Rabu, 19 Desember 2012

Si Cantik Ikan Guppy


Guppy awalannya hidup di rawa air payau. ikan ini berkembang biak dengan langkah beranak hingga pemijahannya tergolong gampang. guppy berkembang biak dengan langkah beranak. anak guppy yang baru lahir telah segera bisa berenang dengan baik. Perihal ini berlangsung dikarenakan sistem pembuahan guppy dengan internal yakni perkawinan berlangsung pada waktu organ gondopodium yang terdapat pada sirip anal dimasukkan ke didalam organ telur betina.

Guppy jantan yang dapat mengejar betina siap kawin. setiap saat perkawinan bisa jadikan 3 kali kelahiran. waktu kelahiran berkisar 3 minggu serta seekor betina bisa membuahkan 60 ekor burayak. Induk jantan memiliki warna yang cerah, tubuh yang ramping, sirip punggung yang lebih panjang, memiliki gondopodium ( berbentuk tonjolan memanjang di belakang sirip perut ) yang disebut modifikasi sirip anal berbentuk sirip panjang. untuk indukan betina memiliki tubuh gemuk, warna yang kurang cerah, sirip punggung kecil, sirip perut berbentuk sirip yang halus.

Menurut wujud ekornya ada sebagian type guppy, yakni guppy delta tail yang mempunyai ekor berupa busur yang mengecil di pangkal ekor, guppy short tail yang mempunyai ekor pendek, guppy veil tail yang mempunyai ekor berupa segitiga dengan wujud melebar di ujungnya, guppy ribbon yang mempunyai pita dibawah perut, guppy swallow yang mempunyai ekor yang membelah dibagian ujungnya, serta guppy sword tail yang sisi bawah atau atas ekornya lebih panjang dari pada sisi bawahnya.

Type guppy menurut corak warna tubuhnya diantaranya single color yang mempunyai warna merata pada semua tubuhnya ( perumpamaannya guppy full red, full black, black moscow, hijau serta putih ), guppy bicolor mempunyai dua warna, guppy mosaic mempunyai beragam corak warna, guppy snackeskin mempunyai corak warna kulit ular di ekornya serta guppy metalik tubuhnya dapat terlihat bercahaya waktu terkena cahaya matahari atau lampu. 

Asal Mula Ikan Komet


Ikan Komet ( Langkahssius auratus ) pertama kali dibudidayakan oleh penduduk cina pada th. 1729. Awalannya wujud komet sama layaknya ikan koki. Dikarenakan memanglah ke-2 ikan ini datang dari satu kerabat, yaitu dari keluarga cyprinidae. Lantas pada zaman Dinasti Ming ( 1368-1644 ) popularitas komet makin menanjak. sekarang inilah bermunculan ikan koki dengan tubuh yang unik serta beragam. Sesudah itu, penyebaran komet berkembang ke Jepang.

Di negara matahari terbit, komet terus alami perubahan yang amat cepat sampai dihasilkan beberapa jenis baru dengan wujud yang lebih variatif layaknya sekarang ini. di indonesia, komet terhitung ikan hias yang banyak mempunyai pengagum. perihal ini bisa dibuktikan dengan kerapkalinya diselenggarakan kontes komet dengan peserta yang bisa disebut amat banyak.

Ikan komet adalah ikan yang cukup rawan penyakit perihal ini dikarenakan dikarenakan situasi air pada area pemeliharaan ikan komet cepat jadi kotor dikarenakan oleh hasil buangan dari ikan komet yang banyak ( kotoran ). Komet ( Langkahssius auratus ) yaitu type ikan air tawar yang hidup si perairan dangkal yang airnya mengalir tenang serta berudara sejuk. 
Ikan ini digemari penduduk dikarenakan keindahan warna, gerak-gerik, serta wujud tubuhnya yang unik. tidak sama dengan ikan hias yang lain, komet terhitung ikan ikan hias selama hidup. perihal ini dibuktikan dengan senantiasa tersedianya komet disetiap toko penjual ikan hias, hingga harga jual condong stabil.

Pemeliharaan komet bisa memakai akuarium, kolam semen atau bak fiber. sebelum saat dipakai baiknya akuarium, bak semen ataupun bak fiber baiknya dibersihkan serta dikeringkan untuk menyingkirkan jamur-jamur serta bakteri yang tetap melekat. layaknya kita kenali bahwa air adalah media yang amat mutlak untuk ikan, karenanya butuh disiapkan air yang amat bersih serta steril. baiknya air yang dipakai yaitu air yang sudah diendapkan.Akuarium/bak semen/bak fiber butuh diaerasi agar kandungan oksigen yang ada didalamnya jadi tambah. 

Selasa, 18 Desember 2012

Synodontis - Ikan yang Berenang Terbalik


Ikan yang berenang terbalik ini namanya synodontis. ikan synodontis adalah type ikan hias air tawar yang datang dari tempat sungai nil di benua afrika. ikan ini terhitung didalam golongan catfish dari famili mochokidae. nama synodontis datang dari bhs yunani, yakni syn bermakna berbarengan serta odon bermakna gigi dikarenakan ikan synodontis suka berkelompok berbarengan sejenisnya serta mempunyai gigi-gigi mandibular.

Ikan synodontis mempunyai keindahan pada sirip dorsalnya yang tegak serta menjulur panjang hingga kerap dijuluki featherfin catfish. ikan synodontis juga mempunyai keunikan yakni bisa berenang dengan posisi terbalik. berkenaan dengan keunikannya tersebut ikan ini mempunyai daya tarik serta digemari beberapa pengagum ikan hias. ikan ini mengonsumsi sebagian pakan layaknya cacing, larva nyamuk, pellet, dan lain-lain.






Senin, 17 Desember 2012

Tips Budidaya Neon Tetra


neon tetra

Tips Budidaya Neon Tetra | Akuarium Hias -Neon Tetra ( paracheirodon innesi ) adalah type ikan hias air tawar yang terhitung keluarga characin ( famili characidae, ordo characi formes ). Type tetra dari genus paracheirodon adalah ikan-ikan asli perairan amerika selatan. warnanya yang cerah bikin type ikan ini bisa tampak pada perairan sungai pedalaman yang gelap serta perihal ini adalah di antara karena populernya type ikan ini sebagai ikan hias. 

Neon tetra mempunyai warna yang cerah, ada garis horizontal berwama biru-hijau selama ke-2 segi ikan dimulai dari hidung sampai sisi depan ekor serta warna kemerah-merahan selama 1/2 sisi posterior bawah tubuh. saat malam hari warna tubuhnya dapat menghilang sepanjang ikan beristirahat serta dapat nampak kembali saat ikan aktif saat pagi harinya. Neon tetra bisa tumbuh sampai 4 cm. ikan betina mempunyai perut yang sedikit agak besar di banding ikan jantan. 

Ikan neon tetra adalah di antara type ikan akuarium yang amat dikenal serta sudah dibudidayakan didalam jumlah yang besar. type neon tetra lain yang populer yaitu green neon tetra ( paracheirodon simulans ) serta black neon tetra adalah spesies tersendiri, apalagi type ikan yang paling akhir datang dari genus yang tidak sama. ikan cardinal tetra atau biasa dimaksud dengan red neon mempunyai kemiripan dengan neon tetra serta kerapkali dikira sebagai neon tetra sejati.

neon tetra
neon tetra pada aquascape
Type tetra ini tidak sama dengan neon tetra sejati dipandang dari garis lateral berwama merah selama tubuhnya. persamaan kata neon tetra atau paracheirodon innesi yaitu hyphessobrycon innesi. walau neon tetra bisa beradaptasi dengan baik pada perubahan-perubahan situasi air, di alam ikan ini menempati perairan yang sedikit asam ( ph agak rendah ), kesadahan rendah, serta suhu pada 20 - 26 °c. ikan neon tetra bisa hidup sampai lima th.. 

Ikan neon tetra amat gampang dipelihara di akuarium dengan air yang mempunyai ph lebih kurang 5, 0 - 7, 0 serta kesadahan 1, 0 - 2, 0. dikarenakan ukurannya yang kecil, baiknya ikan ini tidak dipelihara berbarengan dengan ikan yang berukuran besar atau ikan yang agresif. ikan ini bisa dipelihara berbarengan dengan type tetra yang lain layaknya rummy-nose tetra, cardinal tetra atau type ikan yang lain. 

Neon tetra adalah omnivora serta suka makanan berbentuk flake food, udang-udang kecil, daphnia, cacing darah beku, tubifex atau pelet berukuran kecil. untuk membudidayakan neon tetra, letakkan sepasang ikan di bak pemijahan yang gelap. intensitas sinar lantas bisa ditingkatkan dengan bertahap sampai pemijahan berlangsung. sepanjang sistem perkawinan ini, ikan bisa diberi pakan berbentuk larva nyamuk. dikarenakan induk ikan kerap mengonsumsi anak ikan yang baru menetas, maka baiknya induk ikan ini dipindahkan sesudah mereka memijah. telur lantas dapat menetas sesudah 30 jam.

neon tetra

Penyakit neon tetra 
Penyakit ini diketahui spesial menyerang ikan neon tetra serta sebagian spesies berkenaan yang lain. walau demikianlah, tidak bermakna bahwa ikan lain kebal terhadapnya. sebagian type cichlid layaknya manvis, serta cyprinid layaknya rasbora serta barb, dilaporkan jadi korban puia dari penyakit ini.

Gejala
Warna ikan memucat serta dibarengi dengan hilangnya garis merah. pada infeksi mudah dapat tidak tunjukkan tanda-tanda apa-apa. namun pada tanda-tanda menengah hingga kronis, tak hanya warna memucat serta kehilangan warna merah, juga kerap dibarengi dengan munculnya bercak-bercak putih di bawah kulit. timbulnya bercak putih tunjukkan berlangsungnya rusaknya pada jaringan otot ikan. disamping tanda-tanda tersebut di atas ikan yang terinfeksi bisa juga tunjukkan tanda-tanda malas/lesu, kesusahan berenang, serta kehilangan berat badan ( kurus ).

Pemicu. 
Dikarenakan oleh parasit pleistophora hyphessobryconis. penyebaran penyakit biasanya berlangsung melewati spora yang terbawa oleh pakan, atau melewati sisi ikan terinfeksi yang mati serta dimakan oleh ikan yang berkaitan.
Infeksi bisa juga dipicu oleh situasi mutu air yang memburuk atau tidak cocok dengan keperluan neon tetra. oleh dikarenakan itu, sebelum saat lakukan perlakuan apa pun pada penyakit ini, yakinkan terlebih dulu bahwa situasi air akuariumnya telah ideal untuk kehidupan ikan neon tetra.

Sesudah ada didalam usus ikan, parasit dapat masuk kedalam jaringan tubuh serta menggandakan diri disana lantas menyebar. jaringan yang memiliki kandungan parasit dapat mati, warnanya jadi pucat lantas beralih berwarna putih.

Pencegahan serta perawatan 
Belum ada obat-obatan yang diketahui efisien untuk menangani infeksi pleistophora. walau demikianlah tak ada salahnya coba obat-obatan yang di tawarkan di toko akuarium yang disediakan untuk penyakit tersebut, percobaan penyembuhan gunakan toltrazunil diketahui cukup menjanjikan. pencegahan tampaknya adalah perihal yang amat disarankan untuk menghidar dari infeksi penyakit. karenanya jagalah agar mutu air terus optimum serta parameternya cocok untuk keperluan hidup neon tetra.

