Senin, 09 Desember 2013

Tips Memberi Pakan Ikan Hias Laut


Akuarium Hias -Inilah rutinitas beberapa hobyis baru akuarium laut. Mereka kerap kebablasan berikan pakan ikan-ikan penghuni akuarium laut. Maksud hati sesungguhnya bikin sang ikan bahagia, namun apa daya rasa sayang itu malah berbuntut maut. Walhasil tiap-tiap minggu beberapa hobyis baru itu telah mesti beli ikan lagi.

Sejatinya ikan hias air laut di kenal ikan untuk yang rakus. Pakan yang didapatkan senantiasa disantap walau sebenarnya banyak yang terbuang sia-sia. Sisa-sisa pakan itu tak lagi membawa persoalan lantaran dengan cara alami bakal terurai oleh terumbu karang dalam siklus rantai makanan. Tetapi yang berlangsung yaitu pada keadaan spesifik akumulasi sisa-sisa pakan itu bikin amonia untuk hasil penguraian bekas pakan dalam siklus nitrogen susah terurai. Ujung-ujungnya semua ikan mati lemas.

Meskipun akuarium laut dilengkapi protein skimmer untuk pengurai amonia, namun apabila akumulasi sisa-sisa pakan ditambah kotoran hasil metabolisme terlalu berlebih, semua ikan dapat mati. Bencana itu bisa dihindari dengan lakukan diet ketat pakan. Maksudnya kurangi beban kerja filter biologi hingga kemampuan ekosistem akuarium laut jalan normal. Untuk misal, akuarium laut selama 2 m yang diisi 20–30 ikan cukup di beri pakan pelet sejumlah 1, 5 sendok makan /hari. Untuk makanan ringan apabila dibutuhkan bisa di taruh sebagian lembar selada air yang dilekatkan di dinding akuarium.

Senin, 02 Desember 2013

Ikan Air Tawar dan Air Laut dalam Satu Akuarium


Akuarium Hias -Bagaimana jadinya apabila ikan nemo hidup di air laut serta ikan maskoki yang hidup di air tawar ada dalam satu akuarium serta berenang berbarengan? Hal itu bukan hanya suatu hal yang tidak mungkin. Itu juga yang dibuktikan oleh produsen pakan serta aksesories akuarium GEX Corporation asal Osaka, Jepang, dengan menghadirkan belasan ikan nemo serta maskoki type ryukin serta ranchu di suatu akuarium pada pameran akbar ikan hias Aquarama di Singapura.

Terobosan ini selangkah semakin maju dibanding inovasi sama di arena yang sama pada 2 th. pada mulanya. Saat itu stan H2O Aquarium dari Singapura juga menghadirkan ikan hias laut serta tawar di satu akuarium. Tetapi sebenarnya mereka terus hidup di dua akuarium tidak sama. Pada akuarium laut itu dibenamkan 3 buah akuarium air tawar. Sekilas ikan laut serta tawar seperti berenang berbarengan waktu dipandang dari sisi depan akuarium.

Rahasia tehnologi penggabungan dua type ikan hias tidak sama habitat itu yaitu marine treatment yang di kembangkan oleh Yamamoto Toshimasa dari Okayama University of Science Specialized Training College. Product itu berbentuk bubuk putih yang dapat menambah kandungan elektrolit pada air tawar. Elektrolit adalah zat yang gampang terurai dalam wujud ion-ion. Satu diantara ikatan elektrolit yang populer yaitu NaCl dengan kata lain garam.

Apa yang berlangsung di badan ikan? Sejatinya cairan dalam badan ikan tawar serta laut mempunyai salinitas nyaris sama walau konsentrasi garam di habitat tiap-tiap tidak sama. Salinitas cairan dalam badan ikan laut seputar 2/5 ppm dari salinitas laut sebesar 33 ppm ; ikan tawar 1/5. Supaya keseimbangan desakan terjaga, mekanisme osmosis bekerja di badan ikan. Intinya ikan bakal mengatur keluar-masuk air di badan. Dengan argumen itu juga larutan yang dimaksud diatas mempunyai konsentrasi garam sesuai sama kisaran salinitas cairan badan ke ke-2 ikan tidak sama habitat, pada 1/5–2/5 ppm. Lihat maskoki serta nemo berenang berbarengan di satu akuarium benar-benar sangat mengasyikkan.

Tips Memelihara Ikan Hias Laut yang Benar !!


ikan hias air laut

Akuarium Hias -Barangkali untuk anda yang hoby pelihara ikan hias bakal jemu dengan ikan hias air tawar yang barangkali itu-itu saja. Apabila rasa jemu ini telah menghinggapi anda maka anda dapat coba pelihara ikan hias air laut. Nah mengapa ikan hias air laut? Apa istimewanya? 

Bertandanglah ke tempat penjualan ikan hias air laut maka anda dapat melihat begitu indahnya biota-biota laut yang dipelihara dalam akuarium. Ikannya juga terlihat berwarna-warni serta sesekali tampak pancarkan sinar. Tidak sama dengan ikan hias air tawar. Bicara perihal ikan hias air laut maka bakal terdapat beberapa pilihan yang benar-benar menarik. 

Bukan sekedar ikan, terumbu karang juga dapat anda memelihara. Ubur-ubur serta kuda laut juga dapat jadi pilihan yang menarik. Namun sayangnya cost yang perlu anda mengeluarkan untuk pelihara ini bakal lebih mahal dari pada pelihara ikan air tawar. Di bawah ini panduan pelihara ikan hias air laut buat anda.


ikan hias air laut
  1. Setup Lingkungan Akuarium Untuk pertama kali, anda mesti mensetup atau menyetel keadaan akuarium supaya dapat ditinggali oleh ikan laut. Masukkan air laut ke akuarium serta berikanlah pompa air untuk aliran air, biarlah sepanjang 3 – 4 minggu supaya keadaan air laut mendekati aslinya. Dalam keadaan ini janganlah masukkan ikan laut sebelum saat 3 – 4 minggu lantaran keadaan air tetap dalam step pengkondisian. Sebagian ikan hias yang kuat memanglah dapat bertahan dalam keadaan air ini, namun umumnya dapat mati dalam keadaan air yang tetap belum baik. Air laut dapat anda beli ditempat penjualan ikan hias air laut serta harga nya cukup murah, cuma seputar Rp 300, - per liter. 

    1. Aklimatisasi Ikan Ikan hias air laut memanglah memerlukan perlakuan ekstra di banding ikan air tawar. Ikan yang baru dibeli janganlah segera dimasukkan ke air, namun cocokkan dulu suhunya dengan suhu air akuarium. Ambangkan ikan sekalian plastiknya ke permukaan akuarium sepanjang lebih kurang 20 menit, kemudian buka plastiknya serta masukkan sedikit air akuarium kedalam plastik ikan serta biarlah sepanjang 10 menit. Kemudian ikan dapat dilepaskan ke akuarium. 

    2. Janganlah Terlampau Banyak Bila anda mempunyai akuarium kecil, janganlah memaksakan untuk pelihara banyak ikan. Ikan yang terlampau banyak bakal turunkan keadaan air. Keadaan air yang jelek bisa membunuh ikan. 

    3. Tumbuhan Laut Juga Utama Tumbuhan laut bertindak dalam melindungi mutu air laut. Tumbuhan laut bisa kurangi kandungan nitrat dengan cara penting serta ikan laut juga benar-benar suka pada tumbuhan laut. Jadi benar-benar utama untuk juga memasukkan tumbuhan laut. 

    4. Pelet/Makanan Anda dapat beli pelet/pakan ditoko penjualan ikan hias air laut. Janganlah terlampau banyak berikan pakan lantaran bakal kurangi keadaan air laut. Mintalah panduan pemberian makan ikan waktu beli pakan. 

