Minggu, 19 Desember 2010

Aneka Khasiat Pepaya Bagi Wanita

Jika buah pepaya banyak digemari karena rasanya yang manis. Sebaliknya, rasa pahit daun pepaya membuat banyak orang tidak menyukainya. Padahal manfaatnya sangat banyak, sama halnya dengan buah pepaya.

Dari beberapa penelitian dijelaskan, batang dan daun pada tumbuhan pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex), yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker. Manfaat getah pepaya untuk kesehatan dibuktikan Bouchut secara ilmiah, seperti dikutip Journal Society of Biology, yang menyatakan daun pepaya bersifat antitumor atau kanker.

Peran itu dimungkinkan oleh kandungan senyawa karpain, alkaloid bercincin laktonat dengan tujuh kelompok rantai metilen. Dengan konfigurasi itu, tak hanya tumor dan penyakit kulit yang disembuhkan, karpain ternyata juga ampuh menghambat kinerja beberapa mikroorganisme yang menggangu fungsi pencernaan.

Sehingga efektif untuk menekan penyebab tifus. Daun pepaya juga mengandung berbagai macam zat, antara lain vitamin A, B1, kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, besi, dan air.

Selain itu Lebih dari 50 asam amino terkandung dalam getah pepaya, antara lain asam aspartat, treonin, serin, asam glutamat, prolin, glisin, alanin, valine, isoleusin, leusin, tirosin, fenilalanin, histidin, lysin, arginin, tritophan, dan sistein. Bahan-bahan tersebut biasanya dipadukan dalam bahan baku industri kosmetik untuk menghaluskan kulit, menguatkan jaringan agar lebih kenyal, dan menjaga gigi dari timbunan plak.

Selain bermanfaat bagi kulit, daun pepaya terutama dapat digunakan untuk kesehatan wanita antara lain untuk mengobati keputihan, demam akibat nifas, melancarkan haid dan melancarkan air susu ibu (ASI).

Beberapa penyakit lain seperti flu, malaria dan demam juga dapat memanfaatkan daun pepaya sebagai penangkalnya.

Lebih lanjut cara menggunakan daun pepaya untuk mengobati penyakit sebagai berikut:

* Jerawat. Jemur 2-3 helai daun pepaya yang sudah tua, lumatkan sambil diberi air, peras. Oleskan sarinya pada jerawat.
* Sakit keputihan. Ambil satu lembar daun pepaya, satu potong akar rumput alang-alang, adas pulosari secukupnya. Selanjutnya daun pepaya dicincang halus, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan 1,5 liter air sampai mendidih dan disaring kemudian diminum satu kali sehari satu gelas dan dilakukan secara teratur.
* Mencegah demam nifas. Sehelai daun pepaya muda dicuci, iris-iris, rebus dengan gula aren dan segelas air sampai airnya tinggal 1/2. Minum sekaligus segera setelah melahirkan selama dua hari berturut-turut.
* Melancarkan haid. Dua helai daun pepaya dicuci, tumbuk halus sambil diberi 1/4 gelas air, peras, beri garam. Minum sekaligus satu kali sehari.
* Melancarkan ASI. Beberapa helai daun pepaya dicuci, layukan di atas api. Hangat-hangat ditaruh di sekeliling payudara.
* Malaria dan demam. Tumbuk daun pepaya muda hingga menjadi 1/2 gelas, tambahkan air 3/4 gelas dan garam, peras, saring. Minum 3 kali sehari; lakukan 5 hari berturut-turut.
* Menambah nafsu makan. Sehelai daun pepaya segar dicuci, lumatkan, beri garam dan air sedikit demi sedikit sebanyak 1/4 gelas, peras. Minum airnya sekaligus.
* Malnutrisi. Satu lembar daun pepaya direbus dengan 1,5 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Kemudian diminumkan pada balita 2 sendok makan setiap hari.
* Flu. Cuci tiga helai daun pepaya muda, lumatkan, peras, beri garam. Minum dua kali sehari untuk anak-anak, dan empat kali sehari untuk dewasa.
Sumber : http://republika.co.id/berita/18357.html

TEH HITAM UNTUK PENCEGAHAN JANTUNGAN

Masyarakat Indonesia terutama kaum mudanya kini justru lebih menyenangi pola makan gaya barat. Katanya, “kalau tidak makan hamburger, gak gaul”. Kalau tidak makan spageti dianggap ndeso. Padahal kebanyakan menu-menu “barat” ini kerapkali minim sayur mayur dan buah.

Sayur mayur dan buah, menurut ahli gizi dari IPB, Prof. Ali Khomsan sangat kita perlukan karena mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh, terutama vitamin antioksidan penangkal radikal bebas penyebab kanker dan penyakit degeneratif (jantung, stroke, diabetes mellitus).