Tips Budidaya Ikan Manfish (Angel Fish)


angel fish


Tips Budidaya Ikan Manfish (Angel Fish) | Akuarium Hias -Manfish atau yang dikenal juga dengan arti angel fish datang dari perairan amazon, amerika selatan. manfish ( pterophyllum scalare ) tergolong ke didalam famili cichlidae, memiliki tanda-tanda morfologis serta rutinitas seperti berikut : 
  • Mempunyai warna serta type yang bervariasi
  • Wujud tubuh pipih, dengan tubuh layaknya anak panah
  • Sirip perut serta sirip punggungnya membentang lebar ke arah ekor, hingga terlihat sebagai busur yang berwarna gelap transparan
  • Di bagian dadanya ada dua buah sirip yang panjangnya menjuntai hingga ke sisi ekor. 
  • Melindungi serta membuat perlindungan keturunannya. 
  • Berbentuk omnivorus 
  • Tergolong gampang terima beragam type makanan didalam beragam wujud serta sumber
Sebagian type ikan manfish yang dikenal serta sudah berkembang di indonesia diantaranya yaitu : diamond ( berlian ), imperial, marble serta black-white.

Diamond  berwarna perak mengkilat hingga hijau keabuan. di bagian kepala atas ada warna kuning sampai coklat kehitaman yang menyusur hingga sisi punggung. manfish imperial memiliki warna basic perak, namun tubuhnya dihiasi empat buah garis vertikal berwarna hitam/coklat kehitaman. manfish marble mempunyai warna campuran hitam serta putih yang membentuk garis vertikal. namun manfish black-white memiliki warna hitam menghiasi separuh tubuhnya sisi belakang, serta warna putih menghiasi separuh sisi depan terhitung sisi kepala.
angel fish

Pengelolaan induk 
Ikan manfish bisa jadikan induk sesudah umurnya meraih 7 bln. dengan ukuran panjang ± 7, 5 cm. untuk meraih hasil yang maksimal, induk mesti dikelola dengan baik diantaranya dengan pemberian pakan yang baik layaknya jentik nyamuk, cacing tubifex, atau chironomous. disamping itu dikarenakan induk ikan manfish amat sensitif pada serangan penyakit, maka butuh diberikan perlakukan obat dengan periodik obat yang biasa dipakai diantaranya oxytetracycline serta garam.

Sebelum saat dipijahkan, induk manfish dipelihara dengan massal ( jantan serta betina ) terlebih dulu didalam 1 akuarium besar ( ukuran 100x60x60 cm3 ). sesudah masak telur, induk manfish dapat berpasangan serta memisahkan dari ikan yang lain. induk yang berpasangan tersebut telah bisa di ambil serta dipijahkan pada area pemijahan.

Disamping itu bisa dikerjakan, yakni memasangkan induk manfish dengan segera sesudah tahu induk jantan serta betina. induk jantan dicirikan dengan ukuran tubuh yang semakin besar dibanding dengan induk betina. kepala induk jantan tampak agak besar dengan sisi pada mulut ke sirip punggung berupa cembung, dan wujud badan lebih ramping dibanding dengan ikan betina. sesaat induk betina dicirikan oleh ukuran tubuh yang lebih kecil serta wujud kepalanya yang lebih kecil dengan sisi perut yang semakin besar/gemuk dan tampak agak menonjol.


Tehnik pemijahan 
  • Pemijahan dikerjakan di akuarium berukuran 60x50x40 cm3 dengan tinggi air ± 30 cm. ke didalam 
  • Akuarium tersebut diberikan aerasi untuk menyuplai oksigen.
  • ikan manfish dapat tempelkan telurnya pada substrat yang halus, contohnya potongan pipa pvc yang sudah disiapkan/ditempatkan didalam akuarium pemijahan. dikarenakan ikan manfish condong suka situasi yang gelap serta tenang, maka pada dinding akuarium bisa ditempelkan kertas atau plastik yang berwarna gelap.

Induk manfish dapat memijah saat malam hari. induk betina tempelkan telurnya pada substrat serta diikuti ikan jantan yang menyemprotkan spermanya pada seluruh telur, hingga telur-telur tersebut terbuahi. jumlah telur yang dihasilkan tiap-tiap induk berkisar pada 500-1000 butir. sepanjang masa pemijahan tersebut, induk terus diberi pakan berbentuk cacing tubifex, chironomous atau daphnia.

Penetasan telur serta pemeliharaan larva 

Telur yang melekat pada substrat setelah itu dipindahkan ke akuarium penmetasan telur ( berukuran 60x50x40 cm3 ) untuk ditetaskan. pada air media penetasan baiknya ditambahkan obat anti jamur, diantaranya methyline blue dengan dosis 1 ppm. untuk melindungi stabilitas suhu, maka ke saat media penetasan telur tersebut dipakai pemanas air ( water heater ) yang dipasang pada suhu 27-28oc.

Telur manfish dapat menetas sesudah 2-3 hari, dengan derajat penetasan telur berkisar 70-90%. setelah itu paralon area penempelan telur diangkat serta dikerjakan perawatan larva sampai berusia ± 2 minggu.
Pakan yang didapatkan sepanjang pemeliharaan larva tersebut berbentuk pakan alami yang cocok dengan bukaan mulut larva serta mempunyai kandungan protein yang tinggi, diantaranya nauplii artemia sp. pakan tersebut diberikan 2 kali 1 hari ( pagi serta sore ) sampai larva berusia ± 10 hari serta dilanjutkan dengan pemberian cacing tubifex.

Pendederan serta pembesaran

Sesudah berusia ± 2 minggu, benih tersebut bisa dikerjakan penjarangan untuk lantas dikerjakan pendederan hingga ikan berusia 1bulan.

Langkah selanjutnya yaitu memanen benih tersebut untuk dipindahkan ke didalam bak/wadah pembesaran. didalam perihal ini bisa dipakai bak fiber atau bak semen, bergantung wadah yang ada. sepanjang masa pembesaran, diupayakan supaya ada aliran air ke didalam wadah pembesaran meskipun sedikit. padat penebaran untuk pembesaran ikan manfish berkisar 100 ekor/m2. pakan yang didapatkan berbentuk cacing tubifex atau pellet hingga benih berusia ± 2 bln.. ukuran yang dicapai umumnya berkisar 3 - 5 cm. bila pakan serta mutu air beri dukungan, sintasan pada saat pembesaran bisa meraih 70-90%. setelah itu benih manfish bisa dibesarkan lagi sampai meraih ukuran calon induk atau induk dengan padat penebaran yang lebih kecil.

Penyakit serta penanggulangannya 

Ikan manfish dikenal cukup sensitif pada serangan penyakit, karenanya dibutuhkan pengelolaan dengan baik dengan melindungi mutu air serta jumlah pakan yang didapatkan. sebagian type parasit yang biasa menyerang benih/induk manfish diantaranya yaitu : trichodina sp., chillodonella sp. serta epystilys sp. namun bakteri yang menginfeksi yaitu aeromonas hydrophilla.
Sebagian type obat yang bisa dipakai untuk menanggulangi serangan penyakit parasitek diantaranya : formalin 25%, nacl 500 ppm. namun untuk penyakit bakterial bisa dipakai oxytetrachycline 5 - 10 ppm dengan langkah perendaman 24 jam.

Minggu, 16 Desember 2012

Temperatur Air pada Akuarium

Ternyata dalam pemeliharaan,perawatan ataupun pemijahan ikan hias tidaklah mudah, selain kualitas air ternyata banyak hal yang harus di perhatikan, salah satunya adalah temperatur air.