    5. Jaga Keadaan Air Laut Keadaan air laut amatlah utama. Keadaan suhu air yang baik yaitu seputar di bawah 28 derajat celcius. Cermati juga pH nya, anda bisa beli alat untuk mengecek pH air laut di toko akuarium air laut. Juga direferensikan untuk memakai protein skimmer supaya keadaan air laut terjaga. 

    6. Ubah Air Laut Anda mesti ganti air laut tiap-tiap 2 – 3 minggu sekali, air laut bisa didapat di toko penjualan ikan hias air laut. Anda tak mesti mempunyai peralatan mahal untuk pengkondisian air laut, anda cukup meyakinkan air laut senantiasa berkondisi baik. Namun alat pengecek pH serta protein skimmer benar-benar sangat direferensikan supaya akhirnya tambah baik.

    Selasa, 26 November 2013

    Penyakit pada Ikan Oscar

    albino oscar
    Penyakit pada Ikan Oscar | Akuarium Hias -Penyakit paling umum ini yaitu lubang di kepala, atau HITH. HITH bisa berkembang cepat bila tak diobati, serta kerap fatal bila meraih step akhir tiada aksi.

    Gejala
    HITH ditandai oleh awal yang kecil, lesi bulat di muka ikan, yang terkena efek umumnya, di bagian insang serta mulut. Untuk perubahan penyakit, lesi jadi semakin besar serta menyatu, pada akhirnya berkembang jadi lubang menganga di kepala ikan serta garis lateral. Ikan dapat juga jadi lesu serta tak nafsu makan.

    Penyebab
    Penyakit ini nyaris senantiasa dikarenakan oleh keadaan air standard atau mutu makanan. Sebagian studi tunjukkan itu yaitu serupa dengan penyakit kudis pada manusia, satu keadaan yang berkembang sesudah kekurangan vitamin berkelanjutan, tetapi kemungkinan gabungan dari faktor-faktor yang mengakibatkan munculnya penyakit, serta ada dampak pada jumlah ikan yang ada dalam satu wadah (apabila terlampau banyak mengakibatkan mutu air rendah serta stres tinggi).

    Pengobatan
    Penyembuhan HITH mesti diawali dengan pergantian 30 % air dikerjakan tiap-tiap tiga hari, dalam gabungan dengan mutu makanan yang meningkat, seperti inginalan pelet Cichlid seimbang. Bila penyakit sudah berkembang ke stadium lanjut, metronidazol bisa menolong menyembuhkan infeksi sekunder.

    Pencegahan
    HITH gampang dihindari dengan melindungi mutu air yang baik serta tawarkan diet yang seimbang, terbagi dalam ke-2 pelet atau makanan beku atau hidup. kerap uji parameter air untuk meyakinkan bahwasanya amonia, nitrat serta nitrit semua tinggal 0 ppm. Berikanlah banyak ikan anda area untuk berenang serta banyak area persembunyian untuk mematahkan garis pandang pada ikan didalam tangki.

    Keadaan lain
    Penyakit yang kerap di temui seperti infeksi jamur. Ikan dengan infeksi jamur mesti selekasnya dikarantina untuk hindari penyebaran penyakit pada ikan.

    Minggu, 17 November 2013

    Hama dan Penyakit Pada Ikan Mas Koki



    Hama dan Penyakit Pada Ikan Mas Koki | Akuarium Hias -Hama yang kerap menyerang koki salah satunya yaitu cacing jarum, jamur Saprolegnia sp, kutu ikan, cacing insang, serta cacing kulit.

    a. Cacing Jarum

    Cacing jarum (lernea cyprinaceae) yaitu parasit yang menyerang koki lewat cara menancapkan kepalanya yang berupa jangkar ketubuh koki, sesaat badannya ada di luar. Sekilas tampak seperti jarum yang menancap ditubuh koki. Bila dipandang dengan mikroskop, di bagian ekornya ada dua kantong yang diisi telur. Cacing jarum umumnya masuk ke kolam berbarengan air yang terbawa waktu berikan pakan alami yang datang dari perairan yang dihuni parasit ini. Perkembangbiakan serta penyebaran cacing ini bakal cepat bila perairan kolam kotor serta banyak memiliki kandungan sampah organik, seperti sisa-sisa pakan koki yg tidak termakan.

