan sistem oksidasi pada tanah.
- pengapuran dikerjakan apabila ph tanah kurang dari 6. 0
- pemupukan dengan pupuk organik, untuk menanggung ketersediaan pakan alami untuk udang windu.

Pengairan tambak udang winduSesudah tempat tambak untuk udang windu siap dipakai waktunya berikan pangairan pada tambak. perihal yang butuh di perhatikan yaitu sumber air mesti bebas dari polutan beresiko serta tidak sangat mungkin masuknya hama pada udang windu. pada pintu masuk air menuju tambak butuh diberi penyaring terlebih dulu. mutlak juga dikerjakan biofiltrasi pada air tambak, dengan biofiltrasi air dapat disaring dengan alami hingga situasi air betul-betul bersih serta sehat. biofiltrasi dapat memanfatkan tanaman bakau serta tanaman yang lain yang dapat menyerap residu beracun pada air.

Penentuan bibit udang windu
Benih udang windu dipilih menurut sebagian syarat tersebut :
  1. Warna : warna tubuh transparan, kecoklatan atau kehitaman, punggung tidak berwarna keputihan atau   kemerahan.
  2. Gerakan : gerakan berenang aktip, menentang atau menyambut arus, condong mendekat ke arah sinar ( fototaksis positif ).
  3. Kesehatan serta situasi tubuh : situasi tubuh benur yang sehat sesudah meraih ukuran pl 10 organ-organ tubuhnya lengkap,maxilla, mandibulla, antenulla serta ekor buka, hepato pancreas transparan, usus penuh serta gelap.
  4. Responsif pada rangsangan : benur dapat menjentik menjauh karenanya ada surprise atau bila wadah sampel benur diketuk, dan dapat berenang mendekati sumber sinar bila ada rangsangan sinar, dan responsip pada pakan yang didapatkan.
Penebaran dikerjakan saat pagi atau sore hari untuk hindari stress dengan terlebih dulu letakkan kantong benih di sudut tambak dengan perlahan-lahan.

 Pengaturan pemberian pakan
  1. Penghitungan jumlah pakan dapat dikerjakan dengan fcr balik yakni membagi fcr yang telah ditargetkan membagi masing – masing bln. ( bln. i – iv ).
  2. Pemberian pakan pada benih yang baru ditebar dihitung sebagai perumpamaan 100. 000 pl kali 0, 01 gr = 1. 000 gr. untuk tambak yang gersang ( miskin pakan alami ) diberikan 100% biomass setiap saat makan ( 1 kg ). untuk tambak yang kaya dapat zooplankton pemberian 50% biomass.
  3. Langkah pemberian pakan, pada bln. awal pemeliharaan pakan dalam wujud crumble, maka butuh dibasahi sedikit supaya tidak tertiup angin, dan gampang tenggelam ke dalam air.
Pemberian pakan bisa ditambahkan atau dikurangi dari pakan yang semestinya jika ada pada situasi seperti berikut :
  1. 5 – 7 hari menyambut purnama pakan ditambah 10%.
  2. Pada waktu purnama atau situasi moulting massal yang ditandai dengan banyaknya cangkang yang didapati dipermukaan air atau diancho, maka pakan dikurangi sejumlah 10 – 20%.
  3. Pada waktu suhu kurang dari 250 c ( pada situasi awal hari/musim bediding lebih kurang juli – september di pulau jawa ) pakan dikurangi 30%.
  4. Penurunan mutu air layaknya : ph kian lebih 8, 9 ; alkalinitas kurang dari 100 ppm ; oksigen kurang dari 2, 5 ppm pakan diberikan cocok dengan laju mengonsumsi di anco serta kegiatan udang melacak pakan disepanjang pematang ( tabel 13 ). Apabila dijumpai grup ukuran udang yang tidak sama pada bln. ke-2 atau ketiga, udang besar diberi pakan cocok dengan prosentase populasinya, 1/2 jam lantas diberikan untuk porsi udang yang kecil. langkah ke-2 pakan dibagi atas porsi masing–masing ukuran serta diberikan serentak.
Panen udang winduUdang windu bisa dipanen pada umur lebih kurang 4 bln.. panen baiknya dikerjakan saat malam hari supaya udang yang dipanen tidak cepat rusak dikarenakan suhu tinggi. sebagai konsekuensinya fasilitas penerangan mesti disiapkan dalam jumlah yang cukup. jika konstruksi tambak ideal, serta fasilitas panen memenuhi maka panen bisa dikerjakan setiap waktu cocok dengan keperluan.  

sumber :
DEPARTEMEN KELAUTAN DAN PERIKANAN

Sabtu, 17 November 2012

Jenis Ikan Arwana dari Asia


Arwana adalah ikan tangguh yang bisa hidup sampai 1/2 abad. keinginan yang tinggi dengan ketersediaan alam yang terbatas mengakibatkan eksploitasi di alam dibatasi. cites ( convention of international trade in endangered species of wild flora and fauna ) mengambil keputusan bahwa ikan arwana asia sebagai ikan yang memperoleh perlindungan paling tinggi. beragam type arwana asia diantaranya :

1. Arwana Merah


Arwana merah datang dari beragam area di propinsi kalimantan barat, layaknya dari sungai kapuas serta danau sentarum yang dikenal sebagai habitat dari super red ( chili serta blood red ). perairan ini adalah lokasi rimba gambut yang menciptakan lingkungan primitif untuk ikan purba tersebut. walau demikian situasi mineral, lingkungan air gambut (black water), serta banyaknya cadangan pangan yang cukup sudah mengkondisikan dampak yang baik pada evolusi warna pada ikan yang berkaitan. dampak geografis itu juga mengakibatkan terciptanya variasi yang tidak sama pada morfologi ikan ini, layaknya badan yang lebih lebar, kepala berupa sendok, warnah merah yang lebih intensif, serta warna dasaryang lebih pekat.
warna merah penuh terlihat pada sirip ikan muda, pada bibir serta juga sungut. menyambut dewasa, warna merah dapat nampak di beragam sisi tubuh yang lain, terlebih pada tutup insang serta tepian sisik, hingga tubuh ikan tampak berwarna merah.
arwana merah dikelompokkan dalam 4 varietas, yakni merah darah ( blood red ), merah cabai ( chili red ), merah orange ( orange red ), serta merah emas ( golden red ). keempat varietas ini dengan umum diberi julukan super red atau merah grade pertama ( first grade red ), walau dalam perubahannya super red lebih mengacu pada merah cabai serta merah darah. namun dua varietas paling akhir seringkali dikira sebagai super red dengan grade lebih rendah.

2. Arwana Cross Back Golden 


Golden varietas cross back adalah sisi dari varietas arwana golden. Varietas ini didapati di beragam area di malaysia, layaknya perak, trengganu, danau bukit merah serta johor,oleh karenakan itu, mereka kerap diberikan julukan cocok dengan area asalnya, layaknya golden pahang, bukit merah blue atau malaysian gold. dikatakan sebagai cross back, dikarenakan varietas ini waktu dewasa mempunyai warna emas penuh sampai melalui punggungnya. varietas ini harga nya relatif lebih mahal apalagi sangat tinggi dibanding yang lain dikarenakan terhitung jarang didapati.
cbg dibagi jadi sebagian kelas menurut warna basic sisik, yakni purple-based ( warna basic ungu ), blue-based ( warna basic biru ), gold based ( warna basic emas ), serta silver-based ( warna basic perak ). arwana gold dengan warna basic emas diketahui bisa meraih warna penuh pada umur lebih muda dibanding dengan varietas lain. 


3.Arwana Red Tail Golden


Adalah verietas dari arwana golden serta kerap dikatakan sebagai arwana golden indonesia (Indonesian Golden Arwana). varietas ini didapati di tempat pekan baru, sumatera. tidak sama dengan Cross Back Golden (CBG), warna emas pada verietas ini tak lagi berkembang sampai melalui punggung tetapi cuma dapat meraih baris ke empat sisik (baris sisik dihitung dari bawah, perut), atau tambah baik dapat meraih baris ke lima. layaknya halnya verietas cross back, warna basic sisik rtg dapat biru, hijau, atau emas.

Demikian juga dengan warna bibir, ekor, serta sirip, ke-2 varietas ini mempunyai keragaan yang amat serupa. rtg muda mempunyai warna lebih kusam dibanding dengan varietas cross back muda.
rtg bisa dikatakan lebih tahan banting dibanding dengan cbg bisa tumbuh semakin besar, serta juga lebih agresif. jumlahnya di alam relatif semakin banyak dibanding dengan cbg, walau demikianlah terus adalah varietas yang dilindungi cites.

CBG sekilas serupa dengan ikan arowana golden red yang datang dari negara kita. perbedaan yang amat mencolok bisa dipandang bila ukuran ikan telah agak besar dengan ukuran 20 cm lebih. pada cbg warna emas menutupi semua tubuh hingga ke sisi punggung ikan ditutupi oleh ring yang berwarna keemasan. namun pada golden red (RTG) punggung nya tidak. berwarna keemasan namun terus hitam (kelabu).
Membedakan cbg serta rtg pada ukuran kecil ( 10-12 cm ) sukar dikerjakan serta butuh kehati-hatian. perbedaan harga juga amat mencolok. harga cbg ukuran 12 cm dihargai kian lebih 10 juta, ukuran 20-25 cm berkisar 15-25 juta. golden red berukuran 12 cm dihargai 2 juta, namun ukuran 20-25 cm dihargai 2. 5-3. 5 juta.

4. Arwana Hijau.


 
Arwana hijau ditemukan di thailand, malaysia, myanmar, komboja, serta juga di sebagian area di indonesia. variasi penampakandan warna mungkin ditemukan di tiap-tiap tempat. walau demikianlah dengan umum bisa dikatakan bahwa biasanya berwarna kelabu kehijauan dangan pola garis-garis berwarna gelap pada ekor. kepala serta mulutnya semakin besar serta lebih membulat dibanding dengan type arwana asia yang lain.


 5.Arwana Banjar Merah.


Arwana banjar merah bisa dikatakan adalah varietas arwana merah kelas 2 serta diketahui bukan hanya adalah strain murni arwana merah. Penampakannya diperlihatkan oleh warna sirip yang orange pucat, ekor berwarna orange atau kuning, serta tidak mempunyai warna merah di badan ataupun di pipi. sepintas banjar merah muda amat serupa dengan arwana merah muda, hingga sering perihal ini bisa mengecoh beberapa hobiis baru. banjar dicirikan juga oleh wujud kepala yang condong membulat dengan mulut yang tidak terlampau lancip.


6. Arwana Irian (Jardini)
Aarowana irian ada 2 jenis. yang umum didapati berwarna basic hijau serta bermutiara merah. type jardini lain berwarna basic hitam serta bermutiara emas dan lebih sukar didapati.
di australia ditemukan juga jardini jenis (warna basic hijau, mutiara merah) yang dimaksud red spotted pearl ( scleropages leichardty ).cross back serta golden red;red spotted pearl serta jardini yaitu kerabat,dengan perbedaan lingkungan yang merubah performa.
Perbedaan yang amat mencolok yaitu pada red spotted pearl, mutiara merah bertaburan dengan mencolok pada tubuhnya. namun pada arowana jardini di mutiara di badannya tidak semencolok arowana red spotted pearl dari australia. harga jardini ( mutiara merah, warna basic hijau ) 12-15 cm dijual dengan kisaran harga 60-80 ribu rupiah, namun arowana red spotted pearl dikarenakan langka di indonesia dihargai 1. 3-1. 5 juta rupiah.

sumber : artikelikan

Budidaya Ikan Koi

Koi terhitung ikan hias eksotis yang makin banyak penggemarnya,tak hanya dipelihara sebagai hobi, koi juga dapat jadikan tempat usaha yang menjanjikan.Sudah pasti untuk mereka yang betul-betul serius menekuninya. tak hanya pesona warna serta lekukannya yang indah, kelebihan lain dari koi yaitu keelokan yang dipertontonkan ketika menyembul serta melompat ke atas air. sungguh sesuatu panorama yang istimewa untuk yang hobi memeliharanya.