1. Apa fungsi temperatur air pada ikan ?
  • Menambah atau turunkan laju metabolik ( perkembangan )
  • Merubah pemijahan & penetasan telur,di hatchery, temp. air yang terlampau tinggi atau terlampau rendah mengakibatkan stress, mengakibatkan ikan lebih rawan pada serangan penyakit.temperatur memainkan fungsi mutlak di dalam proses-proses penyakit infeksius.
  • Senyawa kimia lebih gampang larut dengan meningkatnya temperatur, sebaliknya o2 serta co2 jadi kurang larut.
2. Apa dampak meningkatnya temperatur air pada kesehatan ikan ?
  • Menambah toksisitas dari kontaminan-kontaminan terlarut,
  • Beri dukungan perubahan serta tingkat serangan patogen ikan,
  • Konsentrasi o2 terlarut alami penurunan,
  • Mengonsumsi o2 meningkat, dengan meningkatnya temperatur tubuh serta laju metabolik ikan.
  • Tanggapan kekebalan tubuh ikan meningkat.

3. Apa dampak temperatur air yang rendah pada ikan ?
  • Temperatur tubuh ikan alami penurunan
  • Menghimpit tanggapan kekebalan ikan
  • Nafsu makan, kegiatan serta perkembangan alami penurunan.
4. Di lapangan, factor apa yang bertindak untuk ikan toleran pada pergantian temperatur air ?
  • Genetik
  • Lama waktu aklimasi,
  • Konsentrasi DO, dan
  • Pada jumlah serta jenis ion-ion yang terlarut didalam air media.
5. Bila temperatur air dinaikkan dari 0° ke 26° c, apa yang berlangsung pada ikan ?
  • Laju metabolisme meningkat, hingga mengonsumsi o2 juga meningkat.Tetapi dipihak lain, kandungan o2 alami penurunan, dikarenakan kelarutan o2 didalam air juga alami penurunan.
  • O2 darah alami penurunan serta transport oksigen ke jaringan jadi rendah.
  • Kekuatan untuk menjaga cadangan daya ( kandungan lemak semua tubuh ) alami penurunan.
  • Konsentrasi elektrolit serum darah juga alami penurunan, dan kegagalan osmoregulasi yang mengakibatkan kematian ikan.
6. Bagaimana langkah membuat perlindungan ikan air tawar dari temperatur air yang tinggi ?
Di antaranya dengan memberikan ion sodium ( na ), mg ( magnesium ) serta ca ( kalsium ) ke didalam air.

7. Bagaimana mekanisme kematian ikan akibat rendahnya temperatur air ?
  • Kematian ikan karena temperatur air rendah barangkali melibatkan mekanisme fisiologi yang sama dengan kematian ikan dikarenakan temperatur tinggi. untuk perumpamaan, tilapia memberikan sebagian sinyal tanda klinis dari distress saat temperatur air dengan perlahan diturunkan di bawah kisaran temperatur optimum mereka ( 20° c ).
  • Pada suhu air lebih kurang 18° c, tingkahlaku reproduksi mulai di pengaruhi.
  • Pemangsaan serta perkembangan menghilang dengan perlahan pada suhu air lebih kurang 15° c
  • Ikan jadi tidak aktif serta kehilangan tujuan.
  • Di bawah 10° c, tilapia menderita comatose, dengan umum diistilahkan dengan chill coma.Sepanjang chill coma, protein keseluruhan serum, konsentrasi ion na & cl, serta tekanan osmotik plasma terus-terusan alami penurunan.
  • Kematian berlangsung karena kegagalan ginjal serta osmoregulasi.
  • Kelangsungan hidup ikan tilapia di air dingin bisa sedikit diperbaiki dengan memberikan elektrolit ke didalam air atau dengan meletakkan tilapia pada air laut yang diencerkan hingga salinitas 5 – 10 ppt.
  • Temperatur merubah laju perkembangan serta perubahan ( respirasi, feeding, serta pencernaan ).

