Tampilkan postingan dengan label Tips-tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips-tips. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 September 2012

Cara Yang Benar Menikmati Kopi

Cara Yang Benar Menikmati Kopi

Pada dasarnya, cara yang benar untuk menikmati kopi adalah jika Anda tahu bagaimana kopi tersebut bermanfaat bagi tubuh Anda. Cara yang salah adalah jika kopi justru membuat Anda sakit. Contohnya jika Anda harus menyelesaikan pekerjaan semalaman, lalu minum banyak kopi untuk membuat Anda terus terjaga. Perlu Anda ingat bahwa kopi mengandung racun yang bernama kafein. Seperti obat, kafein bisa menyehatkan sekaligus melukai kita. Terlalu banyak kafein bisa menimbulkan gangguan kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, mudah marah, dan gangguan tidur.




Kesalahan lainnya adalah membiarkan anak Anda minum kopi sebagai ganti minuman bergizi lain yang dibutuhkan anak. Kafein dalam kopi bisa berbahaya bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Kafein dapat mencuri kalsium dari tulang, dan bisa membuat tulang anak menjadi rapuh.

Inilah cara minum kopi yang disarankan:

Minum lebih sering dalam dosis kecil. Cukup minum seperempat cangkir kopi setiap jam. Jika Anda meminumnya untuk mencegah kantuk, cara ini lebih efektif daripada jika Anda menenggak satu mug besar.

Singkirkan rokok Anda. Minum kopi sambil merokok justru mengurangi daya tahan kafein.
Sesap kopi Anda, lalu tidurlah. Inilah cara terbaik untuk memulihkan energi. Minumlah kopi, lalu tiduran 10 hingga 20 menit. Selama itulah kopi juga membutuhkan waktu untuk menampakkan khasiatnya. Lagi pula, tidur memang satu-satunya cara untuk menjadi bugar. Dengan demikian, Anda akan terbangun dalam keadaan betul-betul segar.

Isi dulu perut Anda. Bohong bila ada yang mengatakan bahwa minum kopi bisa menyingkirkan rasa lapar. Hal itu hanya membuat perut Anda kembung. Justru Anda harus makan sebelum minum kopi.

Anda tidak perlu minum kopi bila:

1. Anda merasa gelisah setelah meminum kopi.
2. Anda mengalami kesulitan tidur (insomnia).
3. Anda punya masalah dengan perut, atau gangguan dalam pencernaan.
4. Anda ingin buru-buru merokok setelah minum kopi.5. Anda sedang mengonsumsi obat flu atau sakit kepala yang juga mengadung kafein. Hal ini akan melebihi kuota kafein yang aman.

Selasa, 10 Juli 2012

Makanlah timun setelah memakan sate

Judul di atas bukan semata-mata untuk kepentingan mulut. Namun, demi kesehatan tubuh. Mengapa?

Mengonsumsi makanan khas Indonesia, dengan penggemar dari anak-anak hingga orang dewasa ini, tiap hari dapat mengakibatkan kanker. Pasalnya, daging ayam atau kambing yang gosong mengandung senyawa nitrosamin yang diklaim sebagai salah satu penyebab kanker (karsinogenik).

Sebaliknya, berbagai macam sayur dikatakan bersifat preventif sebagai antikanker. Orang yang banyak mengonsumsi sayur dan buah biasanya lebih sehat, dengan faktor risiko penyakit degeneratif atau kanker lebih kecil dibandingkan dengan orang yang kurang mengonsumsi sayur dan buah. Teliti punya teliti, ternyata kandungan antioksidan dalam sayur dan buah itulah yang dapat mencegah terjadinya kanker.

Licopene dalam tomat misalnya, merupakan senyawa antioksidan kuat yang dapat melawan radikal bebas penyebab penyakit degeneratif atau kanker. Mekanisme proteksi licopene belum jelas, tetapi secara umum dengan menjaga kerusakan oksidatif.
Suatu penelitian pada hewan dilakukan dengan memberikan lycopene 0,2 mg dalam 0,2 ml minyak zaitun tiga kali sehari selama periode pertumbuhan tumor pada paru-paru. Hasilnya, pada mencit yang diberi lycopene terjadi penurunan jumlah tumor dibandingkan dengan mencit kontrol.

