Tampilkan postingan dengan label Budidaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budidaya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 April 2015

Pemijahan Ikan Hias Corydoras Paleatus

Ikan Hias Corydoras Paleatus

Pemijahan Ikan Hias Corydoras Paleatus | Akuarium Hias - Corydoras Paleatus yang datang dari La Plata Brasil, di kenal dengan juga nama Preppered Corydoras. Type ini gampang memijah meskipun ada di lingkungan pemeliharaan yang terbatas. Lingkungan yang disenaginya bertemusana damai serta tenang.

Seleksi Indukan

Induk bisa dipijahkan minimum pada usia 10 bln. atau memiliki ukuran 7-8 cm. Badan sisi atas hijau olive kegelapan atau cokelat olive, sedang sisi bawah kuning pucat. