Tampilkan postingan dengan label Tanaman Buah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Buah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 September 2012

Buah Plum, Pencegah Osteoporosis

Banyak cara yang dapat dilakukan oleh para wanita dewasa untuk mencegah terjadinya osteoporosis atau pengeroposan tulang. Di antara mereka, ada yang rutin melakukan latihan, meminum susu tinggi kandungan kalsium, menggunakan suplemen, atau pun melakukan diet khusus.


Tetapi kini ada cara yang lebih simpel dan mungkin perlu dipertimbangkan. Cara tersebut yaitu mengonsumsi buah plum. Menurut penelitian terbaru, para wanita yang rutin mengonsumsi buah plum tampaknya bisa memperoleh manfaat untuk kesehatan tulangnya. Plum yang juga dikenal memiliki senyawa anti-kanker ini ternyata dapat meningkatkan kepadatan tulang dan menurunkan risiko terkena osteoporosis.

Para ahli dari Florida State and Oklahoma State University melakukan percobaan dengan melibatkan 100 wanita pascamenopouse. Sebanyak 55 wanita diminta untuk mengkonsumsi 100 gram plum setiap hari selama 12 bulan, sementara sisanya diminta mengkonsumsi 45 gram apel kering sebagai pengganti plum. Setiap hari, peserta juga menerima suplemen mengandung 500 mg kalsium dan vitamin D sebanyak 400IU.
Hasil analisis menunjukkan bahwa, wanita yang mengkonsumsi plum memilki kepadatan tulang lebih tinggi pada bagian ulna (tulang lengan) dan tulang belakang dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi apel.
Salah satu peneliti, dr. Bahram Arjmandi percaya, mengkonsumsi plum dapat membantu menekan laju resorpsi (kerusakan) tulang, yang biasanya melebihi laju pertumbuhan tulang baru pada orang tua.

"Selama saya berkarir, saya telah menguji beberapa buah, termasuk di antaranya buah ara, kurma, stroberi, dan kismis, dan tidak satupun dari buah-buahan tersebut memiliki efek kepadatan tulang, tetapi plum kering atau plum memilikinya (efek kepadatan tulang)," ujarnya.
Ilmuwan, yang temuannya dipublikasikan dalam British Journal of Noutrition, menggambarkan efek dari plum unutk kesehatan tulang sebagai hal yang luar biasa dan m

BUAH ABIU DAN MANFAATNYA

BUAH ABIU DAN MANFAATNYA


Buah abiu adalah sejenis sawo segar dari Australia. Rasanya aneh dan tidak biasa. Bentuknya juga tidak menyerupai sawo, meskipun pohon abiu memiliki karakter yang mirip dengan kerabat sawo-sawoan, yaitu berkayu dan mampu mencapai tinggi 15cm. Buahnya sendiri berbentuk lonjong sampai membulat, dengan ukurang panjang 6-12 cm dan bobot 150-500 gram / buah. Karena banyak dibudidayakan di Australia, tumbuhan yang termasuk dalam spesies Puteria Caimito dan keluarga Sapotaceae ini lebih dikenal dengan sebutan sawo Australia. Padahal, kampung halaman aslinya adalah daerah sekitar Amazon, dataran rendah Peru, dan Brazil.

Buah abiu yang adaptif di iklim tropis dan subtropis ini tumbuh subur mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi. Keistimewaannya yang utama dibanding anggota keluarga Sapotaceae lainnya adalah cepat berbuah. Pada umur 2 tahun, tanaman asal biji mulai berbunga. Dua bulan kemudian, bunga menjadi buah berwarna hijau dan berangsur menjadi kuning cerah kala sudah masak / matang.

Daging buah abiu berwarna putih bening dengan rasa khas manis legit dan segar. Ada yang menggambarkannya seperti rasa kelapa muda, namun ada juga yang menyetarakannya dengan paduan susu dan karamel. Karena dagingnya lembek dan sedikit berair, abiu dapat dimakan dengan cara dibelah melintang atau membujur; atau juga dengan disedok. Pada masing-masing buah terdapat 1-5 biji abiu.

Selain dapat dimakan langsung, buah abiu dapat diolah menjadi berbagai makanan spesial, seperti Abiu Carambola Chicken Breast (dada ayam goreng dimasak dengan jus abiu dan belimbing), Abiu Tart, Sweet & Sour Abiu & Beefburger, dan sebagainya. Karena banyak mengandung vitam A, B3, dan C, serta kaya sumber kalori dan serat, buah Abiu juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kita. Di Brasil sendiri, daging buah abiu digunakan untuk meringankan batuk, bronchitis, dan keluhan pernafasan atau paru-paru. Sedangkan getah pohon abiu berkhasiat sebagai obat cacing, obat pencahar, dan menyembuhkan luka bengkak.