Bagaimana dengan timun ?

Buah tanaman bernama latin Cucumis sativus L ini mengandung saponin, enzim proteolitik, glutation. Timun dikatakan juga mengandung 35.100 - 486.700 ppm asam linoleat. Sebagai suku Cucurbitaceae, yang biasanya mengandung kukurbitasin, timun kemungkinan juga mengandung senyawa tersebut. Kukurbitasin merupakan senyawa yang mempunyai aktivitas sebagai antitumor.

Saponin adalah senyawa surfaktan. Dan berbagai hasil penelitian disimpulkan, saponin bersifat hipokolesterolemik, imunostimulator, dan antikarsinogenik. Mekanisme antikoarsinigenik saponin meliputi efek antioksidan dan sitotoksik langsung pada sel kanker. Saponin dari kedelai merupakan sumber makanan yang sudah diteliti dapat menurunkan risiko kanker.

Glutation merupakan antioksidan endogen dalam tubuh yang digunakan sebagai penangkal oksidatif yang di antaranya akibat senyawa radikal bebas, atau karsinogen. Sifat oksidatif dari glutation adalah glutation mampu melakukan peroksidasi terhadap radikal bebas dalam tubuh. Tumbuhan yang mengandung sulfur seperti bawang putih, mampu meningkatkan aktivitas glutation dan glutation transferase.

Asam linoleat termasuk asam lemak esensial yang terdapat dalam lemak nabati maupun hewani. Bentuk asam lemak linoleat terkonyugasi (conjugated linoleic acid=CLA) dikatakan bersifat antikanker. Dari sumber elektronik diketahui bahwa biji ketimun mengandung CLA. CLA bersifat antioksidan, yang dapat melawan kerusakan akibat radikal bebas.

Hasil penelitian yang dilakukan di Food Research Institut, Departement of Food Microbiology, University of Winconsin-Madison menyatakan, CLA dapat menghambat terjadinya karsinogenesis dan aterosklerosis, mengurangi lemak tubuh, dan menstimulasi pertumbuhan tikus muda. Dari tanaman, kandungan CLA banyak terdapat dalam biji bunga matahari dan biji kedelai.

Pada prinsipnya suatu antioksidan dapat bekerja sebagai antikarsinogenik dengan cara menurunkan tingkat stres oksidatif. Stres oksidatif adalah keadaan dimana radikal bebas oksigen dibentuk dalam jumlah sangat banyak sehingga tubuh tidak mampu lagi meniadakan efeknya dan timbul kerusakan jaringan.

Nah, karena timun beserta bijinya kaya akan senyawa antioksidan, maka ia bisa berperan dalam menangkal terjadinya penyakit kanker atau penyakit degeneratif. (Dra.Lucie Widowati,M.Si. adalah Peneliti pada Puslitbang Farmasi dan Obat Tradisional, Depkes RI)
Sumber:depkes.go.id

Kamis, 07 Juni 2012

Peternakan yang Paling Diminati di Indonesia

1. Ternak Ayam Potong (Pedaging)


Ayam ras pedaging disebut juga broiler, yang merupakan jenis ras unggulan hasil persilangan dari bangsa-bangsa ayam yang memiliki daya produktivitas tinggi, terutama dalam memproduksi daging ayam. Sebenarnya ayam broiler ini baru populer di Indonesia sejak tahun 1980-an dimana pemegang kekuasaan mencanangkan panggalakan konsumsi daging ruminansia yang pada saat itu semakin sulit keberadaannya. Hingga kini ayam broiler telah dikenal masyarakat Indonesia dengan berbagai kelebihannya. Hanya 5-6 minggu sudah bisa dipanen. Dengan waktu pemeliharaan yang relatif singkat dan menguntungkan, maka banyak peternak baru serta peternak musiman yang bermunculan diberbagai wilayah Indonesia.

Ayam telah dikembangkan sangat pesat disetiap negara. Di Indonesia usaha ternak ayam pedaging juga sudah dijumpai hampir disetiap propinsi

2. Ternak Ayam Petelur


Ayam telah dikembangkan sangat pesat di setiapa negara. Sentra peternakan ayam petelur sudah dijumpai di seluruh pelosok Indonesia terutama ada di Pulau Jawa dan Sumatera, tetapi peternakan ayam telah menyebar di Asia dan Afrika serta sebagian Eropa.