    Pertolongan pertama yang bisa dikerjakan bila koki terserang cacing ini yaitu mencabut badan cacing yang ada diluar badan koki. Penyembuhan dapat juga dikerjakan lewat cara merendam koki di dalam air yang sudah digabung dengan formalin dengan dosis 250 mg : 100 l air bersih sepanjang 10 menit. Perendaman diulang tiap-tiap hari sepanjang tiga hari.

    b. Jamur Saprolegnia sp
    Jamur saprolegnia sp. memiliki wujud seperti benang-benang halus seperti kapas. Jamur ini umumnya menyerang koki yang badannya terluka, umpamanya luka sisa gigitan cacing jarum, luka tergores koki lain, serta luka lantaran penanganan panen. Jamur bakal berkembang dengan cepat bila perairan kolam dipenuhi dengan sampah-sampah organik serta suhunya terlampau rendah.


    Sinyal tanda koki yang diserang jamur ini yaitu ditubuhnya ada benang-benang halus seperti kapas, badannya mejadi kurus, tidak ingin makan, serta banyak diam di permukaan atau basic kolam. Untuk penyembuhan, koki bisa di rendam dalam larutan malachite green dengan dosis 2 mg/l air bersih selam 30 menit. Penyembuhan diulangi tiap-tiap hari selam 3 hari.

    c. Kutu Air
    Kutu air ini ada dengan kutu air untuk pakan. Kutu air ini yaitu sejenis parasit yang memiliki nama ilmiah Argulus sp. parasit ini berupa bulat pipih serupa kutu dengan ukuran 3-5 mm hingga bisa dipandang dengan terang oleh mata manusia. Sisi badan yang kerap terserang parasit ini yaitu insang, kulit, serta sirip koki.
    Sinyal tanda koki yang diserang penyakit ini yaitu timbulnya bercak-bercak merah ditubhnya dan nafsu makannya alami penurunan hingga badannya jadi kurus serta malas bergerak.

    Penyembuhan bisa dikerjakan dengan mencelupkan koki kedalam larutan garam (NaCl) yg tidak beryodium 20 g/l air bersih sepanjang 5 menit. Pemberantasan kutu ikan bisa dikerjakan dengan mengeringkan kolam pemeliharaan serta menaburkan kapur supaya telur serta parasit dewasa mati.

    d. Cacing Incang Serta Cacing Kulit
    Ke-2 type hama yang berupa parasit ini menyerang koki di tempat yang tidak sama, namun umumnya menyerang dengan cara berbarengan. Koki yang diserang parasit ini dalam skala akut baiknya selekasnya di ambil serta dibinasakan. Koki yang tetap menampakan tanda-tanda belum kronis bisa diobati dengan merendamnya kedalam larutan formalin 0, 025 cc/l air bersih sepanjang 1 jam. Penyembuhan ini diulang tiap-tiap hari sepanjang tiga hari. aksi pemberantasan yang bisa dikerjakan yaitu mengeringkan kolam serta menaburkan kapur kedalamnya.

    e. White Spot
    Penyakit ini populer dengan sebutan penyakit bintik putih lantaran dipermukaan badan koki yang diserang terlihat bertotol-totol putih. Pemicu penyakit ini yaitu sejenis protozoa yang bernama Ichtyophtirius multiflis.

