Tampilkan postingan dengan label Ikan Discus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikan Discus. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Oktober 2014

Mengatasi Bintik pada Ikan Discus (Berpasir)

ikan discus berpasir

Mengatasi Bintik pada Ikan Discus (Berpasir) | Akuarium Hias -Hal ilmiah yang umumnya jadi persoalan dalam perawatan pada ikan discus yaitu bintik hitam atau di kenal dengan arti ‘pasir’. ‘Pasir’ ini biasanya susah untuk di hilangkan, tetapi bisa diminimalkan ‘jumlah pasirnya’ dengan beragam langkah, lalu bagaimanakah sesungguhnya ‘pasir’ itu dapat nampak? serta bagaimanakah carannya meminimalkan ‘pasir’ itu? ok di sini saya bakal sedikit berbagi perihal ‘pasir’ pada ikan discus itu yang saya ambil dari beragam sumber serta pengalaman hobies tentu. 

‘Pasir’ atau bintik hitam/blackspot, umumnya menyerang discus yang berwarna cerah seperti Pygeon, golden, marlboro, red melon, dan lain-lain. Terdapat banyak hal yang mengakibatkan ‘pasir’ itu nampak pada badan ikan discus, tetapi biasanya memanglah nampak lantaran ikan itu stress atau kurangnya sistem penyesuaian pada lingkungan yang tidak sama dengan pada awal mulanya. 

Beberapa hal yang menimbulkan pasir pada ikan discus itu salah satunya yaitu : 
  • Keadaan/parameter air yg tidak pas dengan ikan discus, dalam soal ini bermakna bukanlah ikan yang perlu menyesuaikan namun keadaan airnya yang perlu disesuaikan dengan keadaan ikan discus. Bebatuan besar kadang-kadang bikin kotoran susah tersedot filter, hingga air jadi kotor. Walau airnya terlihat bening, mungkin saja kandungan amonia/nitrit/nitratnya cukup tinggi. Bila airnya bagus serta pas, jadi warnanya cerah lagi serta hitamnya hilang. 

  • Type makanan. Sebagian pehobies yang biasa memelihara ikan discus mencurigai cacing sutra dapat mengakibatkan keluarnya ‘pasir’ pada type ikan discus spesifik. 

  • Aspek Genetik. Mungkin saja memanglah induknya juga sudah berpasir jadi anakannya relatif bakal “kurang bersih” juga. 

Pasir pada ikan discus itu dapat dicegah dengan beragam langkah, salah satunya : 
  • Air mesti dijaga pada pH 6, 0-6, 5 serta air berbentuk lunak. Suhu air yang sesuai sama yakni seputar 27 – 32 derajat Celcius. Air dalam aquarium juga sebaiknya bersih serta tenang sesuai sama ciri-ciri Discus sendiri yg tidak agresif. Oleh karenanya, pembersihan aquarium mesti teratur dikerjakan lewat cara menyedot kotoran memakai selang. Usahakan, waktu pembersihan ini tak menyebabkan riak air yang terlalu berlebih. 

  • Berikanlah makanan yang memiliki kandungan karoten, serta waktu berikan makan juga mesti disebar. Makanan yang dianjurkan Tetrabits (pellet spesial discus warnanya orange jelas serta terbenam waktu masuk air) serta burger (arti peternak discus pada product olahannya yang datang dari hati sapi yang di proses jadi lempengan/burger). 

  • Peliharalah discus yang ukurannya sama besar dalam satu tanki aquarium. 

  • Janganlah berikanlah pencahayaan yang sangatlah jelas pada permulaan, upayakan supaya ikan discus itu punya kebiasaan dahulu dengan intensitas sinar yang perlahan-lahan jadi tambah dari yg tidak terlampau jelas. 

  • Apabila discus telah ada banyak pasir dalam aquarium yang kita rawat, jadi pisahkan ikan discus kedalam satu tempat yang terpisah serta tenang seputar 4 jam dengan air yang masih tetap sama dari aquarium yang sama, serta kerjakan pembersihan pada aquarium dengan baik saat sebelum ikan itu dipindahkan kembali. Umumnya pasir yang ada bakal menghilang/jadi amat sedikit dibanding pada awal mulanya. 

  • Jika pemicu paling utama discus itu yaitu dari aspek genetik, jadi bisa disebutkan bahwa ‘pasir’ itu bakal susah untuk di hilangkan. 
Demikian artikel tentang Mengatasi Bintik pada Ikan Discus (Berpasir), semoga dapat bermanfaat bagi para Pembaca.