Di zaman yang sedang dilanda krisis lingkungan ini, antioksidan tampaknya menjadi hal vital. Pencemaran lingkungan yang begitu kentara kita rasakan dimana-mana tidak kenal tempat, entah itu di kota maupun desa.

Tak heran bila banyak pula produk yang dengan gencarnya menambahkan kandungan antioksidan ke dalamnya. Air mineral misalnya. Namun, menurut Ali, berbeda dengan bila kita mengonsumsi teh hitam. Selain air yang kita dapatkan yang bisa menjadi wahana teh itu sendiri, kandungan lain dalam teh hitam juga bermanfaat bagi kesehatan kita. Teh hitam, dikatakan Ali juga mengandung antioksidan, bahkan lebih kuat dibanding vitamin E dan C biasa.

Zat aktif yang disebut Catechinlah yang menjadi jagoannya. Dari sekian ratus kandungan kimia di dalam teh, zat aktif satu inilah yang paling hebat. Antioksidan catechin dalam proses pembuatan teh hitam, kata Ali Khomsan akan dirubah menjadi Theaflavin sehingga penikmat teh dapat merasakan perbedaan kesegaran rasa dan warna yang mencolok yakni kemerahan.

Nah, aktivitas Theaflavin sebagai antioksidan setara bahkan lebih tinggi daripada catechins sendiri. Menurut Ali, yang mengutip penelitian Prosenjit dan Sukta tahun 2003, Theaflavin dikatakan mempunyai laju penangkapan radikal bebas lebih tinggi daripada EGCG (epigallo catechin gallate), salah satu jenis Catechin. Theaflavin bahkan dikatakan meningkatkan antioksidan alami dalam tubuh (glutation peroksidase, katalase).

Dengan demikian, antioksidan yang lebih kuat dalam teh hitam inilah yang menjadi kunci kenapa teh hitam lebih jagoan dibanding minuman jenis lain seperti air mineral. Sebagai informasi, antioksidan dikatakan bermanfaat dalam mencegah penyakit jantung dan stroke serta penyakit degeneratif lain karena mampu menghambat oksidasi kolesterol jahat. “Bila kolesterol jahat ini teroksidasi, maka penyumbatan pembuluh darah akan mudah terjadi,” jelas Ali.

Bahkan, kata Ali, teh hitam dikatakan terkait dengan pengurangan risiko obesitas sehingga membuat berat badan menjadi ideal. Terlebih lagi, konsumsi teratur 1-2 cangkir sehari membuat peredaran darah menjadi lancar dan mengurangi penumpukan kolesterol dalam tubuh sampai 40 persen. Tapi ingat, bagi ibu yang sedang hamil Prof Ali menyarankan, “Batasi minum teh karena biasanya ibu hamil kekurangan darah atau anemia,” Teh ini akan meningkatkan risiko ini.


sumber : http://kompas.co.id

TIPSPETANI BLOGSPOT PASANG ALEXA


Apa itu Alexa Rank ? sebagian para blogger baru mungkin banyak yang masih bertanya-tanya tentang Alexa rank. Menurut beberapa sumber,Alexa rankitu adalah sebuah peringkat website atau blog yang dibuat oleh Alexa. Dasarnya untuk mengetahui jumlah banyaknya pengunjung website atau blog kita. Sudah banyak yang menggunakan Alexa untuk mengetahui peringkat blog mereka, dari yang peringkatnya masih rendah atau yang sudah tinggi.

Semakin kecil angka yang tercantum pada Alexa, maka semakin tinggi peringkat blog kita. Jadi dengan dipasangnya Widget Alexa pada blog kita, maka akan semakin mudah kita memantau perkembangan blog kita. Tapi seberapa penting kah Alexa rank terhadap blog kita ?

Menurut saya pribadi, Alexa rank bisa kita jadikan tolak ukur blog kita untuk mengetahui seberapa terkenalnya blog kita di mata pengunjung. Berarti semakin tinggi Alexa rank blog kita, artinya ada banyak artikel menarik yang selalu dibaca oleh pengunjung. Coba jika sobat, tertarik pada 1 artikel pada sebuah blog, pastinya sobat akan mengingat alamat blog tersebut dan judul artikel yang sobat sukai, dan suatu saat sobat akan kembali membuka halaman dari website / blog tersebut lagi untuk sobat baca kembali isi artikelnya.

Nah, itu dia maksud dari tulisan saya ini. Intinya sobat harus bisa membuat tulisan atau artikel yang akan mengundang banyak orang untuk membacanya sehingga membuat orang untuk kembali dan kembali lagi untuk mengunjungi website / blog sobat.

Pasang Alexa Toolbar pada blog sobat yang bisa sobat dapatkan langsung dariAlexa.com, atau bisa langsung mendownloadnya pada link dibawah ini.


