Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 September 2012

Khasiat Kemuning Si Kuning

Khasiat Kemuning Si Kuning
KEMUNING adalah tumbuh liar di semak belukar, tepi hutan, atau bisa juga ditanam sebagai tanaman hias dalam pot dan tanaman pagar. Kemuning dapat ditemukan sampai ketinggian +/- 400 m dpl. Variasi morfologi besar sekali. Yang biasa di tanam untuk memagari pekarangan, biasanya jenis yang berdaun kecil dan lebat. Semak atau pohon kecil, bercabang banyak, tinggi 3-8 m, batangnya keras, beralur, tidak berduri. Daun majemuk, bersirip ganjil dengan anak daun 3-9, letak berseling. Helaian anak daun bertngkai, bentuk bulat telur sungsang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata atau agak beringgit, panjang 2-7 cm, lebar 1-3 cm, permukaan licin, mengilap, warnanya hijau, bila diremas tidak berbau. Bunga majemuk berbentuk tandan, 1-8, warnanya putih, wangi, keluar dari ketiak daun atau ujung ranting. Buah buni berdaging, bulat telur atau bulat memanjang, panjang 8-12 mm, masih muda hijau setelah tua merah mengilap, berbiji dua.

Kemuning bersifat pedas, pahit, hangat, memiliki khasiat pemati rasa, penenang, penghilang radang, rematik, tiroid, bengkak, pelancar peredaran darah, dan penghalus kulit.

Tanaman ini sangat baik jika ditanam di halaman rumah. Akan memberikan aura yang menenteramkan. Hasil maksimum yang didapat adalah saat pohon ini berbunga. Harum bunga kemuning bisa mengharumkan badan. Bila Anda menanamnya dalam pot Anda bisa meletakkan pohon tersebut di dalam ruangan. Pohon ini akan memberi rasa menyenangkan.

Nama Lokal: Kamuning (Sunda), Kamuning,Kumuning (Jawa).; Kajeni, Kemuning, Kemoning (Bali), Kamoning (Madura),; Kamuning (Manado, Makasar), Kamoni (Bare), palopo (Bugis).; Kamuni (Bima). eseki, tanasa, kamone, kamoni (Maluku).; Jiu li xiang, yueh chu (China), Orange jessamine (Inggris).;

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Radang buah zakar (orchitis), radang saluran napas (bronkhitis),; Infeksi saluran kencing, kencing nanah, keputihan, sakit gigi, Haid tidak teratur, lemak tubuh berlebihan, pelangsing tubuh,; Nyeri pada tukak (ulkus), kulit kasar, memar akibat benturan,; Rematik, keseleo, digigit serangga dan ular berbisa, ekzema,; Bisul, koreng, epidemik encephalitis B, luka terbuka di kulit

Bagian yang digunakan : Daun, ranting dan akar, Kulit batang juga berkhasiat obat.

Manfaat Semangka Bagi Tubuh

Manfaat Semangka Bagi Tubuh


Warna merah menarik dari buah semangka pasti membuat siapa saja tergiur untuk mengkonsumsinya. Selain manis dan menyegarkan, ternyata semangka punya manfaat yang baik untuk tubuh dan kesehatan.

Apa saja manfaat semangka untuk kesehatan tubuh? Simak berikut ini;
Menurunkan kolesterol jahat. Semangka punya kandungan likopen tinggi, yang merupakan sejenis karotenoid atau antioksidan. Fungsinya adalah melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain fungsi tersebut, likopen juga mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Sehingga membuat jantung lebih sehat.

Kulit sehat dan cantik. Dengan tingginya kandungan antioksidan likopen pada semangka, maka manfaatnya pun akan nampak bagi kecantikan kulit. Kulit akan nampak lebih sehat jika Anda mengkonsumsi semangka secara teratur, sebab senyawa likopen melindungi sel kulit dari serangan sinar UVyang memicu radikal bebas.

Viagra alami. Dikutip dari situs Vemale, sciencedaily melansir penelitian Dr. Bhimu Patil, direktur Texas A&M’s Fruit and Vegetable Improvement Center di College Station, bahwa semangka adalah buah yang memiliki manfaat seperti viagra alami. Ia dapat mengurangi gejala impotensi tanpa efek samping.

Melancarkan pencernaan. Kandungan serat dan air yang tinggi darisemangka mampu melancarkan sistem pencernaan, serta mencegah dehidrasi.
Kaya vitamin. Semangka juga memiliki beberapa jenis vitamin yang berguna bagi tubuh. Diantaranya adalah vitamin C, A, potassium, magnesium, dan rendah kalori.
sidomi.com

Festival Kopi Indonesia Akan Diadakan di Ubud, Bali

Festival Kopi Indonesia Akan Diadakan di Ubud, Bali


Museum Puri Lukisan Ubud, Bali, akan menjadi lokasi digelarnya Festival Kopi Indonesia (Indonesia Coffee Festival ) pada 15-16 September 2012. Penyelenggara festival tersebut adalah para pengusaha dan pegiat industri kopi, serta pecinta minuman tersebut yang peduli dengan masa depan kopi di Indonesia.

Jika dilihat bahwa tanah Indonesia yang subur telah menghasilkan berbagai jenis kopi khas yang nikmat, serta memiliki aroma serta cita rasa yang berbeda, maka wajar jika Indonesia menggelar festival tersebut.

Tak hanya itu, cara penyajian kopi di beberapa daerah Indonesia pun unik dan beragam serta berbeda dengan cara penyajian kopi ala luar negri. Misalnya sajaKopi Tarik khas Aceh, yang unik sebab berkali-kali disaring dengan cara yang mirip dengan orang yang sedang menarik-narik.


Dikutip dari situs Metronews, Yanthi Tambunan yang adalah penggagas Festival Kopi Indonesia tersebut berharap bahwa Kopi Tubruk, atau kopi khas Indonesia dapat menyamai kepopuleran Cappucino.

“Selama ini masyarakat mengenal Capucino, padahal Indonesia punya produk asli yaitu Kopi Tubruk. Ini harus diperkenalkan kepada dunia”, tuturnya.

Selama ini produksi kopi asal Indonesia telah menyumbang 7 % kebutuhan kopi dunia. Dan diharapkan setelah festival, yang sengaja diadakan di Bali agar menarik minat banyak turis asing itu, permintaan luar negri terhadap kopi Indonesia meningkat.


Terutama produk unggulan dari 14 wilayah Indonesia diantaranya Aceh, Jawa, Lampung, Kopi Luwak, Papua, dan beberapa wilayah lain. Juga agar masyarakat Indonesia lebih bangga minum kopi produk dalam negri, dibanding produk luar.

Minggu, 02 September 2012

Bunga Hibiscus dan Khasiatnya

Bunga Hibiscus dan Khasiatnya
DI HAWAII, bunga ini dijadikan hiasan yang sangat eksotis pada rambut hitam panjang penari hula-hula, yang menjadi ikon Negara tersebut. Sedangkan di Sudan dan Malaysia, bunga ini diolah menjadi selai, teh celup, dan sirup.
Sebagian besar Kaum wanita kekurangan haemoglobin (bulir darah merah), dan kekurangan bulir darah merah ini akan mengakibatkan anemia. Untuk itu dibutuhkan asupan zat besi yang cukup.

Bunga hibiscus mengandung zat besi, vitamin A dan C, kalsium, serta serat. Kalsium tinggi membantu pertumbuhan serta kekuatan gigi dan tulang. Selain bagus untuk tulang juga berguna untuk kesehatan mata, dan kulit. Seratnya sangat diperlukan untuk memperbaiki system pencernaan.

Bunga ini mampu memperbaiki dan menjaga metabolism tubuh, dewasa, remaja, balita, bahkan manula. Namun walaupun banyak jenis yang tumbuh di Indonesia baru dua yang sudah diketahui manfaatnya untuk dijadikan minuman, yaitu Syriacus (Rose of Sharon) dan Trionum (Flower of an Hour).

Tanaman tropis dan sub tropis ini banyak dijumpai di Hawaii, Kolumbia, Kepulauan Karibia, Jamaika, Kuba, Cina Selatan, Thailand, Afrika, India, dan Indonesia. Bunga eksois ini memiliki berbagai warna, yakni merah cerah, ungu, biru, putih, orange, dan violet. Di Malaysia dimanfaatkan dan dikembangkan secara komersial sebagai teh celup.
Di Indonesia tanaman ini tumbuh di dataran rendah dan tinggi, 1- 1.000 m di atas permukaan laut. Ciri fisik Syriacus, adalah batang pohon berwarna merah keunguan. Memiliki dua macam bentuk daun berlidah tiga dan satu berwarna merah keunguan, tinggi tanaman berumur 6 bulan sekitar 2-3 m. Tanaman ini cenderung tumbuh vertical, cabang pohon tumbuh dari cabang induk relative tidak teratur, tumbuh dari batang bahwa sehingga tajuknya terlihat kurang baik. Bunga dan kelopaknya berwarna merah- violet, ukuran garis tengah bunga 4-5 m, kelopak bunganya terasa asam segar, kandungan airnya sedikit dan tidak menkilap.

Sedang ciri fisik Hibiscus Trionum, batangnya gemuk berwarna hijau bercampur merah, bagian kulit batang terasa segar, daun berlidah tiga dan berlidah satu dengan pinggiran yang mulus berwarna hijau dan keunguan, tanaman tumbuh tegak, dengan cabang tumbuh relative teratur dari bawah sampai ke atas, garis tengah tajuk 1,5- 2 m, tinggi tanaman umur 6 bulan (2 m), berbatang kayu kecil. Bunga berwarna putih bagian tengah berwarna violet, garis tengah 4-5 cm, mekar di pagi hari kemudian layu. Kelompak bunga berjumlah 5 keping, berwarna merah, berasa asam dan sedikit rasa manis, terlihat mengkilap. Kedua tanaman ini tidak tahan hempasan angin karena akarnya tidak kuat.

Telah disinggung di atas bahwa bunga ini mengandung zat besi, vitamin A dan C, kalsium, serta serat, gula, potassium, sodium, dan karbohidrat. Kombinasi seluruh mineral dan vitamin tersebut dapat menghasilkan kalori cukup tinggi. Bisa bermanfaat sebagai tonik untuk meningkatkan vitalitas, karena vitamin C-nya cukup tinggi maka dapat membantu penyerapan semua vitamin dan mineral. Kandungan vitamin dan mineralnya memperbaiki metabolism tubuh. Jadi bagi mereka yang telaah terbiasa meminum bunga ini imunitas tubuhnya akan meningkat, sehingga tahan terhadap serangan penyakit atau virus. Bukan hanya itu, bagi Anda yang sedang menjalani program diet karena diabetes melitus, program body slimming (pelangsingan) dan body firming (menghilangkan lemak pada bagian perut, paha, dan lengan sekaligus mengencangkannya Anda akan terbantu dengan bunga ini.

Sabtu, 01 September 2012

Budidaya Tanaman Albasia


Hal yang pertama dilakukan saat membudidayakan albasia adalah melakukan penyiapan lahan. Setelah mendapatkan bibit, maka lahan harus dipersiapkan supaya bibit yang ditanam dapat tumbuh maksimal. Penyiapan lahan pada dasarnya adalah membersihkan lahan dari tumbuhan atau komponen lainnya yang mengganggu pertumbuhan, sehingga pembersihan tersebut dapat memberikan ruang tumbuh bagi tanaman kita. Pembersihan lahan pertama dengan melakukan penebasan semak belukar serta padang rumput. Selanjutnya adalah melakukan pengolahan lahan dengan mencangkul atau membajaknya supaya struktur tanah dapat terbaikan. 

Setelah pengolahan lahan dilakukan, hal berikutnya adalah penanaman. Penanaman dilakukan dengan pembuatan dan pemasangan ajir tanam. Siapkan bambu atau kayu dengan ukuran panjang 0,5 - 1 m, lebar 1 - 1,5 cm. Pengajiran dilakukan untuk memberi tanda dimana bibit harus ditanam, maka pengajiran harus sesuai dengan jarak tanamnya. Setelah pengajiran adalah pembuatan lobang tanam dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm tepat pada ajir yang sudah terpasang. Pelaksanaan penanaman harus dilakukan dengan hati-hati, supaya bibitnya tidak rusak. Penempatan bibit harus tepat pada tengah-tengah lobang tanam dan akarnya tidak boleh terlipat karena hal tersebut akan berpengaruh terhadap pertumbuhan bibitnya di kemudian hari.

Jika penanam telah selesai dilakukan dengan benar, maka selanjutnya tinggal memberikan perawatan. Perawatannya dengan melakukan penyulaman, penyiangan, pendangiran, pemangakasan, serta penjarangan. Hal tersbut dilakukan secara bertahap seiring dengan proses pertumbuhan tanaman.

Penyulaman dilakukan dengan penggantian tanaman-tanaman yang mati atau sakit dengan tanaman baru yang baik. Pada sekitar 2-4 minggu pertama seteah penanaman dilakukan penyulaman, penyulaman berikutnya atau yang kedua dilakukan pada waktu pemeliharaan tahun pertama atau sebelum tanaman berumur satu tahun. Pengantian bibit baru akan membuat pertumbuhan bibit pengganti tertinggal dengan bibit yang lainnya yang tidak diganti, maka untuk mencegah hal ini bibit pengganti haruslah bibit yang baik dengan pemeliharaan yang lebih intensif. 

Bagian lain dari perawatan tanaman adalah melakukan penyiangan yang bertujuan untuk membebaskan tanaman pokok dari tanaman pengganggu seperti gulma dan tumbuhan liar dan juga membebaskan bibit-bibit oenyakit yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman pokok. Penyiangan dilakukan dengan membrsihakan tanaman pengganggu disekitar tanaman pkok agar kerja akar dalam menyerap unsur hara berjalan dengan optimal. Penyiangan dilakukan pada tahun-tahun awal sejak penanaman supaya tanaman albasia tidak kerdil. Pembersihan juga dilakukan pada awal musim hujan karena gulma banyak tumbuh pada awal musim hujan.

Pendangiran juga dilakukan untuk menggemburkan tanah disekitar tanaman. Untuk membuang cabang-cabang pohon yang tidak berguna maka lakukanlah pemangkasan, supaya nutrisi yang disalurkan tidak terbuang percuma.

Hal lain yang juga penting dalam perawatan tanaman adalah penjarangan. Penjarangan bertujuan ntuk memberikan ruang tumbuh bagi tanaman. Penjarangan dilakukan pada saat tanaman berumur 2-4 tahun. Penjarangan pertama dilakukan sebesar 25 % dari jumlah pohon awal, kedua sekitar 40% dari jumlah pohon setelah perlakuan penjarangan pertama. Penjarangan dilakukan dengan menebang pohon-pohon albasia selang satu pohon pada tiap barisan dan lajur penanaman

Daur tebang tanaman albasia biasanya sekitar lima tahunan, maka perawatan dan pemeliharaannya juga selama 5 tahun yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan tanaman. Penyulaman, penyiangan, pendangiran, pemupukan dan pemangkasan cabang dapat dilakukan pada tahun pertama sampai tahun ketiga. Penjarangan dilakukan pada tahun keempat, Prosentase dan frekuensi penjarangan disesuaikan dengan aturan standar teknis kehutanan yang ada.
source : MITRABIBIT

Rabu, 29 Agustus 2012

Terung dan Khasiatnya


Terung dan Khasiatnya


Terung (solanum melongena) termasuk famili Solanaceae dan merupakan tanaman tahunan berbentuk perdu yang dapat tumbuh hingga mencapai 60 – 90 cm. Daun tanaman ini lebar dan bentuknya menyerupai telinga. Sedangkan bunganya berwarna ungu dan merupakan bunga sempurna, biasanya terpisah dari daun dan batang yang terbentuk dalam tandan bunga. Untuk akarnya berbentuk akar tunggang dengan akar samping yang dangkal.

Jenis terung yang dikenal di masyarakat adalah sebagai berikut: terung koprek (bulat panjang dengan ujung tumpul, warnanya ungu atau hijau keputihan), terung craigi (bulat panjang ujung runcing, warnanya ungu), terung bogor atau terung kelapa (bulat besar, warnanya putih atau hijau keputihan), dan terung gelatik atau terung lalap (seperti terung bogor tapi lebih jecil, warnanya ungu atau putih keunguan).

Di dalam Terung terdapat kandungan kalsium, vitamin A, vitamin C, kalium, natrium, asam klorogenat, dan tripsin. Berdasarkan penelitian, bahan-bahan yang dikandung oleh Terung memiliki manfaat untuk menurunkan kolesterol; mengobati gusi bengkak, peradangan pada mulut, demam, wasir, borok pada hidung, dan retak tulang; melancarkan air seni; sebagai antikanker, antimikroba, dan antivirus; sebagai alat kontrasepsi; serta meningkatkan libido