Membudidayakan Buah Naga

Membudidayakan Buah Naga


Ditanam di dataran rendah, pada ketinggian 20 – 500 m diatas permukaan iaut
Kondisi tanah yang gembur, porous, banyak mengandung bahan organik clan banyak mengandung unsur hara, pH tanah 5 – 7

Air cukup tersedia, karena tanaman Buah Naga ini peka terhadap kekeringan dan akan membusuk bila kelebihan air serta Membutuhkan penyinaran cahaya matahari penuh, untuk mempercepat proses pembungaan.Tapi Jangan kawatir bagi anda yang mempunyai lahan kritis pun bisa di coba membudidayakan buah naga ini,dengan syarat pupuk kandang harus cukup.

2. Persiapan Lahan
Persiapkan tiang penopang untuk tegakan tanaman Buah Naga ini, karena tanaman Buah Naga ini tidak mempunyai batang primer yang kokoh. Dapat menggunakan tiang dari kayu atau beton dengan ukuran 10 cm x 10 cm dengan tinggi 2 meter, yang ditancapikan ke tanah sedalam40- 50 cm. Ujung bagian atas dari tiang penyangga diberi besi atau kawat yang berbentuk lingkaran untuk penopang dari cabang tanaman Buah Naga

Sebulan sebelum budi daya/menanam buah naga, terlebih dahulu dibuatkan lubang tanah dengan ukuran 40 x 40 x 40 cm dengan jarak tanam 2 m x 2,5 m, sehingga dalam 1 hektar terdapat sekitar 2000 lubang tanam penyangga

Setiap tiang/pohon penyangga itu dibuat 3 – 4 Lubang tanarn dengan jarak sekitar 30 cm dari tian penyangga.

Lubang tanam Buah Naga tersebut kemudian diberi pupuk kandang(usahakan pupuk kandang yang telah matang,jangan yang masih basah) sebanyak 5 – 10 kg dicampur dengan tanah

3. Persiapan bibit Buah Naga dan penanaman Buah Naga
Buah naga dapat diperbanyak dengan cara :
Stek dan Biji


Umumnya Buah Naga ditanam dengan stek, dibutuhkan bahan batang tanaman dengan panjang 25 – 30 cm yang ditanam dalam polybag dengan media tanam berupa campuran tanah, pasir, pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1.
Setelah bibit berumur 3 bulan bibit siap dipindah/ditanam di lahan.

4. Pemeliharaan Tanaman Buah Naga
Pengairan Buah Naga
Pada tahap awal perturnbuhan pengairan dilakukan 1 – 2 hari sekali. pemberian air pada Buah naga berlebihan akan menyebabkan terjadinya pembusukan


Pemupukan Buah Naga

Pernupukan tanaman Buah Naga diberikan pupuk kandang, dengan interval pemberian 3 bulan sekali, sebanyak 5 – 10 Kg.

Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Pada Tanaman Buah Naga
Sementara belum ditemukan adanya serangan hama clan penyakit yang potensial. Pembersilhan lahan atau pengendalian gulma dilakukan agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman Buah Naga
Pemangkasan Buah Naga


Batang utama ( primer ) dipangkas, setelah tinggi mencapai tiang penyangga ( sekitar 2 m ), clan ditumbuhkan 2 cabang sekunder, kemudian dari masing-masing cabang sekunder dipangkas lagi clan ditumbuhkan 2 cabang tersier yang berfungsi sebagai cabang produksi.

5. Panen Buah Naga
Setelah tanaman umur 1,5 – 2 tahun, mulai berbunga dan berbuah. Pemanenan pada tanaman buah naga dilakukan pada buah Naga yang memiliki ciri – ciri warna kulit merah mengkilap, jumbai / sisik berubah warna dari hijau menjadi kernerahan. Pemanenan dilakulkan dengan menggunakan gunting, buah dapat dipanen saat buah mencapai umur 50 hari terhitung sejak bunga mekar



Dalam 2 tahun pertama. setiap tiang penyangga mampu menghasilkan buah 8 s / d 10 buah naga dengan bobot sekitar antara 400 – 650 gram
Musim panen terbesar buah naga terjadi pada bulan September hingga Maret
Umur produktif tanaman buah naga ini berkisar antara 15 – 20 tahun

Jadi Tunggu apa lagi,Jika anda mempunyai pekarangan atau lahan kosong,tidak ada salahnya anda mencoba budidaya buah naga,karena prospek dan peluang budidaya buah naga sangat cerah sekali.

Buah Duku (Langsat) yang Berkhasiat

Buah Duku (Langsat) yang Berkhasiat
Buah duku yang memiliki nama kimia Lansium Domesticum Corr berasal dari tanaman berkayu yang hidup menahun. Buah duku dapat tubuh subur di daerah beriklim basah dengan curah hujan tinggi. Buah duku mentah berwarna hijau, bergetah dan citarasanya sangat asam. Seiring matangnya buah, kulit akan berubah kekuningan dan daging buah akan berasa manis. Buah ini enak di makan segar, kulit buahnya dapat digunakan untuk mengusir nyamuk dengan cara dibakar. Selain itu, kulit juga dapat digunakan untuk pengobatan diare, kulit batangnya dan bijinya digunakan untuk obat malaria. Perasan biji duku memiliki khasiat obat, terutama bagi masyarakat Malaysia biasa memanfaatkan untuk obat sakit kepala. Batang kayunya sangat kuat dan digunakan sebagai bahan membuat kotak atau perkakas. Sedangkan pohon duku yang berdaun rindang ini juga berfungsi untuk melindungi tanah tererosi air hujan serta menghasilkan humus.

Kandungan kimia yang terdapat pada buah duku

Setiap 100 gram buah duku mengandung kalori 7o kal, protein 1.0 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 13 gram, mineral 0,7 gram, kalsium 18 mg, fosfor 9 mg dan zat besi 0,9 mg. Untuk kandungan kalori, mineral dan zat besi duku setingkat lebih tinggi dibandingkan dengan buah apel atau jeruk manis.

Manfaat buah duku
  • Mengandung dietary fiber atau serat yang bermanfaat untuk memperlancar sistem pencernaan, mencegah kanker kolon dan membersihkan tubuh dari radikal bebas penyebab kanker.
  • Selain daging buah yang segar menyehatkan, bagian kulit buah dan bijinya juga bermanfaat untuk bahan baku obat anti diare dan menurunkan demam.
  • Kulit kayunya juga dapat digunakan untuk mengobati gigitan serangga berbisa dan obat disentri.
  • Sebagian orang juga percaya, benalu pohon duku dapat mengobati dan membasmi sel-sel kanker.

Kamis, 23 Agustus 2012

TIPS MENGATASI CENDAWAN JELAGA PADA DAUN MANGGA

TIPS MENGATASI CENDAWAN JELAGA PADA DAUN MANGGA


MANGGA termasuk buah-buahan yang digemari semua lapisan masyara kat.Prospek pemasarannya,baik dalam bentuk buah segar maupun olahan, cukup cerah di pasar dalamnegeri maupun pasar mancanegara.Hal ini merupakan peluang amas bagi petani buah untuk lebih meningkatkan produksinya.

Namun yang perlu mendapat perhatian,adalah penyakit yang menyerang daun mangga,dan salah satunya disebabkan oleh cendawan jelaga.Penyakit ini hanya akan terdapat bila pada tanaman mangga ada serangan yang mengeluarkan kotoran yang dinamakan orangembun madu.

Bila daun mangga terserang cendawan jelaga akan timbul gejala-gejala sebagai akibat dari serangan tersebut.Permukaan daun,sebagian atau seluruhnya tertutup dengan cendawan jelaga,yang warnanya hitam seperti kain beludru.Jika tingkat serangannya hebat,maka hampir seluruh permukaan daun dan rantingnya menjadi hitam,karena tertutup oleh cendawan tersebut.

Mycelium cendawan hanya terdapat di permukaan daun dan tidak masuk ke dalam jaringan daun.Cendawan ini memakan embun daun yang melekat pada daun untuk mempertahankan hidupnya.Selaput hitam yang tipis terdapat pada daun itu terbentuk dari benang yang dinamakan hyphea dari cendawan yang saling menjalin dan menenun.

Kalau keadaan udara kering (kemarau),selaput hitam tipis tersebut dapat lepas dari daun dan bias nebjadi bagian yang kecil-kecil,serta dapat terhembus angin sehingga akibatnya serangan semakin menyebar luas. Dengan adanya penyebaran itu,maka tanaman mangga lain yang semula sehat pun akan turut pula terserang.

Sebenarnya,cendawan jelaga ini tidak menyerang mangga saja,tapi mereka hanya hidup sebagai saprofityang memakan kotoran embun madu. Jika saja serangan penyakit ini terjadi pada musim bunga,akan mengakibat kan buah yang terbentuk hanya sedikit.Kemudian kalau menyerang buah yang masih kecil maka buah pun akan rontok.Selanjutnya,jika serangan terjadi pada buah yang telah tua akan mengakibatkan kualitas dan harga jualnya menurun.Ini akibat yang paling mencolok dari adanya serangan cendawan jelaga pada daun mangga.Karena itu,para petani buah mangga harus selalu mewaspadainya.

Dengan mengetahui tingkat kerugiannya tersebut,kehadiran dari cendawan jelaga harus diwaspadai dengan cara memberantas tuntas atau dimusnahkan.Langkah pemberantasan terhadap penyakit cendawan jelaga itu antara lain:

Pertama,untuk memberanras serangga yang mengeluarkan embun madu dapat dipergunakan insektisida seperti Phosdrin dengan dosis sesuai aturan pakai.Tapi,jangan menyemprot cendawan jelaga secara langsung menggunakan fungisida,karena tidak ada manfaatnya bila penyebab yang menyediakan media makanan embun madu itu tidak diberantas tuntas terlebih dahulu.

Kedua,bila hanya penghasil embun madu itu telah musnah,maka selanjutnya dihembus menggunakan tepung belerang pada seluruh permukaan daun yang terkena serangan guna mempercepat hilangnyacendawan jelaga tersebut.

Ketiga, buah mangga yang sudah di panen tetapi terserang cendawan jelaga,maka dapatdihilangkan dengan cara mencelupkan dalam larutan KCL 30 gram dan asam borat dalam jumlah sama untuk setiap liter air.Biarkan selama dua menit.Setelah pencelupan selesai,barulah dibilas dengan menggunakan air bersih.

Dengan mengetahui adanya serangan cendawan jelaga pada daun mangga,sebagaimana diuraikan di atas,maka petani mangga agar mewaspadai dan segera mengatasinya.Karena bila dibiarkan,petani mangga akan mengalami kerugian,dimana kualitas buah mangga hasil panen kurang memenuhi syarat untuk bias dipasarkan.Apalagi bila untuk kebutuhan pasar luar negeri.

Kamis, 09 Agustus 2012

JENIS TANAMAN ALPUKAT





Buah alpukat yang sering dijadikan just itu memiliki beberapa jenis buah. Penyebaran dan asalnya juga bermacam-macam. Nah berikut adalah jenis-jenis buah alpukat.

Klasifikasi lengkap tanaman alpukat adalah sebagai berikut:
  • Divisi : Spermatophyta
  • Anak divisi : Angiospermae
  • Kelas : Dicotyledoneae
  • Bangsa : Ranales
  • Keluarga : Lauraceae
  • Marga : Persea
  • Varietas : Persea americana Mill

Berdasarkan sifat ekologis, tanaman alpukat terdiri dari 3 tipe keturunan/ras, yaitu:

- Ras Meksiko
Berasal dari dataran tinggi Meksiko dan Equador beriklim semi tropis dengan ketinggian antara 2.400-2.800 m dpl. Ras ini mempunyai daun dan buahnya yang berbau adas. Masa berbunga sampai buah bisa dipanen lebih kurang 6 bulan. Buah kecil dengan berat 100-225 gram, bentuk jorong (oval), bertangkai pendek, kulitnya tipis dan licin. Biji besar memenuhi rongga buah. Daging buah mempunyai kandungan minyak/lemak yang paling tinggi. Ras ini tahan terhadap suhu dingin.

- Ras Guatemala
Berasal dari dataran tinggi Amerika Tengah beriklim sub tropis dengan ketinggian sekitar 800-2.400 m dpl. Ras ini kurang tahan terhadap suhu dingin (toleransi sampai -4,5 derajat C). Daunnya tidak berbau adas. Buah mempunyai ukuran yang cukup besar, berat berkisar antara 200-2.300 gram, kulit buah tebal, keras, mudah rusak dan kasar (berbintil-bintil). Masak buah antara 9-12 bulan sesudah berbunga. Bijinya relatif berukuran kecil dan menempel erat dalam rongga, dengan kulit biji yang melekat. Daging buah mempunyai kandungan minyak yang sedang.

- Ras Hindia Barat
Berasal dari dataran rendah Amerika Tengah dan Amerika Selatan yang beriklim tropis, dengan ketinggian di bawah 800 m dpl. Varietas ini sangat peka terhadap suhu rendah, dengan toleransi sampai minus 2 derajat C. Daunnya tidak berbau adas, warna daunnya lebih terang dibandingkan dengan kedua ras yang lain. Buahnya berukuran besar dengan berat antara 400-2.300 gram, tangkai pendek, kulit buah licin agak liat dan tebal. Buah masak 6-9 bulan sesudah berbunga. Biji besar dan sering lepas di dalam rongga, keping biji kasar. Kandungan minyak dari daging buahnya paling rendah.
semoga artikel JENIS TANAMAN ALPUKAT dapat bermanfaat untuk Anda. terima kasih.