    Tanda-tanda yang dilihat bila koki diserang penyakit ini yaitu kerap menggesek-gesekan tubuhnya ke dinding serta basic kolam, malas makan, serta sesudah sekian hari bakal nampak bercak-bercak putih seperti tepung ditutup insang, sirip, serta tubuh koki.

    Penyembuhan dikerjakan waktu protozoa pemicu melepas diri dari badan koki sesudah melekat 8 hari. sebelum saat hari kedelapan, koki yang diserang diobati lewat cara merendamnya ke dalam Methylene blue yang sudah diencerkan. Dosis 4 ml/4 l air bersih serta rendam koki yang sakit selam 24 jam. Lagi langkah ini sejumlah 3-5 kali tiap-tiap dua hari sekali.

    f. Dropsy
    Pemicu penyakit ini yaitu bakteri pathogen yang bernama Aeromonas sp. bakteri ini menyerang kulit koki serta menyebabkan kulit jadi kesat serta berwarna gelap lantaran kehilangan banyak lendir. Tanda-tanda yang terlihat yaitu perut koki terlihat membengkak serta sisik di semua badannya menonjol keluar. Penyakit ini bisa menyerang koki bakalan maupun dewasa.

    Penyembuhan bisa dikerjakan dengan memakai kalium permanganate (KmNO4) atau PK yang sudah dilarutkan di dalam air bersih dengan dosis 1 gr PK/90 cc air bersih. Rendamkanlah koki yang sakit kedalam larutan obat sepanjang 30 menit kerjakan tiap-tiap hari dengan cara berturut-turut sepanjang 5 hari.

    Senin, 11 November 2013

    Si Sexy yang Ganas : Ikan Aligator

    ikan aligator


    Ikan Aligator | Akuarium Hias -Ahli perikanan dari Fakultas Pengetahuan Perikanan serta Pengetahuan Kelautan (FIPIK) IPB, Sulistiono, yang sudah lakukan riset singkat pada ikan hasil temuan penduduk Kampung Cangkurawok, Bogor, Jawa Barat menyampaikan bahwasanya ikan berkepala buaya itu tidaklah hasil paduan ikan serta buaya.

    Ikan bernama latin Lepisus Peus ini mempunyai habitat di sungai-sungai besar di Amerika Tengah serta Selatan.

    " Ikan ini tergolong omnivora, condong karnivora. Dia banyak mengonsumsi ikan-ikan lain. Oleh karenanya benar-benar beresiko untuk anak-anak kecil, " tutur Sulistiono waktu dihubungi detikcom melewati sambungan telephone, Kamis (24/2/2005).

    Juga tidak cuma hingga di situ saja, telur ikan ini dapat beracun. " Bila terkena barangkali bakal gatal-gatal, apabila dikonsumsi dapat mengakibakan kejang-kejang, " jelasnya.

    ikan aligator
    Ikan ini umumnya bertelur lebih kurang bln. April - Juni. Ikan langka di Indonesia ini dapat meraih ukuran 1, 5 - 1, 8 m serta berbobot 70 kg lebih. " Dengan ukuran demikianlah, dapat membahayakan. Dapat habis ikan-kan di Indonesia, " katanya.

    Oleh karenanya, semestinya Indonesia mempunyai aturan perundang-undangan perihal type ikan apapun yang bisa diimpor. Hal semacam ini terlebih lantaran ikan berkepala buaya ini mempunyai kekuatan berenang melawan arus. " Mungkin saja yang mengkoleksinya ada di Jakarta, serta dia tidak paham bila ikannya terlepas ke sungai, " tambah Sulistiono.

    Ikan berkepala buaya ini memanglah cantik untuk dikoleksi. " Saya sempat melihatnya pada saat saya ada di Tokyo, " saya ahli dari IPB itu. Warnanya yang coklat kehitaman mengkilat memanglah menarik, namun terus mempunyai potensi yang membahayakan.