Untuk pengguna Internet Explorer :




Untuk pengguna Mozilla Firefox :




Dengan dipasangnya Alexa Toolbar pada browser sobat, maka akan menguntungkan website / blog yang sering kita kunjungi, tapi saya yakin sobat akan lebih sering mengunjungi blog sobat sendiri ketimbang blog orang lain. Tapi terlepas dari itu semua, yang paling penting adalah buatlah artikel yang jujur, jangan menjiplak dari blog orang lain.

Sobat juga bisa mendaftarkan blog sobat ke berbagai search engine terkenal, sepertiGoogle, Yahoo dan MSN. Tentang mendaftarkan blog ke berbagai search engine sudah saya bahas pada tulisan sebelumnya. Bisa juga dengan ikut dalam forum seperti Friendster, Facebook, Myspace, dll sebagai ajang untuk promosi, tapi jangan terlalu sering promosinya karena bisa dianggap Scam.

Setelah menulis artikel yang bagus, kemudian promosikanlah blog sobat ke berbagai situs iklan gratis, atau bisa memakai layanan yang mengeluarkan kocek sedikit, misalnya pasang iklan di KlikSaya, Kumpulblogger atau kalau mau lebih dahsyat lagi bisa pasang iklan di Google Adword.

Oke deh, selamat menulis artikel, tingkatkan terus traffic blog

untuk daftar bisa klik disini

SUMBER : http://miscah.blogspot.com/2009/04/alexa-rank.html

Selasa, 14 Desember 2010

Cara Mengobati Luka Lama dan Bisul Menggunakan Suweg

Familia: araceae

Nama Lokal:
Suweg (Jawa)

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis:
Mengandung saponin dan flavonoid pada umbi, pada batang dan daun mengandung saponin dan polifenol. Bersifat anti-inflamasi, antircun, mencegah pendarahan, dan mengobati luka.

Penyakit yang dapat diobati:
Bisul, luka baru, dan luka karena bisa.

Pemanfaatan:
1. Bisul
Bahan: 7 gr umbi segar
Cara membuat: bahan dicuci bersih, lalu parut
Cara menggunakan: balurkan di atas permuakaan bisul

2. Luka baru, dan luka karena bisa.
Bahan: umbi segar secukupnya
Cara membuat: bahan dicuci bersih, lalu parut
Cara menggunakan: balurkan di bagian tubuh yang luka

Minggu, 12 Desember 2010

Mengobati Rematik, Radang Usus, dan Asma Dengan Tampal Besi

Familia: euphorbiaceae

Nama Lokal:
Wawulutan, trembilu, congcong belut, euling-eulingan (Jawa), cocorenean (Sunda), mahasu mambei, woi in talun (Aceh), lan tou bo (Cina).

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis:
Mengandung triterpenoids, flavonoid, tanin, alkaloid, dan asam fenol, friedelan, betulinic acids, glochidonol. Bersifat tawar, kelat (astrigen), netral, dan sedikit beracun. Bermanfaat sebagai pelancar peredaran darah dan antiradang.

Penyakit yang dapat diobati:
Rematik, luka terpukul, disentri, radang usus, radang lever, dan radang ginjal, cacingan pada anak-anak, asma dan radang pangkal tenggorok (laringitis)

Pemanfaatan:
1. Rematik
Bahan: 15 gr batang dan cabang
Cara membuat: bahan dicuci bersih, rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Dinginkan lalu saring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas

2. Luka terpukul
Bahan: batang dan cabang secukupnya
Cara membuat: bahan dicuci bersih, dilumatkan hingga halus.
Cara menggunakan: ditempelkan di tempat yang sakit

3. Disentri
Bahan: 15 gr batang dan cabang
Cara membuat: bahan dicuci bersih, rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Dinginkan lalu saring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas

4. Radang usus, radang lever, dan radang ginjal
Bahan: 15 gr batang dan cabang
Cara membuat: bahan dicuci bersih, rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Dinginkan lalu saring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas

5. Cacingan pada anak-anak
Bahan: 15 gr batang dan cabang
Cara membuat: bahan dicuci bersih, rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Dinginkan lalu saring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas

6. Asma dan radang pangkal tenggorok (laringitis)
Bahan: 15 gr batang dan cabang
Cara membuat: bahan dicuci bersih, rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Dinginkan lalu saring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas

Sumber:

Sabtu, 11 Desember 2010

MENGENAL BUAH DAN TANAMAN LECI KOM

Leci Kom adalah leci dataran rendah yang berasal dari Cina Selatan yang adaktif di dataran rendah dan panas yang menurut cerita dibawa oleh seorang saudagar asal Cina yang merapatkan kapalnya di Samut Songkhram Thailand. Famili Sapindaceae ini dulunya adalah buah kesukaan Yang Kuei Fei - seorang selir dari Kaisar Hsuan Tsung pada zaman dinasti Ming di Cina.