Jenis ayam petelur dibagi menjadi dua tipe:

A. Tipe Ayam Petelur Ringan.

B. Tipe Ayam Petelur Medium.

Manfaat : Ayam-ayam petelur unggul yang ada sangat baik dipakai sebagai plasma nutfah untuk menghasilkan bibit yang bermutu. Hasil kotoran dan limbah dari pemotongan ayam petelur merupakan hasil samping yang dapat diolah menjadi pupuk kandang, kompos atau sumber energi (biogas). Sedangkan seperti usus dan jeroan ayam dapat dijadikan sebagai pakan ternak unggas setelah dikeringkan. Selain itu ayam dimanfaatkan juga dalam upacara keagamaan.

3. Ternak Ikan Lele


Lele merupakan jenis ikan konsumsi air tawar dengan tubuh memanjang dan kulit licin. Di Indonesia ikan lele mempunyai beberapa nama daerah, antara lain: ikan kalang (Padang), ikan maut (Gayo, Aceh), ikan pintet (Kalimantan Selatan), ikan keling (Makasar), ikan cepi (Bugis), ikan lele atau lindi (Jawa Tengah). Sedang di negara lain dikenal dengan nama mali (Afrika), plamond (Thailand), ikan keli (Malaysia), gura magura (Srilangka), ca tre trang (Jepang). Dalam bahasa Inggris disebut pula catfish, siluroid, mudfish dan walking catfish.

Di Indonesia ada 6 (enam) jenis ikan lele yang dapat dikembangkan :
1. Clarias batrachus, dikenal sebagai ikan lele (Jawa), ikan kalang (Sumatera Barat), ikan maut (Sumatera Utara), dan ikan pintet (Kalimantan Selatan).
2. Clarias teysmani, dikenal sebagai lele Kembang (Jawa Barat), Kalang putih (Padang).
3. Clarias melanoderma, yang dikenal sebagai ikan duri (Sumatera Selatan), wais (Jawa Tengah), wiru (Jawa Barat).
4. Clarias nieuhofi, yang dikenal sebagai ikan lindi (Jawa), limbat (Sumatera Barat), kaleh (Kalimantan Selatan).
5. Clarias loiacanthus, yang dikenal sebagai ikan keli (Sumatera Barat), ikan penang (Kalimantan Timur).
6. Clarias gariepinus, yang dikenal sebagai lele Dumbo (Lele Domba), King cat fish, berasal dari Afrika. (migroplus.com)

Peluang usaha budi daya ikan lele merupakan salah satu peluang usaha yang cukup diperhitungkan saat ini. Apabila kita perhatikan banyak terdapat penjual pecel lele yang memerlukan pasokan ikan lele setiap harinya, hal inilah yang membuat permintaan ikan tersebut menjadi semakin tinggi di pasaran dan membuka potensi peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Ternak ikan lele relatif lebih mudah apabila dibandingkan dengan ikan air tawar lainnya seperti ikan mas atau mujair karena lebih tahan terhadap penyakit maupun kondisi lingkungan. Berikut ini adalah gambaran secara umum tentang cara budidaya ikan lele


4. Ternak Sapi



Sapi adalah hewan ternak terpenting sebagai sumber daging, susu, tenaga kerja dan kebutuhan lainnya. Sapi menghasilkan sekitar 50% (45-55%) kebutuhan daging di dunia, 95% kebutuhan susu dan 85% kebutuhan kulit. Sapi berasal dari famili Bovidae. seperti halnya bison, banteng, kerbau (Bubalus), kerbau Afrika (Syncherus), dan anoa.

Domestikasi sapi mulai dilakukan sekitar 400 tahun SM. Sapi diperkirakan berasal dari Asia Tengah, kemudian menyebar ke Eropa, Afrika dan seluruh wilayah Asia. Menjelang akhir abad ke-19, sapi Ongole dari India dimasukkan ke pulau Sumba dan sejak saat itu pulau tersebut dijadikan tempat pembiakan sapi Ongole murni.

Pada tahun 1957 telah dilakukan perbaikan mutu genetik sapi Madura dengan jalan menyilangkannya dengan sapi Red Deen. Persilangan lain yaitu antara sapi lokal (peranakan Ongole) dengan sapi perah Frisian Holstein di Grati guna diperoleh sapi perah jenis baru yang sesuai dengan iklim dan kondisi di Indonesia.

Peternakan sapi menghasilkan daging sebagai sumber protein, susu, kulit yang dimanfaatkan untuk industri dan pupuk kandang sebagai salah satu sumber organik lahan pertanian.

5. Ternak kambing


Ternak kambing sudah lama diusahakan oleh petani atau masyarakat sebagai usaha sampingan atau tabungan karena pemeliharaan dan pemasaran hasil produksi (baik daging, susu, kotoran maupun kulitnya) relatif mudah. Meskipun secara tradisional telah memberikan hasil yang lumayan, jika pemeliharaannya ditingkatkan (menjadi semi intensif atau intensif), pertambahan berat badannya dapat mencapai 50 - 150 gram per hari. Ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan dalam usaha ternak kambing, yaitu: bibit, makanan, dan tata laksana.

Populasi kambing di Indonesia cukup tinggi tetapi data mengenai bangsa kambing perah di Indonesia tidak ada, karena data tersebut masih secara umum dan tidak dikelompokkan menurut tipe kambing perah maupun kambing potong. Pengembangan produksi susu merupakan upaya yang bertujuan meningkatkan dan memanfaatkan potensi yang ada di dalam negeri sehingga terjadi peningkatan produksi susu. Peningkatan produksi susu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, mengurangi impor dan sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan.

Kambing menjadi pilihan alternatif usahaternak dengan mempertimbangkan keunggulan yang dimiliki ternak tersebut. Beberapa keuntungan dalam memelihara ternak kambing adalah sebagai berikut (Sudono, 2002) :
Kebutuhan lahan untuk memelihara ternak kambing tidak terlalu luas.

Kambing memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap berbagai lingkungan, sehingga mudah dipelihara dan dikembangkan baik di dataran tinggi maupun dataran rendah bahkan di daerah kering dengan sumber makanan kasar sekalipun.

Kambing memiliki perkembangbiakan yang cepat. Umur 1,5 tahun sudah mulai beranak dan dalam dua tahun dapat beranak tiga kali. Setiap kali beranak dapat melahirkan dua ekor.

Selain daging dan susu, kambing dapat diambil kulitnya untuk kebutuhan industri, Limbah kotoran kambing dapat digunakan sebagai pupuk pertanian.

Kambing merupakan sumber uang tunai yang sewaktu-waktu lebih mudah dijual, susu kambing mengandung kadar protein dan lemak yang lebih tinggi daripada susu sapi.


Investasi yang dibutuhkan untuk memelihara ternak kambing lebih kecil daripada ternak besar seperti sapi perah.

6. Ternak Bebek


Itik / Bebek yang banyak dipelihara masyarakat Indonesia saat ini merupakan Itik / Bebek pendatang yang sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan alam Indonesia, maka disebut Itik / Bebek lokal Indonesia. Pada tahun 1998, populasi Itik / Bebek di Indonesia mengalami penurunan karena sebagian peternak tidak mampu membeli pakan ternak akibat krisis moneter akhir tahun 1997, namun meningkat kembali pada tahun 1999 sehingga pada tahun 2001 populasinya 29.905.705 ekor (Deptan, 2001).

Sentra-sentra populasi Itik / Bebek di Indonesia terdapat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Nanggroe Aceh Darussalam, Kalimantan Selatan dan Jawa Timur. Pada daerah tersebut terbentuk kelompok-kelompok tani yang melakukan pengembangan dan pembibitan.

Pada umumnya Itik / Bebek-Itik / Bebek tersebut sebagai penghasil telur dan sudah tidak mempunyai sifat mengeram. Tampaknya dari jenis-jenis Itik / Bebek di atas, Itik / Bebek Mojosari dan Alabio yang lebih unggul. Hal ini terbukti bahwa kedua jenis Itik / Bebek lokal tersebut pada saat ini dijadikan sebagai bahan Itik / Bebek unggul di Indonesia (Itik / Bebek MA).

Itik / Bebek lokal Indonesia pada umumnya dipelihara sebagai penghasil telur. Sumbangan telurnya menduduki urutan kedua setelah telur ayam ras (Deptan, 2001). Sampai saat ini pemanfaatannya masih terbatas pada pembuatan telur asin.

Hasil budidaya ternak Itik / Bebek petelur terdiri atas hasil utama, sampingan dan limbah. Hasil utama berupa telur, hasil sampingan berupa Itik / Bebek afkir dan bulu dan limbah berupa feses. Produksi telur Itik / Bebek pada tahun 1998 dan 1999 mengalami penurunan masing-masing sebesar 13.6 dan 15.2%, sedangkan setelah tahun 1999 produksi telur Itik / Bebek terus meningkat dengan pertumbuhan rata-rata 15% per tahun (Deptan , 2001) dengan kontribusi antara 18 – 33% dari total produksi telur.

Selasa, 08 Mei 2012

Budi Daya Lebah

1. Peralatan Utama
Peralatan utama untuk beternak lebah adalah kotak stup. Stup adalah tempat tinggal koloni lebah. Stup terbuat dari kayu dengan ketebalan 2 cm. Kayu yang digunakan sebaiknya tidak berbau, tahan lama, dan mudah didapat. Ukuran stup adalah panjang 50 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 26 cm. Di dalam stup terdapat frame yang berfungsi sebagai tempat menyimpan sarang. Frame dibuat dengan ukuran panjang 48 cm, lebar 3 cm, dan tinggi 23 cm. Dengan bentuk sarang seperti ini pemeriksaan koloni dan sisiran akan mudah serta bisa dilakukan setiap saat. Selain itu, pemanenan juga bisa dilakukan lebih efektif tanpa merusak sarang yaitu dengan cara mengangkat framenya dengan teknik budi daya lebah.

2. Peralatan Tambahan
Peralatan tambahan untuk beternak lebah madu adalah fondasi sarang, penyekat ratu, kurungan ratu, mangkokan ratu, dan bingkai stimulasi. Fondasi sarang digunakan untuk mempercepat pembangunan sarang. Fondasi sarang dilekatkan pada frame. Adapun penyekat ratu digunakan untuk menahan ratu agar tidak naik ke kotak di atasnya atau kabur. Kurungan ratu digunakan untuk melindungi ratu atau mengenalkan raw pada koloninya. Sedangkan mangkokan ratu digunakan untuk menempatkan calon-calon ratu baru. Sarang yang baik dilengkapi dengan bingkai stimulasi yang digunakan sebagai wadah makanan tambahan ketika paceklik.

Perlengkapan yang diperlukan peternak adalah pengasap (smoker), masker, pengungkit, sarung tangan, dan sikat lebah. Pengasap digunakan untuk menjinakkan lebah ketika sisiran diangkat. Masker dan sarung tangan berguna untuk melindungi kulit dari serangan lebah. Pengungkit untuk mengangkat sisiran yang melekat pada stup. Sikat lebah digunakan untuk menghalau lebah pada sisiran ketika dipanen.

3. Persiapan dan Pemeliharaan
Sebelum memulai budi daya, koloni lebah madu bisa didapatkan dari peternak lain atau dari apiari. Jenis lebah yang bagus untuk diternakkan adalah Apis mellifera karena produktivitasnya tinggi. Koloni lebah ditempatkan pada stup di bawah pohon dengan jarak antarstup minimum 2 meter. Pemeliharaan dilakukan dengan memeriksa sarang secara rutin dan mengendalikan hama penyakit lebah secara tepat.

Pemanenan dilakukan tiga bulan sekali. Produksi yang ideal untuk satu koloni adalah 4 kg madu sekali panen. Produksi ini berfluktuatif. Pada masa paceklik bunga, hasil madu hanva bisa 2 kg setiap koloni. Namun, ketika bunga melimpah produksinya bisa mencapai 8 kg setiap koloni.
Khasiat Manfaat Madu Herbal, Oleh dr. Adji Suranto, SpA\

Teknik Membuat Anggur Jambu Mete

Anggur jambu mete merupakan anggur yang dibuat dari air perasan jambu mete dengan penambahan putih telur, gula pasir dan beberapa bahan lainnya.

1. Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang diperlukan dalam pembuatan anggur jambu mete adalah sebagai berikut.
a. Alat
Alat-alat yang diperlukan meliputi: kompor, penumbuk, panci email, ember, pisau, saringan kasa, pengaduk, dan botol.
b. Bahan
Bahan-bahan yang diperlukan terdiri atas: buah jambu mete, gula pasir, putih telur, zat pewarna, natrium benzoat, dan asam sitrat. Untuk membuat 1 liter anggur jambu mete, dibutuhkan komposisi bahan sebagai berikut:

1) air perasan buah jambu mete dari 20 butir
2) gula pasir 2 kg
3) asam sitrat 15 g
4) putih telur 4 butir
5) garam 0,5 g
6) natrium benzoat 1 g
7) pewarna secukupnya

2. Cara Pembuatan
Pembuatan anggur buah jambu mete di lakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut.
a. Pilih buah jambu mete yang masak dan masih segar.
b. Parut buah jambu mete tersebut hingga halus, kemudian peras dan saring air hasil perasannya hingga menjadi sari buah jambu mete yang bening.
c. Rebus sari jambu buah mete tersebut selama 5 menit. dan kemudian masukkan putih telur sambi 1 diaduk-aduk hingga terjadi gumpalan. Tujuan pemberian putih telur adalah untuk mengurangi kemungkinan terjadinya serak pada tenggorokan.
d. Angkat sari buah jambu mete yang telah dicampuri putih telur, dan saring dengan saringan kasa.
e. Panaskan kembali campuran sari buah jambu mete dan putih telur yang telah disaring tersebut. dan tamhahkan gala pasir, asam sitrat, natrium benzoat, garam, dan zat pewarna.
f. Angkat anggur jambu mete dari perapian, lalu segera dinginkan dan botolkan atau hidangkan dengan es batu.

Pustaka Artikel Anggur Jambu Mete
TTG.AnekaOlahanLimbah,Tnm.Pisang,JambuMete,Rosella, Oleh Ir. H. Rahmat Rukmana, MBA., M.Sc.

Senin, 07 Mei 2012

Cara Mendapatkan Minyak Kelapa Yang Berkualitas

- Pilih kelapa segar yang sudah tua di pohon (berumur 11-12 bulan).
- Hati-hati dengan jenis air untuk pembuatan santanjarena akan berpengaruh terhadap kualitas minyak. Pilih air yang bersih, tidak kotor, dan tidak berbau.

- Daging kelapa yang sudah dicungkil tidak boleh direndam di dalam air. Hal ini untuk menghidari bau tak sedap pada minyak yang dihasilkan.
- Setelah di parut, kelapa harus segera diproses.
- Lapisan minyak yang sudah terbentuk harus segera diambil agar aromanya tetap terjaga.
- Selama proses pembuatan minyak, hindari cahaya matahari. Cahaya matahari dapat merusak asam lemak dan kandungan gizi pada minyak.

Dari berbagai cara pembuatan minyak kelapa murni tersebut, cara yang dianggap paling baik sampai saat ini adalah cara pancingan. Dengan cara pancingan, kemungkinan rusaknya asam lemak pada minyak relatif lebih kecil. Selain itu, prosesnya juga lebih cepat.

Proses pemanasan dikhawatirkan akan merusak asam lemak dalam minyak. Ciri minyak yang rusak adalah warnanya berubah kekuningan dan cepat berbau tengik. Sementara itu, pada cara fermentasi, hasilnya tidak optimal. Jika mengandalkan bakteri, proses fermentasi sangat bergantung pada kondisi air, tempat atau wadah, dan lingkungan.

Minyak kelapa hasil fermentasi masih perlu diteliti untuk mengetahui bakteri yang ada di dalamnya akan merusak asam lemak atau tidak. Selain itu, fermentasi membutuhkan waktu yang relatif lama untuk menghasilkan minyak kelapa murni. Cara pembuatannya yang berbeda inilah yang menyebabkan kualitas minyak kelapa murni tidak terstandar. Harga minyak kelapa murni di pasar dunia pun menjadi bervariasi, 5-6 dolar AS/liter.
Pustaka Artikel Tips Mendapatkan Minyak Kelapa Yang Berkualitas

Gempur Penyakit dengan VCO, Oleh J. Kuncoro Sukartin, MM., MBA M. Sitanggang