Senin, 14 April 2014

Tips Jitu Memelihara Ikan Discus Bagi Pemula



ikan discus

Tips Jitu Memelihara Ikan Discus Bagi Pemula | Akuarium Hias -Ada sebagian pembaca yang komentarnya adalah menanyakan tentang bagaimana cara memulai memelihara ikan discus bagi pemula, berikut saya kembali ulas hal dan apa saja yang harus dipersiapkan dalam memulai hobby akuarium hias untuk discus :
ikan discus
ikan discus
  1. Siapkan diri menurut kesungguhan hati pelihara serta membudidayakan Discus Fish
  2. Siapkan air yang berparameter sesuai sama dengan ikan discus Ph netral 7 ideal Ph Discus 5, 5 - 6, 0
  3. Siapkan aquarium yang sesuai sama peruntukannya display, breeding, juvenile, atau karantina dan lain-lain.Pastikan sesuai sama segmentasi pemeliharaannya.
  4. Untuk pemula tak direferensikan untuk pelihara discus terlepas sapih (1 - 2 inch).
    lantaran rawan kematian serta sakit apabila airnya punya masalah atau memiliki kandungan logam berat.
  5. Pastikan Discus Fish yang sudah melalui pasca gawat di atas 3-4 inch. Memanglah sedikit lebih
    mahal lantaran telah masuk biaya cost pakan.
  6. Buat pakan buatan burger discus dengan bahan utama jantung sapi (beef heart) dst
    (tunggulah artikel selanjutnya ttg pakan ikan discus)
  7. Tak dianjurkan berikan pakan alamiah,seperti cuk, cacing sutera, larva dan lain-lain yang di-
    dapatkan dari tangkapan alam segera, karena perairan terbuka waktu ini tak menjamin
    bebas dari parasit serta logam berat serta toksin.
  8. Pemberian pakan alamiah seperti bloodworm beku mesti diselingi dengan pelet buatan
    sendiri atau pabrik, contoh Tetra Bit. Dengan pemberian pakan yang beragam Discus akan
    cepat besar serta sehat dan bisa beradaptasi di seluruhnya segmentasi pakan.
  9. Pakai sponge filter yang berkwalitas untuk menyerap amonia serta nitrat dibagian dasar
    akuarium.
  10. Sedot atau syphon lah basic akuarium Discus 30 menit sesudah pemberian pakan. dan
    imbuhkan air akuarium dengan parameter yang sama dari yang terbuang tadi.
Oke Bro segitu aja , semoga bermanfaat.

Selasa, 29 Oktober 2013

Penyakit pada Ikan Discus

Penyakit pada Ikan Discus
  
Penyakit pada Ikan Discus | Akuarium Hias -Discus dapat juga diserang penyakit lantaran mutu air yang jelek atau pakan yang membawa penyakit. Menurut pemicunya, penyakit yang menyerang discus dibagi jadi 2 jenis, yakni penyakit Parasiter serta non parasiter.

1. Penyakit Parasiter
Penyakit parasiter yaitu penyakit yang timbul lantaran parasit. Perumpamaan penyakit ini yaitu :

a. Gill Worm atau Penyakit Insang
Penyakit insang ini menyerang di bagian insang ikan, hingga menyebabkan ikan tak dapat bernafas atau mengap-mengap. Obat yang umum dipakai untuk menangani penyakit insang yaitu dengan memakai larutan formalin 35-40%, garam dapur (NaCI), atau PK (Kalium permanganat).

b. NDD (New Discus Disease)
Penyakit NDD juga di kenal dengan nama discus plague atau velvet. Penyakit ini dikarenakan oleh komplikasi sebagian bakteri serta virus. Pemicu penyakit NDD bakal menembus lendir pertahanan discus lalu mengambil sari makanan dari beberapa sel kulit yang rusak serta mengambil cairan badan. Mengakibatkan discus jadi lemas serta lalu mati. Penyakit ini bisa diobati dengan cara-cara, yakni :

Memakai larutan PK dengan dosis 0, 6 g per 100 liter air
Gabungan 1, 5-2 g chloramfenicol (antibiotik), 0, 2-0, 3 acriflavine (antiprotozoa), serta 3-4 sendok makan garam dapur.
Gabungan 2 g oxytetracyclin, 0, 2-0, 3 g acriflavine, serta 3-4 sendok makan garam dapur,
Gabungan 4 g neomycin sulphate, 250 mg nitrofuratoin atau makrofuran, serta 3-4 sendok makan garam dapur.
Gabungan 1 g ciprofloxacin, 11 tete copperformalin (antiprotozoa), serta 3-4 sendok makan garam dapur.

Penyakit pada Ikan Discus
c. White Spot
White spot adalah penyakit yang dihadapi hampir seluruh type ikan. Penyakit white spot ditandai oleh timbulnya bintik putih pada ekor, sirip, permukaan badan, mata, atau insang. White spot bisa menyerang discus lantaran mutu air yang buruk. Langkah mengatasi penyakit ini bisa dikerjakan dengan ganti air tiap-tiap hari serta menambah suhu air sampai 33oC, atau mungkin dengan menggunkan 0, 3 g acriflavine untuk tiap-tiap 100 liter air atay blitz ich seperti takaran yang tercantum.

2. Penyakit Nonparasiter
Penyakit nonparasiter yaitu penyakit yg tidak dikarenakan oleh parasit, umpamanya lantaran kekurangan oksigen, terlampau banyak makan, persoalan nutrisi, keracunan obat, atau pergantian pH. Di bawah ini yaitu sebagian penyakit nonparasiter yang umum menyerang discus.

a. Iritasi air
Perubahan air yang mendadak bisa menyebabkna iritasi air. Penyakit ini ditandai oleh rusaknya ujung sirip atau ekor. Untuk menangani penyakit ini baiknya penggantian air akuarium dikerjakan dengan cara perlahan, yakni dengan ganti ¾ air lama dengan air baru.

b. Keracunan obat
Keracunan obat berlangsung lantaran pemberian obat yang melebihi dosis atau obat yang telah kadaluarsa. Mengakibatkan penyakit yang terkena discus makin kronis. Untuk menghindar penyakit ini baiknya pemberian obat seperti dosis yang disarankan.

c. Kekurangan Oksigen
System aerasi yg tidak cukup dan populasi ikan yang terlampau padat bisa mengakibatkan ikan alami kekurangan oksigen. Cirinya yaitu pernapasan ikan jadi memburu serta mengap-mengap. Penanggulangannya yaitu ganti system aerasi atau kurangi kepadatan ikan.

d. Terlampau banyak makan
Discus yang terlampau banak makan bakal mengakibatkan perutna menggelembung serta sulit buang air. Penyakit ini bisa ditanggulangi dengan menambah suhu air sampai meraih 33oC atau mungkin dengan memberikan 5 sendok makan garam untuk tiap-tiap 100 liter air.

c. pH shock
Pergantian derajat keasaman atau pH air bisa menyebabkan pH shock mengakibatkan discus kehilangan keseimbangan. Langkah menangani pH shock yaitu dengan ganti air akuarium dengan air yang pH –nya seperti (6, 3-6, 8), lalu di beri 5 sendok makan garam dapur serta 1 g acriflavine atau methylene blue untuk tiap-tiap 100 liter air.

Jumat, 30 Agustus 2013

Cara Mudah Merawat Ikan Discus


ikan discus


Cara Mudah Merawat Ikan Discus (akuariumhias) Mau pelihara ikan discus ? discus kan sukar perawatannya !. Banyak beberapa pencinta ikan hias terlebih yang pingin mulai pelihara type ikan ini menyebutkan perihal demikian. Walau sebenarnya tidak sukar saat memeliharanya, pemeliharaan ikan discus ini sama halnya memelihara ikan hias biasanya. Tidak memerlukan keahlian spesial serta perawatannya terbilang gampang. Yang butuh kita kenali yaitu bagaimana serta didalam situasi bagaimana ikan discus itu dapat hidup serta apa saja yang butuh kita kenali untuk mengawali pelihara ikan ini. 

Layaknya ikan-ikan hias biasanya, letak kesuksesan saat merawat ikan discus yaitu penanganan yang benar. Ikan discus yaitu ikan yang memerlukan situasi didalam akuarium yang stabil, dikarenakan apabila situasi lingkungan labil ikan ini amat tidak tahan, ikan discus amat rawan pada suatu hal yang asing baginya. Untuk menciptakan situasi yang stabil untuk ikan discus, ada langkah dan cara-cara serta perihal yang butuh kita cermati sebelum saat memelihara si ikan cakram ini.

ikan discus
  1. Belilah ikan discus di area yang dipercaya/benar. Janganlah sekali-kali beli ikan discus disembarang area. Karena bila kita beli di area yang benar, karena harga ikan ini cukup mahal makanya kita harus dapat dapat memperoleh ikan yang kondisinya baik. Dan tidak menjadi tidak itu saja, di area tersebut kita dapat berkonsultasi bagaimana pelihara ikan discus yang baik serta benar. 

  2. Siapkan akuarium yang telah berisi air beserta filter didalam situasi hidup. Air yang ada didalam akuarium mesti diendapkan sekurang-kurangnya 24 jam. Tujuannya untuk kurangi kejenuhan. air yang belum diendapkan di kuatirkan tetap memiliki kandungan bakteri maupun penyakit lain yang bisa mengancam hidup ikan. Yang tidak kalah mutlak janganlah memakai air sumur dengan segera, dikarenakan air sumur banyak memiliki kandungan zat besi yang tinggi serta tidak baik untuk perkembangan ikan discus.

  3. Suhu air mesti ada pada posisi 30 – 32 derajat celcius. Dibawah angka tersebut, ikan discus dapat kehilangan daya tahan tubuh. discus dapat gampang diserang penyakit yang selanjutnya yang didapat kematian ikan. Suhu terlampau tinggi juga menyebabkan ikan discus ini tidak bertahan lama. Heater mesti senantiasa didalam situasi on. 

  4. Kebersihan akuarium mesti senantiasa dijaga dengan baik. Karenanya 1 minggu sekali air mesti diganti. Penggantian air cuma butuh 40 – 50 persen volume air akuarium. juga, tiap-tiap bln. Air didalam akuarium beserta perlengkapan filter mesti dibersihkan. Tiap-tiap perubahan air, masukkan garam ikan sejumlah 1 sendok makan. perubahan air sendiri dikerjakan untuk menyingkirkan sisa-sisa kotoran layaknya lendir ikan. Lendir yang tersisa amat gampang menyebabkan bakteri maupun penyakit. 

  5. Janganlah terlampau banyak berikan obat-obatan didalam dosis tinggi. janganlah gampang berikan obat bila ikan discus terkena penyakit. Pemberian obat yang salah, bukan hanya jadi mengobati namun dapat mengakibatkan keracunan pada ikan. Sebaiknya apabila ikan kita sakit tanyakan pada penjual area anda beli ikan. 
  6. Pemberian pakan pada discus, baiknya pakan yang halus, karena pencernaan ikan discus lebih kecil dibandingka dengan ikan hias lain yang tetap kerabat. Apabila diberikan makanan yang kasar pencernaan ikan discus dapat terganggu. 
Apabila perihal tersebut di atas kita cermati, maka kita siap pelihara ikan gepeng ini serta ikan dapat bertahan didalam periode waktu yang lama. selamat coba : )

Rabu, 28 Agustus 2013

Ikan Discus

ikan discus
 
Ikan discus (akuariumhias) -Yaitu spesies ikan air tawar asli lembah sungai amazon, Amerika selatan. Discus pertamakali dikenalkan pada th.1840 oleh Dr. Heckel dengan nama symphysodon discus. Varian discus aslinya digolongkan ke didalam 3 type menurut warna, yakni symphysodon aequifasciata aequifasciata (green discus ), symphysodon aequifasciata axelrodi (brown discus ), serta symphysodon aequifasciata haraldi (the blue variant ). 

Bersamaan dengan makin banyaknya orang yang tertarik memelihara discus, apalagi di sebagian negara di asia, budidaya discus sudah jadi industri besar. Dari situ banyak aktivitas penelitian serta usaha yang dikerjakan untuk membuahkan strains baru dari ikan discus. Hingga tidak heran bila sekarang ini tercatat ada beberapa puluh strains ikan discus yang ada di pasaran. Ikan discus amat popular sebagai ikan akuarium serta terkadang dikatakan sebagai rajanya ikan hias.

Ikan discus yang indah serta mempunyai wujud yang prima, datang dari bibit serta situasi perkembangan yang baik sejak lahir.

Ikan discus yaitu type ikan yang hidup dengan berkelompok ( social fish ). Apalagi di alam bebas, aslinya mereka hidup didalam grup besar serta adalah di antara dari sedikit type ikan yang dapat belajar. Oleh sebab itu, mesti diingat untuk beberapa hobbies untuk beli ikan diskus didalam jumlah kian lebih satu. Discus memerlukan hubungan sosial sesama mereka untuk memunculkan cii-ciri asli ikan diskus.

Sebagian media atau peralatan yang butuh anda buat persiapan untuk mengawali pemeliharaan ikan discus. diantaranya yaitu aquarium yang bisa menyimpan air yang cukup ( idealnya 200 liter untuk 4 ekor discus ). Filter osmosis serta juga lampu ultra violet untuk menolong sterilisasi air. didalam situasi atau tempat spesifik, heater juga dibutuhkan. untuk menanggulangi pergantian suhu hawa yang berubah tiba-tiba. Untuk temperature yang ideal untuk pemeliharaan discus yaitu 28 derajat celcius.

ikan discus
Add caption

Sistem filtrasi yang baik untuk pemeliharaan discus yaitu perihal yang mutlak, apalagi harus. perihal ini yaitu kunci utama untuk melindungi mutu air supaya terus sempurna, disamping itu sudah pasti untuk hindari kewajiban lakukan sistem perubahan air yang terus-terusan.

Perihal utama yang perlu diingat oleh anda yang pingin menekuni didalam pemeliharaan ikan diskus ini yaitu :
  • Tingkat keasaman air ( ph ). Amat baik bila ph air mendekati netral.
  • Pertahankan supaya ph ada pada kisaran ph 6. 0 serta 7. 0.Discus dapat nyaman dengan kisaran ph seperti ini.
  • Kebersihan Air, menjaga air tetap bersih adalah salah satu syarat ikan discus tumbuh sehat.
ikan discus
Untuk melindungi stabilitas ph, maka kesadahan air juga butuh di perhatikan. upayakan supaya kesadahan kalsium ada didalam kisaran 5 -7 kh, namun untuk kesadahan umum pada kisaran 12 – 15 gh. Cermati situasi air di lingkungan area anda memelihara diskus. bila kesadahan air kian lebih 12gh, gunakanlah filter reverse osmosis. Filter ini bisa mengembalikan kesadahan air pada derajat yang diperlukan. cartridge dari filter reverse osmosis butuh diganti dengan berkala, serta frekwensi pergantiannya bergantung seberapa tinggi tingkat senyawa yang terdapat didalam air yang anda gunakan.

Setelah itu yaitu kandungan amonia. amonia yaitu kandungan senyawa yang amat jelek didalam air, yang bisa mengakibatkan kematian pada ikan diskus. Ini senyawa yang dihasilkan dari kotoran yang dibuang oleh ikan dari sisa makanannya. idealnya yaitu, bahwa didalam tangki/aquarium tidak memiliki kandungan amonia sekalipun ( 0% ). Disinilah kenapa filter didalam akuarium diskus yaitu perihal yang harus diaplikasikan.

Senin, 26 Agustus 2013

Tips Merawat Ikan Discus dalam Akuarium

ikan discus

Tips Merawat Ikan Discus dalam Akuarium (akuariumhias) -Sesudah kita memperoleh ikan yang cocok dengan apa yang kita kehendaki, ada kalanya waktu pertama kali discus dipindahkan ke area yang baru dengan pada suhu yg penting ( lebih dingin ), discus dapat amat kaget serta dampaknya yg pertama jelas penurunan nafsu makan maupun barangkali lebih rawan terkena penyakit. langkah menanganinya, dapat dipancing agar akan makan dengan langkah makanannya saya pegang saat berikan makan. umumnya sesudah 3-4 hari discus dapat kembali normal nafsu makannya.

Sebagian langkah yg bisa aplikasikan tiap-tiap dapat mengkondisikan discus ke suhu dingin yaitu :
  • Discus dibiasakan untuk akan makan dengan langkah pakan yg tetap dipegang. ini sekalian melatih mental discus supaya akrab dengan majikannya. pakannya umumnya berbentuk bloodworm atau cacing beku.
  • Umumnya discus dapat mulai mengetahui pakan didalam tangan sesudah 2-4hari. janganlah lakukan gerakan yg dapat mengagetkan discus. dikarenakan umumnya discus dapat jadi malas untuk makan ( stress ).
  • Pemakaian heater ( bila memakai ) mulai dikurangi intensitasnya. sebagai perumpamaan heater cuma dipakai sepanjang sangat lama 5 jam serta upayakan pemakaian heater cuma untuk kondisi spesifik saja, contohnya waktu hujan atau malam hari.
  • Step di atas memerlukan waktu aklimatisasi ( adaptasi ) 5-6hari.
  • Lantas discus mulai dibiasakan dengan intensitas sinar tinggi dengan bertahap. umumnya untuk jenis- type discus dengan warna yang solid ( marlboro, blue diamond, pigeon, rising sun, red melon dan lain-lain ) dapat timbul spot hitam yang biasa dimaksud pasir oleh hobies yg mulai nampak dari sisi kepala serta sirip. Ini dikarenakan mutu indukan yg memanglah telah mempunyai spot hitam pada mulanya atau juga dikarenakan pemakaian lampu dengan intensitas spektrum warna merah berlebih ( perumpamaannya lampu uv ). Bila discus anda mempunyai perihal demikianlah maka mutu diskus anda terhitung kurang bagus, dikarenakan apabila dikawinkan spot hitam itu dapat alami penurunan ke anaknya.Sesudah discus punya kebiasaan pada sinar terang serta tanpa heater maka dia dapat selanjutnya seperti itu.
ikan discus

Discus didalam aquascape

Disamping itu ada banyak hal yang butuh di perhatikan juga bahwa pada saat penyesuaian suhu, penyakit yg sangat umum menyerang yaitu white spot serta velvet (new discus disease). Bila ini berlangsung anda janganlah segera panik dengan pemakaian obat-obatan yg memiliki bahan kimia (bisa meyebabkan resistensi). Coba menangani dengan garam obat yg dilarutkan ( 50mg/10lt air ). 

Sesudah discus punya kebiasaan diberi pakan dengan tangan coba pemberian pakan burger. pada awal 3-4 hari discus dapat mogok makan, serta janganlah dikarenakan dia mogok makan lantas kita berikanlah pakan lain, namun paksa terus hingga dia akan, berikanlah sedikit untuk sedikit. lama- kelamaan dia tentu dapat akan juga ( ramuan burger bergantung selera kita ). Burger dapat amat merubah kecemerlangan warna discus. Menurut hasil tersebut, discus jadi tambah lebih sehat serta tidak gampang diserang penyakit, disamping itu daya tahannya juga tambah lebih unggul dari discus yg dipelihara dengan suhu standar.

ikan discus
Penyakit discus
Jika nyatanya ikan kita terkena penyakit white feces atau berak putih yang disebut di antara penyakit yang kerap menyerang discus ( penyakit ini ditularkan melewati air yang sudah terkontaminasi oleh sejenis telur parasit. discus yang terkena white feces umumnya dapat mengeluarkan kotoran berwarna putih ) maka di bawah ini langkah yang umumnya ( serta dapat ) dipakai untuk mengobatinya :
  • Karantina discus yang terkena white feces.
  • Larutkan 2 gr metronidazole / 100 liter.
  • Imbuhkan garam 1-2 sendok makan.
  • Gunakan heater 30 c.
  • Gunakan aerator.
  • Baiknya, tiap-tiap 8 jam ubah air 1/2nya serta imbuhkan metronidazole 1 gr. atau sekurang-kurangnya 24 jam.
Untuk type penyakit lain seperti penyakit cacing pita, bisa diobati dengan levamisol yang didapatkan melewati pakan. bintik putih ( white spot ) pada discus bisa diobati dengan langkah merendam discus memakai acriflavin dengan campuran 50ml acriflavin/22, 5 liter air. Untuk black spot ( pasir ), telah saya ulas di sini. sirip rusak bisa diobati dengan melarutkan clorampenicol 2 gr/100 liter air, kerjakan sepanjang 3-5 hari. paling akhir untuk velvet, ikannya memang warna badannya jd gelap/hitam, sirip fin-nya menguncup, senang menggesekkan tubuhnya ke benda di sekelilingnya serta umumnya ngumpul di sudut/mojok. umumnya bisa sembuh dengan langkah :
  • Karantina discus yang dianggap terkena velvet
  • Masukkan chlorampenicol 1, 5 gram+ acriflavine 20 ml + 1-2 garam ikan ke didalam tank diisi lebih kurang 100 liter untuk karantina.
  • Gunakan aerator yang agak besar.
  • Gunakan heater 30 c.
  • Bila airnya keruh putih di besok lusa, sifon. imbuhkan larutan sama seperti pada mulanya. kerjakan selanjutnya hingga discus tampak sehat ( umumnya 1 minggu ).
  • Kasih makan dikit saja ( puasa ).