Hampir semua kebanyakan penduduk di Samut Songkhram bertanam leci kom. Varietas leci unggul ini bersosok pendek dan bertajuk kompak, cocok dengan namanya yang berarti kerdil. Terbukti tanaman disana yang berumur 20 tahun pun rata-rata hanya setinggi 4-5 meter saja. tanaman leci kom baru belajar berbuah pada umur kira-kira 3-4 tahun dengan bibit hasil cangkokan. Di Payangan Bali, dengan umur 10 tahun baru berproduksi hanya beberapa dompol saja meski pada umur 5 tahun sudah mencapai panenan sekitar 25 kg.

Leci Kom di Samut Songkhram Thailand Utara tumbuh di kebun-kebun yang hanya berjarak puluhan kilometer dari laut atau tepi pantai dan kurang lebih hanya 50 meter dpl dengan panas mencapai 40 derajat Celsius. Lantaran sudah beradaptasi dengan iklim tropis, leci kom berbeda dengan varietas leci dataran tinggi. Bila leci dataran tinggi membutuhkan udara dingin 10-12 derajat di malam hari selama sekitar 50-100 jam supaya berbunga yang menjadi cikal dari buah, leci kom hanya memerlukan 30-50 jam dengan suhu 15-20 derajat, kata seorang pakar tanaman di Thailand.
Semoga dengan catatan pendek ini, leci kom bisa menjadi pilihan anda untuk ditanam di halaman rumah anda atau di kebun karena leci yang biasa hanya bisa berbuah di dataran tinggi saja. Kini leci kom menjadi pilihan untuk ditanam di dataran rendah dan panas..

Mengobati Kanker, Leukimia, dan Kencing Manis Dengan Tumbuhan Pak Dara

Familia: apocynaceae

Nama Lokal:
Kembang sari cina, kembang serdadu, tapak doro, tai lantuan, kembang tembaga, paku rane (Jawa), rutu-rutu, rumput jalang (Sumatera), chang chun hua (Cina), vinca (Inggris).

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis:
Mengandung alkaloid, dimana terdapat leih dari 70 macam alkaloid pada akar, batang, daun, biji, antara lain 28 bi-indole. Alkaloid anti kanker yang dikandungnya adalah vinblastine (VLB), vincristine (VCR), leurosine (VLR), vincadioline, leurosidine, catharanthine, dan lochnerine. Sementara alkaloid berfek hipoglikemik (menurunkan kadar gula darah) adalah leurosine, catharanthine, lochnerine, tetrahydroalstonine, vindoline, dan vindolinine. Bersifat sedikit pahit, sejuk, dan toksik. Berkhasiat sebagai antineoplastik (antikanker), sitostatiska, hipotensif (penenang), menyejukkan darah, dan menghentikan pendarahan.

Penyakit yang dapat diobati:
Kanker, limpa (hodgkin), leukimia, limfosarkoma, dan chorionic epithelioma, acute lymphocytic leukemia, hipertensi, Kencing manis, pendarahan akibat penurunan trombosit.

Pemanfaatan:
1. Kanker, limpa (hodgkin), leukimia, limfosarkoma, dan chorionic epithelioma
Bahan: 15 gr tanaman
Cara membuat: bahan dicuci bersih, rebus dengan 500 cc air hingga mendidih dan tersisa 200 cc. Setelah dingin, lalu saring.
Cara menggunakan: diminum sekaligus

2. Acute lymphocytic leukemia
Bahan: 15 gr tanaman
Cara membuat: bahan dicuci bersih, rebus dengan 500 cc air hingga mendidih dan tersisa 200 cc. Setelah dingin, lalu saring.
Cara menggunakan: diminum sekaligus

3. Hipertensi
Bahan: 15 gr tanaman
Cara membuat: bahan dicuci bersih, rebus dengan 500 cc air hingga mendidih dan tersisa 200 cc. Setelah dingin, lalu saring.
Cara menggunakan: diminum sekaligus

4. Kencing manis
Bahan: 15 gr tanaman
Cara membuat: bahan dicuci bersih, rebus dengan 500 cc air hingga mendidih dan tersisa 200 cc. Setelah dingin, lalu saring.
Cara menggunakan: diminum sekaligus

5. Pendarahan akibat penurunan trombosit.
Bahan: 15 gr tanaman
Cara membuat: bahan dicuci bersih, rebus dengan 500 cc air hingga mendidih dan tersisa 200 cc. Setelah dingin, lalu saring.
Cara menggunakan: diminum sekaligus

Catatan: Wanita hamil dilarang minum ramuan berbahan Tapak Dara.

Sumber: