Minggu, 09 Desember 2012

Tips Merawat Akuarium Air Laut


Pada awal – awal saya menjaga akuarium saya (pastinya tidak dengan pengetahuan yang baik), pulang ke tempat tinggal yaitu perihal yang pingin sesegera barangkali saya kerjakan. Penasaran apakah ikan saya tetap sehat, Apakah karang yang saya beli bisa mekar dengan baik. Tetapi saya demikian sedih saat merasakan ikan saya mati satu persatu, begitupun dengan karang yang ada. Tentu perihal ini juga yang dulu dihadapi oleh beberapa pemula hingga mereka menyerah. apakah saya menyerah ? tidak, saya ulangilah lagi siklus tersebut, beli, taruh, mati lagi demikian berulang – ulangnya. 

Usut dan usut, nyatanya saya tidak lakukan perawatan akuarium dengan baik. maka saya banyak ajukan pertanyaan pada yang memiliki pengalaman perihal langkah menjaga ikan. baik ke penjual ( penjual yang baik serta benar – benar hiraukan dengan ikan pastinya, bukan hanya penjual yang asal jual saja ) dsb. Saya simpulkan seperti berikut untuk pemula : 
  1. Benar – benar jaga mutu air yang ada, bila kita berikan makan jangan sampai kita berikan makan hingga over feed ( makanan tersebut hingga jatuh di basic aquarium kita ). makan kita bisa beli pellet di toko aquarium, rebon buku, atau makanan yang kita racik sendiri. jika saya, saya beri makan 2 kali 1 hari. janganlah terlalu berlebih saat memberi makan. 
  2. Bila air menguap tambahkanlah air aqua atau air isi lagi. janganlah ditambahkan air laut lagi, dikarenakan bila air laut yang menguap di aquarium kita, kandungan garamnya tetap tertinggal di aquarium kita. hingga bila kita imbuhkan air laut, keasinannya atau salinitynya dapat meningkat tajam. 
Spesial untuk aquariumnya yang ada karangnya : 

  1. Terumbu memerlukan cahaya yang cukup, tambah baik anda atur supaya aquariu anda terkena cahaya matahari bila pagi, jikalau tidak dapat juga tidak apa –apa, asal cahaya lampou cukup. 
  2. Parameter air mesti benar – benar dijaga ( spesial untuk terumbu ), karenanya kita mesti memiliki apa yang dimaksud dengan test kit. untuk mengecek keasaman air ( ph ), alkanity, po4 dsb. Harga memanglah agak mahal lebih kurang Rp 300. 000 – an. Tetapi sesudah kita lakukan test yang teratur sepanjang sebagian bln., kita telah tak perlu lagi. kenapa ? dikarenakan kita telah tahu situasi aquarium kita selanjutanya. ya, sesekali kita test juga tidak apa – apa. alat pengukur salinity layaknya hydrometer ( umumnya dikombinasi dengan suhu ), yang ini agak murah lebih kurang rp 200. 000. tetapi keakuratnnya tidak 100 persen. pingin yang lebih akurat, yang lebih mahal banyak…he.. he.. 
  3. Pingin yang tidak rumit pakai test – test-an semua, maka kerap – seringlah anda ubah air laut. tetapi gantinya cuma 20% saja dari keseluruhan aquarium anda. dapat 2 minggu sekali, 1 bln. sekali bergantung ukuran aquarium. ingat ini yaitu hobby, tak perlu dibikin pusing. lain lagi bila anda melindungi parameter air, mungkin cuma ubah air laut 3 bln. sekali, atau 1 tahun sekali. 
  4. Menambahkan zat additive yang dibutuhkan. terumbu layaknya halnya ikan juga memerlukan makanan. beli saja makan terumbu yang ada yang dijual di luar di banyak penjual.

Sabtu, 08 Desember 2012

Sinar Lampu untuk Akuarium Aquascape


Pencahayaan dari lampu-lampu membuahkan daya untuk tanaman akuarium untuk hidup serta diperlukan untuk metabolisme atau fotosintesis ( guru sd katakan memasak di daun ). pencahayaan akuarium yang kuat dapat bikin perkembangan tanaman lebih cepat serta menambah nilai ph air akuarium. tumbuhan akuarium membutuhkan co2 lebih, terhitung gizi lain yang diperlukan untuk tanaman untuk hidup. 

Tetapi, bila lampu akuarium kurang kuat, sesaat co2 berjumlah besar maka menyebabkan co2 didalam akuarium dapat terlalu berlebih, mengakibatkan fotosintesis ( memasak makanan pada daun ) tanaman akuarium tidak bisa prima. 
dikarenakan fotosintesis berlangsung memerlukan sinar, sinar adalah satu kewajiban untuk tanaman supaya sehat. cahaya matahari alami terdiri dari sebanyak gelombang sinar yang mempunyai panjang gelombang yang tidak sama. pigmen klorofil ( zat hijau daun ) tanaman dapat menyerap cuma gelombang sinar spesifik. 

Cahaya matahari akan mendorong perkembangan alga. tuturan cahaya matahari yang lama akan memanasi air. dikarenakan itu sinar buatan lebih disarankan untuk tanaman yang tumbuh di akuarium. spektrum penuh atau lampu neon spektrum yang luas amat pas untuk perkembangan tanaman. akuarium umumnya memerlukan lebih kurang 1, 5 watt sinar per galon air serta durasi 8-12 jam sinar /hari. sudah pasti, bila akuarium anda didalam ruangan, anda barangkali butuh watt ( daya ) tambahan, serta butuh melindungi sinar sepanjang berjam-jam lagi. memakai kerikil berwarna terang adalah langkah yang bai, terlebih untuk untuk sesuatu akuarium yang didalam. 

Jumlah sinar yang dibutuhkan untuk akuarium tanaman ( aquascape ) juga bergantung spesies. sebagian tanaman, layaknya anubias, java fern serta java moss, cuma memerlukan pencahayaan rendah ( 0, 5 watt perliter air ) hingga sinar tengah ( 3/4-1watt per liter air ). lantas, 1 buah lampu dapat berikan sinar yang cukup untuk tanaman ini. beberapa wisteria air, fern india, lily air, serta rumput air ini yaitu sebagian tanaman yang memerlukan sinar terang. tanaman ini dapat memerlukan sekurang-kurangnya satu tabung neon tambahan untuk bertahan hidup serta berkembang. sebagian spesies layaknya bacopa serta cabomba membutuhkan sinar ekstra kuat bila pingin tanaman inni rimbun. tanaman ini sudah pasti kurangg pas untuk yang baru mengawali hobi aquascape ( jika kerap melacak referensi. peace ). 

Karakter tanaman akuarium terkait dengan intensitas sinar, pada prinsipnya dibagi jadi dua grup : 
  1. Tanaman air yang memerlukan intensitas sinar rendah, layaknya anubias, microsorium, bolbitis, serta cryptocoryne ( gambar dapat di tengok di google search engine ). tanaman ini yaitu type yang gampang dikarenakan mereka tidak memerlukan banyak sinar serta karbon dioksida. 
  2. Tanaman air memerlukan intensitas sinar tinggi, layaknya rotala, ludwigia merah, cabomba, serta sebagian type spesies echinodorus. beberapa jenis ini sedikit susah dikarenakan memerlukan banyak sinar serta karbon dioksida. 

Mengetahui karakter tanaman air amat mutlak untuk aquascaper. Bila kita pingin menghias akuarium, maka tanaman air yang memerlukan intensitas sinar tinggi diletakkan dibawah pencahayaan akuarium yang tidak terhambat, serta tanaman dengan sinar rendah bisa diletakkan di tempat teduh. 

Bila kita letakkan tanaman akuarium mesti memperhitungkan sinar yang dibutuhkan, supaya perkembangan tanaman air tidak terganggu. untuk dekorasi akuarium yang digabungkan dua type tanaman air ( tanaman sinar rendah campur sinar tinggi ), 
pertama, tanaman air yang memerlukan intensitas sinar tinggi layaknya rotala serta cabomba dapat tumbuh dengan baik. namun tanaman sinar rendah layaknya cryptocoryne serta microsorium dapat stabil.


Tips Merawat Akuarium Aquascape Air Tawar


Aquascape akan makin indah jika tingkat kejernihan air dan isi dari akuariumnya terjaga, namun hal itu tidak mudah dicapai jika pehobiis tidak tau caranyam berikut tips untuk merawat akuarium aquascape.

1. Ganti air yang menguap 

Penguapan air akuarium amat bergantung pada suhu serta jenis akuarium. suhu yang tinggi menyebabkan banyak berlangsung penguapan. jenis akuarium yang banyak memperoleh cahaya dapat menguapkan air semakin banyak dibanding akuarium yang lebih sedikit terima cahaya. 

Penguapan mengakibatkan konsentrasi beragam bahan layaknya garam, kalsium, bahan kimia serta polutan hasil metabolisme ikan jadi lebih pekat, hingga butuh segera ditambahkan air yang baru. menambahkan air untuk ganti air yang menguap ini dapat dikerjakan tiap-tiap hari atau tiap-tiap minggu, bergantung banyaknya air yang menguap. 

2. Bersihkan kaca akuarium serta ganti air 

Pencahayaan yang cukup tinggi didalam aquascaping dapat menyebabkan perkembangan lumut di dinding kaca akuarium. banyak langkah untuk menghalangi perkembangan lumut tersebut. di antaranya gunakan hewan pemakan lumut layaknya ikan siamese algae eater, otocinclus sp. , malaysian snail, ramshorn, pond snail, mystery snail serta udang red cherry. langkah lain untuk bersihkan kaca serta menghalangi perkembangan lumut yaitu gunakan obat anti lumut / alga layaknya stop algae serta vitriol 5%. pemakaian obat anti algae ini mesti cocok dengan panduan pemakaian yang tercantum didalam kemasannya dikarenakan dosis yang terlampau banyak dapat mematikan tanaman air. untuk pembersihan kaca akuarium dengan manual /sendiri, kita bisa memakai alat layaknya magnet pembersih, silet yang tajam, busa resin, atau dacron. 

Tak ada aturan tentang frekuensi perubahan air di akuarium. perihal ini amat terkait dengan kepadatan ikan serta tanaman air. tetapi, sebagai patokan tiap-tiap minggu kerjakan perubahan 20 – 30 persen dari volume air akuarium atau tiap-tiap bln. perubahan sejumlah 50 – 60 persen dari volume air akuarium. air yang digunakan baiknya diendapkan terlebih dulu sepanjang semalam serta diaerasi dengan aerator dikarenakan dikawatirkan kandungan kaporit di dalam air yang cukup tinggi dapat beresiko untuk ikan serta tanaman air jika air tersebut tidak diendapkan terlebih dulu. 

3. pemupukan 

Pemupukan diperlukan oleh tanaman untuk tumbuh serta berkembang. pemakaian pupuk baiknya dikerjakan dengan teratur serta kontinu. ketidakteraturan pemakaian pupuk menyebabkan tanaman menguning apalagi mati. type pupuk yang biasa dipakai yakni pupuk cair yang takaran pemakaiannya sudah tercantum di kemasannya serta bisa dengan gampang ditemukan di toko aquascaping.

4. Pengecekan sistem filter 

Tugas filter yaitu membantu melindungi mutu air di akuarium terus baik dengan biologis, mekanis, serta kimiawi. oleh dikarenakan itu situasi filter mesti terus baik. apabila terlampau banyak kotoran di filter, aliran air didalam filter dapat terbendung hingga kurangi pergerakan air didalam akuarium serta berikan beban berlebih pada pompa air. terlampau banyak kotoran di filter akan bikin limbah yang ada di air semakin banyak dari pada perombakan limbah di filter. pembersihan filter baiknya sekurang-kurangnya setiap minggu sekali hingga kebersihan akuarium terus terjaga. 

5. Pembersihan gravel / substrat 

Pembersihan gravel butuh dikerjakan dikarenakan gravel kerap ditutupi lumut, algae serta kotoran ikan hingga bikin tampilan akuarium kurang baik. manfaat pembersihan yang lain yakni menghindar dekomposisi kotoran ikan yang kedepannya dapat berbentuk toksik untuk ikan. pembersihan gravel umumnya dikerjakan pada permukaan gravel sisi atas saja dengan langkah disifon gunakan selang. didalam perihal menyifon butuh di perhatikan ukuran selang yang dipakai dikarenakan dapat terkait dengan daya hisap air yang dihasilkan. makin besar selang maka makin besar daya hisap air ayng dihasilkan. oleh dikarenakan itu kita mesti cermat saat memilih selang yang dipakai dikarenakan dikawatirkan dapat mengeruhkan air dan mencabut perakaran tanaman. untuk frekuensi pembersihan gravel umumnya tiap-tiap 1 bln. sekali. 

6. Perawatan tanaman air 

Tanaman air yang ditanam pasti dapat alami perkembangan hingga butuh ada perawatan dengan berkala. perawatan tersebut termasuk pemangkasan tanaman serta pembersihan tanaman dari daun – daun yang sudah mati. manfaat dari pemangkasan yakni untuk mempercantik tanaman, juga merangsang tumbuhnya cabang – cabang baru. pemangkasan bisa memakai gunting yang tajam. sisi yang dipangkas umumnya sisi pucuk atau sisi yang menutupi tanaman yang lain. 

7. Pengecekan mutu air 

Mutu air yang butuh di perhatikan didalam pengelolaan aquascaping adalah co2 ( karbondioksida ) bebas, oksigen terlarut ( do ), siklus nitrogen, ph, suhu, serta kesadahan. karbondioksida adalah factor yang sangat mutlak didalam pemeliharaan aquascape. karbondioksida bebas berperan untuk menolong menghindar perkembangan lumut dikarenakan bisa mengoptimalkan sistem fotosintesis tanaman air, dan melindungi keseimbangan asam basa didalam perairan dikarenakan bertindak saat mempertahankan keberadaan kalsium bikarbonat didalam larutan. karbondioksida didalam akuarium didapat dari hasil respirasi organisme air serta difusi segera dari atmosfer. jumlah tersebut belum mencukupi keperluan karbondioksida untuk tanaman didalam akuarium, hingga butuh dikerjakan menambahkan kandungan karbondioksida bebas didalam akuarium untuk mengoptimalkan fotosintesis tanaman air. karbondioksida tersebut dapat punya pengaruh pada ph air, yakni makin tinggi karbondioksida bebas, maka ph air dapat makin rendah ( semakin asam ), demikian juga sebaliknya, dikarenakan berlangsung pergeseran reaksi dari bikarbonat ke karbonat serta dari karbonat ke hidroksida. biasanya kisaran 10 – 30 ppm karbondioksida besas telah amat baik untuk tanaman air ( effendi, 2003 ). 

Oksigen terlarut ( do ) dihasilkan dari sistem fotosintesis serta difusi segera dari atmosfer. suhu merubah kandungan do didalam perairan, yakni makin tinggi suhu air maka do dapat makin rendah. do dibutuhkan didalam akuarium untuk respirasi ikan serta sistem oksidasi bahan organik didalam perairan, terhitung nitrifikasi. do minimum supaya ikan bisa tumbuh dengan baik adalah 5 mg/l ( lesmana, 2005 ).


Sumber nitrogen yang bisa digunakan segera oleh tumbuhan akuatik yaitu nitrat ( no3 ) serta ammonium ( nh4 ). siklus nitrogen yang berlangsung pada akuarium aquascape adalah datang dari kotoran ikan dan tanaman yang membusuk yang dapat membuahkan senyawa ammonia ( nh3 ). senyawa ammonia ( nh3 ) ini beresiko untuk ikan bila ada didalam jumlah yang melebihi batas. ammonia tersebut lantas dikonsumsi oleh bakteri nitrosomonas serta alami perombakan jadi nitrit ( no2 ). nitrit lantas diubah jadi nitrat ( no3 ) oleh nitrobacter, serta bisa segera digunakan oleh tanaman air sebagai sumber unsur hara ( konemann, 2000 ). 

Kesadahan adalah gambaran kation logam divalent ( valensi 2 ). kesadahan pada prinsipnya ditentukan oleh jumlah kalsium serta magnesium, serta ke-2 kation divalent tersebut berikatan dengan anion penyusun alkalinitas yakni bikarbonat serta karbonat. dengan umum perkembangan serta perubahan ikan hias dapat baik pada kesadahan 3° – 10° dh, yang bermakna kekerasannya berkisar pada lunak hingga tengah. kesadahan amat mutlak untuk ikan dikarenakan berperan sebagai penyangga fluktuasi ph air hingga ikan bisa hidup dengan baik ( effendi, 2003 ; lesmana, 2005 ).


sumber referensi :

- Telaah Kualitas Air : Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan - Effendi, H. 2003, Kanisius. Yogyakarta.

The Complete Aquarium Guide : Fish, Plants, and Accessories For Your Aquarium. STIE-Turin - Konemann. 2000, Italy.

Kualitas Air Untuk Ikan Hias Air Tawar. Penebar Swadaya - Lesmana, D.S. 2005, Jakarta.



Kamis, 06 Desember 2012

Memilih Ikan Koi Sang Juara

Ikan koi yang aslinya datang dari jepang ini, nyatanya asal awalnya yaitu dari type ikan karper. dikarenakan beragam mutasi yang berlangsung dan perkawinan silang yang dikerjakan oleh pemiliknya, maka nampak type baru layaknya yang ada sekarang ini. 

Ikan Koi Juara ( gosanke ) : 
Dari beragam jenis perkawinan silang itu, nampak sangat banyak type ikan koi
tetapi, ada 3 type yang sangat favorit dinilai dari wujud tubuh serta warna sisiknya yang indah. 3 type itu nyaris senantiasa memenangkan perlombaan yang diselenggarakan oleh pengagum koi. mereka adalah 

1. Koha kukohaku 
Adalah idola dikalangan pengagum type ikan koi. ia adalah type yang sangat kerap menang didalam festival koi.Tanda-tanda kohaku juara yaitu warna putih yang ada didalam tubuhnya tidak bisa bercampur coklat atau kuning. mesti putih polos layaknya susuwarna merahnya mesti cerah condong ke arah gelap serta ada dibagian kepalanya. bila anda mendapatkan kohaku yang kepalanya tanpa sinyal hi, dengan kata lain botak, maka janganlah dipilih. juga, jauhi menentukan koi yang mempunyai hi di pipi hingga mengesankan layaknya tahi lalat di pipi


2. Taisho Sanke 
Taisho sanke juara mempunyai warna basic putih susu, ada warna merah dan hitam di tubuhnya. sanke juara mempunyai sinyal hi diatas kepalanya. tentukan koi sanke yang tidak memiliki bercak hitam ( sumi ) di kepala. bercak hitam baiknya cuma ada dibagian warna putihnya sajaperbandingan warna putih, merah serta hitam yang dimiliki oleh sanke juara yaitu 70 banding 20 banding 10. lantas terus warna putih susu dominan. upayakan pada siripnya janganlah ada warna atau bercak hitamnya

3. Showa Shansoku 
Tidak sama dengan taisho sanke, type ikan koi yang satu ini warna dasarnya yaitu hitam. tetapi, kesamaannya yaitu warna bercak tubuhnya terdiri atas 3 jenis. hi, atau sinyal merah di kepala mesti senantiasa ada. juga sinyal putih, serta hitam. tetapi, dominannya mesti terus merahkomposisi warna yang baik yaitu merah 60 persen, hitam 20 persen, serta putih 20 persen. warnanya mesti tegas serta garis batas antar warna tidak bisa blur. 
Penilaian koi juara umumnya meliputi wujud badan yang seimbang, warna tegas serta cerah, dan sikap berenangnya yang anggun.
Bermacam type ikan koi
Ikan koi adalah type ikan hias yang banyak dipelihara orang. ikan hias ini mempunyai corak atau pola dengan warna yang indah hingga layak untuk dikagumi. tak hanya memiliki bentuk yang menarik, ikan ini juga mempunyai karakter yang lemah lembut dan gerak gerik yang bikin orang kagum melihatnya. 

Ada bermacam type ikan koi/strong yang bisa dipelihara. sebagian diantaranya yang sangat popular yaitu : 
  1. Ikan koi kohaku, yakni type ikan koi yang mempunyai corak berwarna merah dengan warna putih sebagai basic.
  2. Ikan koi sanke, yakni ikan koi yang bercorak warna hitam diatas warna putih. 
  3. Ikan koi showa, yakni type ikan koi yang mempunyai corak merah serta putih dengan warna basic hitam.
Menurut type kulitnya, type ikan koi terdiri dari :
  1. Kingirin, pada ikan koi type ini tampak layaknya ada kemilau yang berwarna keemasan atau berwarna perak di beberapa kulitnya. ikan type kingirin umumnya dikenal juga dengan sebutan ikan ginrin.
  2. Doitsu, yakni ikan koi yang mempunyai sisik besar pada beberapa tubuhnya, namun di bagian lain tidak bersisik atau gundul. type ini adalah hasil perkawinan silang pada ikan koi dengan ikan karper jerman.
  3. Hikari, yakni ikan koi yang mempunyai kulit berwarna metalik atau silver.
Koi impor vs  Koi lokal  
Untuk tahu perbedaan pada type ikan koi import dengan koi lokal, tersebut disini ciri-cirinya. tanda-tanda fisik dari type ikan koi impor yaitu seperti berikut : 
- Ikan koi impor umumnya didatangkan dari negara jepang
- Badan ikan koi ini lebih panjang
- Berwarna putih pekat
- Mempunyai mata yang besar serta agak keluar
Umumnya harga nya lebih mahal bila dibanding dengan ikan koi lokal. Ikan koi lokal mempunyai tanda-tanda seperti berikut : 
- Biasanya hasil perkawinan silang pada ikan asli indonesia dengan ikan koi dari jepang. ikan koi lokal ini diakui sebagai turunan yang kesekian dari ikan koi imporbentuk badannya agak bulatwarnanya putih namun tidak pekat.
- Matanya tidak besar.
- Harga nya lebih murah dari koi impor.

Selasa, 04 Desember 2012

Udang Hias untuk Akuarium Aquascape

Sekarang ini udang tidak cuma dikonsumsi untuk jadikan lauk waktu kita makan, tetapi udang telah jadi tren  antara lain pelengkap aquascaping.Keinginan udang hias di luar negeri amatlah besar, perihal ini dikarenakan aquascaping lagi trend. terlebih keinginan udang hias air tawar dari didalam negeri kita. tidak mengherankan apabila volume ekspor udang hias didalam negeri amat tinggi
Udang hias ini banyak di ekspor ke negara jepang, thailand, singapura, jerman, denmark, perancis, swiss serta finlandia, dan skandinavia. keinginan udang hias dapat meraih 13. 000 - 15. 000 ekor/bulan, perihal ini karena trend aquascaping tengah trend. Tak tahu untuk dipelihara di tempat tinggal, kantor, perusahaan, serta restoran-restoran. 

Dapat dimaklumi dikarenakan karenanya ada udang hias maka bisa menambah kesan mewah didalam akuarium. trend penggunaan udang hias di mancanegara menular ke hobiis didalam negeri. Walau keinginannya tidak sekencang pasar ekspor, tetapi celah pasar lokal demikian terbuka. nah ini tentunya dapat membawa barokah untuk beberapa peternak didalam negeri untuk dapat memenuhi keinginan pasar lokal ataupun pasar internasional. sangat banyak macam-macam udang hias air tawar yang di tawarkan dipasaran. Tetapi sebelum kita jadi di antara penghobi udang hias air tawar maka butuh sekali kita tahu info serta macam-macamnya dan situasi paling baik didalam pemeliharaannya. dikarenakan kesuksesan beternak udang hias kuncinya yaitu pada suhu serta situasi air sebagai habitat barunya.

Jenis jenis udang hias untuk akuarium - aquascaping :
1. Mandarin Shrimp - Caridina cf. propinqua
Udang hias satu ini memiliki warna oranye transparan yang menarik serta dibarengi bintik-bintik kecil merah. udang ini tetap family dari caridina serta datang dari : sulawesi – indonesia. orange shrimp ini senang pada lingkungan yang bertanaman, terlebih yang berupa rumput ( moss ). dikarenakan kegiatannya tiap-tiap hari dihabiskan melacak makan di antara moss serta di basic akuarium. orange shrimp mengonsumsi nyaris seluruh alga yang tumbuh serta sampah organik yang dihasilkan oleh ikan serta tanaman, lantas type ini pas dipelihara sebagai pembersih akuarium yang bertemakan aquascape. ukuran orange shrimp jantan lebih kecil dari pada betinanya yakni panjang jantan 2, 5 cm tengah betina 3 cm. orange shrimp memiliki warna lebih menyala. udang hias satu ini gampang didalam pemeliharaandan berkembang biaknya, dikarenakan udang hias ini dapat berkembang biak dengan sendirinya didalam satu akuarium. suhu yang dibutuhkan pada 20 - 25 c dengan ph : 6, 5 - 8, 0 serta hardness : 6 – 15.

2. Cardinal Shrimp - Caridina dennerli
Udang hias cardinal shrimp asal sulawesi– Indonesia ini memiliki warna merah gelap dihiasi dengan bintik-bintik putih ( dots ) pada semua tubuhnya dengan ujung ekor berwarna putih. matano cardinal shrimp bukan hanya jenis perenang dikarenakan udang ini lebih suka jalan di antara bebatuan serta di atas pasir pada habitatnya. makanan matano cardinal shrimp yaitu alga yang tumbuh serta sedikit karnivor, maka bisa sesekali diberi makanan berbentuk cacing darah ( beku ). matano cardinal amat pas dipelihara pada akuarium dengan tema aquascape atau biotope. ukuran tubuh pada udang jantan 2 cm namun pada betina pada 2, 5 - 4 cm. matano cardinal shrimp bisa berkembang biak dengan suhu : 27 - 29 c, ph : 7, 5 - 8, 5 serta hardness : 2 – 4 .

3. Red Nose shrimp - Caridina gracilirostris
Udang hias rudolph “red nose” type dari caridina ini cukup popular. udang hias asal india ini memiliki warna yang unik dengan tubuhnya yang transparan dibarengi garis merah menyala memanjang, serta ujung hidung nya yang berupa cula panjang berwarna merah menyala, jadikan udang ini lebih menawan. red nose shrimp lebih suka berenang serta jalan di basic akuarium dari pada berdiam diri. habitat yang disukai yaitu tanaman air, kayu-kayuan, diselingi dengan sebagian batu. makanan udang hias ini yaitu lumut ( memiliki rambut ) serta lumut yang ada pada tanaman air. rudolph “red nose” dapat beradaptasi disetiap situasi air, namun tetap harus mereka sensitif dengan air yang situasi ph yang tinggi atau terkontaminasi amonia yang tinggi. warna pada jantan lebih menyala dibanding betinanya serta memiliki warna nyaris bening. ukuran tubuh betina lebih kecil dari jantannya, namun rata-rata ukurannya nyaris sama yakni 2, 5 cm. udang hias ini bisa berkembangbiak dengan baik dengan suhu : 20 - 25 c, ph : 6, 3 - 8, 2 serta hardness : 5 – 7. 

4. Neon Shrimp - Caridina cf. babaulti var. Green
Neon shrimp asal india serta malaysia ini memiliki warna hijau transparan. habitat udang hias ini yaitu pada lingkungan tanaman berupa rumput ( moss ). makanannya nyaris seluruh alga serta lumut yang tumbuh dan sampah organik yang dihasilkan oleh ikan serta tanaman. udang family caridina ini pas sebagai pembersih akuarium terlebih pada akuarium dengan tema aquascape. jantan pada green “neon” shrimp memiliki warna lebih menyala serta berukuran lebih kecil dibanding betinanya. panjang tubuh jantan 3 cm serta betina 4 cm. ekosistem yang disukai yakni dengans suhu : 24 - 28 c, ph : 6, 5 - 7, 5 serta hardness : 8 – 12. udang hias ini gampang pemeliharaannya serta bisa berkembang biak dengan sendirinya didalam satu akuarium. 

5. Red cherry shrimp - Neocaridina denticulata sinensis
Red cherry shrimp type dari caridina satu ini memiliki warna merah transparan yang cantik. ekosistem yang disukai yaitu lingkungan dengan tanaman berupa rumput ( moss ) serta situasi air pada suhu : 20 - 25 c, ph : 6, 3 - 8, 2 dan hardness : 5 – 7. makanan red cherry yaitu seluruh alga yang tumbuh maka red cherry pas dipelihara sebagai pembersih akuarium dengan tema aquascape. type caridina ini lebih unggul saat membersihkan alga ( lumut ) dibanding caridina yang lain. red cherry jantan asal taiwan ini mempunyai warna lebih menyala serta berukuran lebih kecil dibanding betinanya. ukuran red cherry jantan 2, 5 cm serta pada betina 3 cm. udang hias ini gampang dipelihara serta bisa berkembang biak dengan sendirinya.

6. Bumble bee shrimp  -Caridina trifasciata
Udang hias dari family caridina ini suka ekosistem denga tanaman air berupa rumput ( moss ). caridina asal jepang ini memiliki warna putih hitam ( black bee ) ada juga yang memiliki warna putih merah berselang seling ( red bee ). bumble bee jantan serta betina memiliki warna yang keduanya sama nyata. bumble bee yaitu type udang hias sangat kecil dari udang-udang sejenisnya. ukuran betina serta jantang cuma 1, 8 cm. bumble bee juga adalah di antara caridina “pembersih”. udang ini suka menjelajah untuk membereskan sisa-sisa dari tanaman, kayu, atau pecahan batu. sama juga dengan caridina yang lain, bumble bee ini juga mengonsumsi alga ( lumut ). bumble bee lebih senang berdiam diri di bongkahan kayu sembari nikmati arus air yang mengalir. situasi air yang disukai yakni dengan suhu : 20 - 25 c, ph : 6, 6 – 6, 8 serta hardness : 5 – 7.   

sumber : tabloidhunianku(.)com

Jenis Ikan untuk Akuarium Aquascape

Ikan hias air tawar yang dimasukkan ke didalam akuarium aquascaping tidak bisa sembarangan, dikarenakan terkait dengan pembawaan serta pola makan ikan tersebut. ada type – type ikan yang disarankan harus dihindari untuk dipelihara di akuarium aquascaping, yakni : 
  1. Ikan yang tertarik mengakibatkan kerusakan serta memakan tanaman di sekitarnya, contoh ikan ini : koki, komet serta koi.
  2. Ikan yang agresif seperti type – type tiger barb ( sumatra tiger barb, green tiger barb ) serta type – type siklid seperti ikan lemon.
  3. Ikan yang tertarik menggali pasir seperti ikan red parrot serta lou han.
Type ikan yang direkomendasikan untuk aquascaping adalah type – type ikan yang bisa hidup berdampingan baik soliter mau pun berkelompok. Disamping itu butuh dicermati juga apakah ikan tersebut penghuni kolom air sisi atas, sedang atau bawah, dikarenakan dapat benar-benar merubah keseimbangan lay out yang kita bikin. contoh ikan yang cocok di aquascape yakni  : maanvis, serpae, congo tetra, corydoras, botia macracantha, neon tetra, flying fox, discus serta rainbow


-->

Minggu, 02 Desember 2012

Tips Merawat Ikan Hias Air Laut


Tak hanya memiliki bentuk yang cantik, warna-warni ikan hias air laut yang berenang lincah di akuarium memanglah beri kesegaran mata. 

Tetapi, agar ikan-ikan cantik itu dapat terus lincah serta indah dilihat, akuarium mesti dirawat dengan berkala. Berikut tips singkat mengenai tehnik perawatan ikan hias air laut,

  1. Anda janganlah tergesa-gesa memasukkan ikan air asin ke didalam akuarium. perihal ini mempunyai tujuan supaya situasi akuarium mendekati dengan lingkungan aslinya terlebih dulu. lantas, air didalam akuarium mesti memiliki siklus nitrogen, hingga bisa menumbuhkan bakteri-bakteri pendukung didalam kehidupan air asin. biasanya bakteri-bakteri ini dapat nampak pada minggu ke 4 sesudah siklus diawali. 
  2. Anda janganlah memasukkan ikan terlampau banyak didalam akuarium. perihal ini bisa bikin ikan stres serta gampang mati. disamping itu, anda juga janganlah meberikan makanan ikan didalam jumlah banyak dikarenakan bisa bikin akuarium lebih cepat kotor. mengakibatkan, mutu air dapat cepat alami penurunan hingga dapat mempermudah ikan laut anda sakit serta mati.
  3. Anda butuh lakukan aklimatisasi. ikan baru yang dapat dimasukan ke didalam akuarium terlebih dulu mesti sesuai suhunya dengan suhu akuarium. langkahnya ambangkan ikan yang tetap didalam plastiknya di akuarium lebih kurang 20 menit, sesudah itu buka serta masukan sedikit air akuarium ke didalam plastik ikan baru serta diamkan sepanjang 10 menit. sesudah itu, ikan baru dimasukan kedalam akuarium.
  4. Anda cuma cukup berikan makan, 1 barangkali. ikan laut anda baiknya tidak terus-terusan diberi makan, 1 kali 1 hari dirasa telah cukup. makanan yang terlalu berlebih dapat cepat turunkan serta kurangi mutu air didalam akuarium.
  5. Lengkapi akuarium dengan karang hidup sebanyak-banyaknya untuk melindungi mutu air dengan alami. pakai karang yang berwarna ungu atau bayak sisi batangnya yang berwarna ungu. 
  6. Anda butuh memberikan tumbuhan air laut. tumbuhan ini bisa menolong melindungi kesetabilan mutu air, terlebih rumput asam ( caulerpa sertularioides ), rumput jarum ( chaetomorpha ) atau anggur hijau. tumbuhan ini bisa kurangi kandungan nitrat serta bikin akuarium lebih beri kesegaran untuk ikan.
  7. Ubahlah air lebih kurang 20% dari jumlah air didalam akuarium. penggantian air ini butuh dikerjakan tiap-tiap 2 minggu sekali.
  8. Jagalah ph air supaya tidak teralu rendah atau terlampau tinggi. bila ph air yang terlampau renda anda dapat memakai obat kalkwasser. adapun untuk lihat kandungan garam anda dapat memakai hydrometer. 
  9. Pakai protein skimmer untuk melindungi mutu air laut. seluruh akuarium laut, baik ditoko ikan hias ataupun di seaworld seluruh menggunakan protein skimmer.
  10. Berikanlah ikan anda udang pellet. udang pelet amat berguna dikarenakan suka mengonsumsi bakteri whitespot ( bintik-putih ) yang kerap nampak pada tubuh ikan.
  11. Jagalah suhu air. suhu yang baik untuk ikan yaitu 28 derajat celcius serta untuk suhu koral 20 derajat celcius.
  12. Demikianlah artikel dengan judul inilah panduan memelihara ikan hias air laut yang baik, semoga bisa berguna untuk penggemar ikan hias air laut.