    IPB hingga saat ini tetap memperbolehkan penduduk menjaga ikan itu. " Kelak kita bakal ambillah untuk di teliti, " kata Dr. Sulistiano. Tak ada gagasan untuk membuat tim spesial untuk mempelajari ikan ini, lantaran sesungguhnya ikan ini tidaklah ikan spesies baru. " Cuma rekan-teman di fakultas saja yang merasa tertarik ( untuk lakukan riset). "

    Minggu, 03 November 2013

    Pemijahan Ikan Oscar


    oscar albino

    Ikan Oscar dengan nama latin (Astronatus Ocellatus) adalah type ikan air tawar yang datang dari sungai Amazone, Panama, Rio-Paraguay serta Tio-Negro Amerika Selatan, dan telah bisa dibudidayakan di Indonesia.

    Ikan Oscar memiliki wujud serta warna yang menarik. kehitam-hitaman dengan batikan berwarna kuning kemerah-merahan. Tak seperti ikan hias lain, ikan oscar membutuhkan perlakuan sedikit spesial pada cara perkembangbiakannya, hingga ikan Oscar ini terhitung ikan yang benar-benar mahal. Untuk beberapa jenis oscar juga bermacam.
    anatomy ikan oscar
    Pemijahan
    1) Penentuan Induk
    Induk yang baik untuk dipijahkan telah berusia 1, 5 th. hingga 2 penentuan induk diawali waktu ikan Oscar tetap remaja (5 ~ 6 bln.), lewat cara mencampurkan 5 ekor jantan serta 5 ekor betina. Ikan Oscar remaja ini bakal mencari pasangannya sendiri-sendiri. maka kita pisahkan di bak sendiri hingga jadi induk.

    2) Perbedaan Induk Jantan serta Betina
    Induk Jantan Induk Betina
    • panjang tubuh relatif lebih panjang
    • induk yang sudah matang
    • lubang kelamin lebih besar

    3) Cara Pemijahan
    • air yang sudah diendapkan sepanjang 12 ~ 24 jam setinggi 30 ~ 40 cm.
    • Sepasang induk Oscar yang sudah masak telur dimasukkan ke dalam bak.
    • Pada tiap-tiap kolom di beri batu gepeng yang berwarna gelap.
    • Telur yang ada diatas batu gepeng itu yang sudah dibuahi diangakat dimasukkan ke dalam aquarium untuk ditetaskan. Aquarium memiliki ukuran 70 x 40 x 40 cm3 di isi air setinggi 10 cm, untuk telur sepasang induk.
    • Usai 3 hari umumnya telur-telur mulai menetas.

    Pemeliharaan Benih
    Benih ikan ini hingga berusia 4 hari belum butuh di beri makan, lantaran Pada hari ke 5 benih di beri makanan Rotifera. 3) Pada hari ke 10 telah dapat di beri kutu ari yang sudah disaring. Sesudah berusia 2 minggu benih mulai di beri kutu air tiada disaring serta Benih telah bisa dipindahkan ke bak/kolam yang lebih luas sesudah berusia 25 hari.

    Pembesaran
    Pembesaran ikan dikerjakan sesudah benih berusia 25 hari. Benih yang dihasilkan kurang lebih 1000 s/d 3000 ekor untuk satu kali Bak yang dipakai memiliki ukuran 2 x 1 x 1 m3, serta di isi air setinggi 20 - 25 cm.

    Untuk pertama kali pembesaran bisa ditebar lebih kurang 300 ekor ikan. Untuk kurangi teriknya matahari pada siang hari, didalam bak di beri tanaman air seperti eceng gondok serta Hidrilla Verticilata. Untuk menghindar masuknya air hujan terlampau banyak, di bagian atas bak ditutup beberapa dengan seng plastik. Penjerangan dikerjakan sesudah benih ada di bak sepanjang satu bulan dengan jumlah jadi 200 ekor Makanan yang didapatkan berbentuk cacing rambut. Sesudah ikan berusia 5 ~ 6 bln., ikan telah bisa diambil untuk jadikan induk