Ikan Belida

Ikan belida atau clown knifefish yaitu ikan yang datang dari Indonesia, Malaysia, serta Thailand. Ikan yang disebut keluarga notopteridae serta bermarga chitala/notopterus ini di tanah air hidup di anak-anak sungai besar yang bersebelahan dengan tempat rawa di sumatera, kalimantan, serta jawa terlebih jawa barat. di kalimantan belida dikenal sebagai ikan pipih, di sumatera diberi nama ikan belido, serta yang datang dari thailand disebutikan belida bangkok. beratnya meraih 5 kg/ekor serta dikenal sukar memijah.

Ikan belida asal Indonesia serta Thailand cirinya yaitu ada bintik ( spot ) berwarna hitam berupa bulat di badannya dari depan sampai kepangkal ekor. untuk belida bangkok, ada dua type yang beredar di pasaran yakni yang berwarna abu-abu keperakan serta albino. keduanya mempunyai belang hitam dengan garis pinggiran putih. semakin banyak belangnya, semakin banyak dicari orang. sebagai ikan hias belida bangkok dulu amat popular di jaman 1995–1997.
 
Situasi itu semakin diperparah karenanya ada pergantian lingkungan alam dan eksploitasi yang terlalu berlebih. di sumatera selatan hingga awal 1980-an, belida tetap gampang ditemukan di anak sungai musi layaknya sungai arisan belida serta sungai meriak. lantas hingga 1998, di sungai citarum, jawa barat, jumlahnya tetap ditangkap sampai 6 ton, namun 1 tahun lantas tidak seekor lalu dapat ditemukan.

Induk dipelihara didalam akuarium berukuran 1, 5 x1 x1, 2 m dengan ketinggian air 1 m. didalam pematangan gonad induk diberi pakan berbentuk udang fresh atau anak ikan mas lebih kurang 5% dari berat badan /hari. pakan tersebut diberikan 2 x didalam 1 hari yakni pagi serta sore. jumlah pakan baiknya semakin banyak diberikan pada sore hari, karena belida amat tanggapan pada pakan yang didapatkan menyambut malam hari.

Induk yang dapat dipijahkan bila umurnya telah berkisar 2–3 th. atau panjangnya pada 40–50cm. membedakan induk jantan serta betina yakni pada indukbetina sisi belakang kepala ( punuknya ) lebih tidak tipis serta ukuran badannya relatif semakin besar di banding jantan. alat kelamin berupa bulat, sirip perut relatif pendek serta tidak menutupi urogenital. saat masak gonad sisi perut membesar serta kelamin memerah.

Namun induk jantan memiliki ciri seperti berikut yakni sisi belakang kepala ( punuk ) tidak tebal, alat kelamin tidak tebal serta berupa tabung, sirip perut relatif lebih panjang serta menutupi urogenital, dan ukuran badan relatif lebih kecil. pada waktu siap pijah, alat kelamin memerah serta apabila diurut keluar cairan putih keruh. belida sumatera atau kalimantan siap mijah berukuran berat pada 1, 5-5 kg dengan panjang 55cm. sesaat induk belida bangkok telah dapat dipijahkan berukuran berat ± 0, 8 kg serta panjangnya ± 50cm.

Didalam pemijahan ikan belida membutuhkan substrat sebagai area tempelkan telur. subtrat yang dipakai berbentuk batang kayu yang berukuran diameter 15–20cm serta ketinggian ± 20 cm. di balai benih mandianginkalimantan selatan, sistem pemijahanmenggunakan subtrat dari papan kayu ulin ukurannya lebar 50 cm serta tinggi 40 cm yang dimasukkan ke kolam induk. sistem ini diawali dengan pasangan induk masak gonad mulai berdempetan satu sama lain.