Perihal yang perlu di perhatikan saat akan memijahkan ikan koi yaitu ketersediaan kolam, persediaan induk koi, penyediaan pakan benih, serta perlakuan seleksi yang ketat.
Kolam Pemijahan 
Kolam pemijahan mustahil jadi satu dengan kolam taman. kolam pemijahan mesti memiliki pintu pemasukan serta pintu pengeluaran air tersendiri. tak hanya itu, semua kolam mesti diplester serta dapat dikeringkan dengan prima,luas kolam pemijahan beragam.Untuk kolam sempit bisa memakai kolam seluas 3-6 m2 dengan kedalaman 0, 5 m. 
Lokasi kolam cukup memperoleh cahaya matahari, tidak terlampau ribut, terlindung dari jangkauan anak-anak serta binatang peliharaan lain.Siapkan juga kolam penetasan telur serta perawatan benih. kolam penetasan, memiliki bentuk dapat persegi panjang atau bulat. bila kolam bulat, diameternya pada 1, 5-2 m.

Satu kolam lagi bila ada, yakni kolam untuk menumbuhkan pakan alami yang digunakan untuk lmensuplai pakan benih bila kuning telurnya sudah habis. kedalaman kolam lebih kurang 30 cm. luas kolam pada 6-10 m2, cukup cukup.

Untuk yang mempunyai duit cukup, dinding kolam dapat dilapis vinil yakni bahan yang biasa untuk bikin bak fiberglass. dengan susunan vinil, kolam-kolam tersebut lebih terjamin kebersihannya serta dampak dari semen dapat dihilangkan.

Seleksi Induk
Syarat utama induk yaitu calon induk telah masak kelamin serta masak tubuh. masak kelamin berarti induk jantan telah membuahkan sperma serta induk betina telah membuahkan telur yang matang,artinya dengan fisik mereka telah siap jadi induk-induk produktif.

Syarat lain fisiknya sempurna, tidak cacat. sirip-siripnya lengkap, juga sisiknya. gerakannya anggun, seimbang, tidak loyo. usia jantan sekurang-kurangnya 2 th., betina sekurang-kurangnya 3 th.Betina semakin besar dibanding jantan, perutnya tampak semakin besar dibanding punggung. jantan sebaliknya, lebih langsing serta perutnya rata bila dipandang dari punggung. sirip induk jantan siap kawin dapat nampak bintik-bintik putih.

Seekor induk betina berpasangan dengan 2 atau 3 induk jantan. bila seekor betina cuma diberi seekor jantan di kolam pemijahan kemudian takdisangka jantannya mandul, akhirnya gagal pemijahan. dengan sediakan stock jantan kian lebih satu, kegagalan pemijahan dapat dihindari.

Dianjurkan untuk tidak memakai stock induk yang sangat bagus, dikarenakan keturunannya umumnya buruk. anak keturunannya belum pasti sebagus induknya. yang dipijahkan baiknya koi biasa saja, namun tetap mempunyai karakter-sifat unggul, layaknya warnanya pekat. pada waktu seleksi benih, kedepannya dapat dipilih mana yang bagus serta mana yang diafkir.

Persiapan Kolam
Pertama kali yang perlu disiapkan untuk pemijahan yaitu kolam. kolam dikeringkan di bawah terik matahari. pintu pemasukan dipasang saringan untuk menghindar telur yang barangkali hanyut.

Telur koi melekat ( adesif ) karakternya. umumnya koi dapat bertelur di bawah tanaman atau bahan apa saja yang dapat digunakan untuk tempelkan telurnya.Oleh karenakan itu siapkan penempel telur yang cukup supaya telur koi dapat selamat.

Penempel telur dapat memakai kakaban, yang digunakan untuk memijahkan ikan mas. kakaban dibikin dari ijuk yang dijepit dengan bilah bambu serta dipaku. kakaban yang baik terbuat dari ijuk yang panjang serta rata, panjang 120 cm lebar 40 cm. jumlah kakaban yang dibutuhkan sesuai dengan besar induk betina, umumnya 4-6 buah untuk tiap-tiap 1 kg induk betina.

Supaya dapat mengapung, kakaban disusun diatas sepotong bambu yang tetap utuh. diataskakaban diberi bilah bambu serta diikat supaya himpunan kakaban tidak tercerai-berai saat pasangan induk memijah. Sebelum saat dipasang, kakaban dibersihkan, dicuci, serta dibilas supaya terbebas dari lumpur.
kakaban dipasang sesudah kolam diisi air. air senantiasa mengalir ke kolam pemijahan untuk merangasang pasangan koi yang dapat memijah. tak hanya kakaban, area penempel telur dapat juga memakai tanaman air layaknya hydrilla yang disusun atau potongan tali rafia sebagai pengganti ijuk.

Proses Pemijahan
Induk dimasukkan lebih kurang jam 16. 00 serta dapat mulai memijah sedang malam. induk betina dapat berenang melingkari kolam dengan diikuti induk jantan di belakangya. semakin lama gerakan mereka semakin seru.Induk jantan tempelkan badannya saat ikuti induk betina. pada puncaknya, induk betina dapat mengeluarkan telurnya dengan sesekali meloncat ke hawa. kegiatan betina ini segera diikuti jantan eluarkan cairan sperma.
Telur-telur yang terkena sperma dapat melekat pada kakaban atau bahan penempel telur yang lain serta sulit terlepas. juga ada beberapa telur uyang jatuh ke basic kolam. perkawinan selesai saat pagi hari. induk segera dipisah dari telurnya. bila terlambatm telur dapat habis dimakan induknya.

Ada dua langkah untuk memisahkan induk dari telur yang dihasilkan. pertama, memindahkan induk dari kolam pemijahan serta terus membiarkan telur menetas di kolam tersenur. langkah ke-2 memindahkan telur ke kolam penetasan. langkah pertama lebih praktis dikarenakan lebih menghemat tempat ( kolam ).

Untuk menghindar supaya tidak diserang jamur, telur-telur direndam dulu dalam larutan malachyt green dengan konsentrasi 1/300. 000 sepanjang 15 menit sebelum saat ditaruh di kolam penetasan. saat dapat merendam telur-telur ini, baiknya kakaban digoyang-goyangkan pada air supaya kotoran yang barangkali menutupi telur dapat lepas.

Ikan Aneh Kelaminnya Dikepala



Phallostethus Cuulong yaitu di antara ikan aneh yang ada di lokasi asia tenggara. pejantan ikan selama cuma 2 cm ini mempunyai alat kelamin di kepala.

Phallostethus Cuulong yaitu di antara type ikan priapium, dinamai menurut nama dewa kesuburan yunani kuno, priapius. ikan ini masuk dalam famili phallostethidae.

Spesies tersebut ditemukan pada th. 2009 oleh koichi shibukawa dari nagao natural environment foundation jepang di sungai mekong, vietnam.

Alat kelamin jantan phallostethus cuulong bukan hanya berbentuk penis, namun priapium. alat ini sesungguhnya otot berupa pipa yang disebut modifikasi dari sirip dada serta panggul.Priapium mempunyai 2 sisi. di dekat ujungnya, ada sisi sama gergaji yang bergerigi, dimaksud ctenactinium. dibagian depan, ada sisi berupa batang dimaksud toxactinium.

Tidak ada yang lihat ikan ini kawin. tetapi, alat kelamin jantan digunakan untuk memegang betina waktu kawin sebelum saat selanjutnya mentransfer sperma.Untuk menolong tugas tersebut, umumnya priapium condong ke satu arah. phallostethus cuulong yang ditemukan shibukawa semuanya mempunyai priapium yang condong ke kanan.

Lynne Parenti dari smithsonian institution di washington mengungkap, belum diketahui kenapa ikan ini berevolusi mempunyai alat kelamin di kepala.

Tetapi, Phallostethus cuulong hanya di antara type dari grup ikan atherinomorpha, ikan yang memodifikasi sirip sebagai alat kelamin.Pada phallostethus cuulong, bukan hanya alat kelamin yang ada di kepala. mulut serta anusnya lalu terdapat dibagian itu.
Tidak masih banyak perihal yang menuju ke belakang pada ikan ini, ungkap parenti layaknya diambil new scientist

sumber : kompas(dot)com

Kamis, 15 November 2012

Jellyfish : ikan yang bercahaya di malam hari

 Jelly fish adalah binatang laut yang sejenis dengan ubur ubur,bentuk non-polip utama individu dari phylum Cnidaria. Mereka ditandai sebagai berenang bebas hewan laut yang terdiri dari lonceng berbentuk payung agar-agar dan trailing tentakel. Bel dapat berdenyut untuk bergerak, sementara tentakel menyengat dapat digunakan untuk menangkap mangsanya.
Ubur-ubur yang ditemukan di setiap laut, dari permukaan ke laut dalam. Sebuah ubur-ubur Beberapa menghuni air tawar. Besar, sering berwarna-warni, ubur-ubur yang umum di wilayah pesisir di seluruh dunia. Ubur-ubur telah menjelajahi lautan selama setidaknya 500 juta tahun, dan mungkin 700 juta tahun atau lebih, membuat mereka hewan multi-organ tertua.









sumber : google(dot)com


Senin, 12 November 2012

Ikan yang Wajahnya Rata

Tidak hanya setan yang punya muka rata, tetapi hal unik terjadi juga pada ikan, dapat juga dikategorikan sebagai ikan yang memiliki corak bagus tetapi mampu berkamuflase dengan baik dengan kondisi lingkungan nya.
berikut serba serbi ulasannya :


Sirip punggung, sirip ekor, dan sirip bawah dilapisi kulit yang lembut dan tipis yang bergaris-garis coklat muda dan putih. Hewan seukuran genggaman tangan manusia ini sangat luwes menyelinap di antara celah karang sehingga jarang ditemui.   
Secara umum ikan tersebut dikelompokkan sebagai ikan penjerat (anglerfish) atau ikan katak (frogfish) yang suka berdiam di satu tempat dan memancing mangsanya datang. Namun, sosoknya yang aneh tak dijumpai dalam literatur ikan manapun. 

Ikan tersebut ditemukan pertama kali oleh pemandu selam Toby Fadilsyair lima belas tahun lalu. Namun, sampai sekarang proses identifikasi terhadap ikan tersebut belum pernah dilakukan karena sulitnya merekamnya dari dekat.

Beruntung, pada Januari 2008 lalu, penyelam Mark Snyder dari Maluku Divers berhasil memotret seekor di antaranya dari dekat dan dari berbagai sudut. Foto-foto tersebut kemudian dikirim kepada Profesor Theodore Pietsch, pakar ikan dari Sekolah Kelautan dan Ilmu Perikanan Universitas Washington untuk diidentifikasi.

"Begitu saya melihat foto tersebut, saya tahu bahwa ia jenis anglerfish karena sirip-sirip di sisi badannya yang mirip kaki," ujar Pietsch. Sirip yang khas ini berfungsi untuk membantu ikan tersebut merayap di dasar laut daripada berenang untuk berpindah ke tempat lain. Namun, tidak seperti ikan penjebak umumnya, ia tak memiliki semacam pancing di atas kepalanya untuk menarik perhatian mangsa.
Mukanya yang rata dan dua mata yang menghadap ke depan membuatnya kaget karena tidak pernah ditemuinya selama 40 tahun mempelajari karakteristik ikan. Kebanyakan ikan memiliki mata yang menghadap ke kanan dan kiri badannya. Sepasang mata yang menghadap ke depan membuat ikan tersebut memiliki kemampuan melihat secara binokuler layaknya manusia. Sepasang mata yang melihat objek sama seperti ini sangat berguna karena dapat menentukan jarak objek di depannya dengan lebih tepat.    

Meski bukti-bukti cukup kuat, perlu identifikasi langsung baik secara moefologi maupun tes DNA untuk memastikan apakah ikan ini dapat dimasukkan sebagai kelompok tersendiri. Sejauh ini para ilmuwan telah mengelompokkan ikan-ikan penjerat ke dalam 18 familia dan Pietsch yakin ikan ini masuk ke dalam familia ke-19. Untuk mengungkapnya, Pietsch telah mendapat sokongan dari lembaga riset AS National Sience Foundation.

sumber : kompas(dot)com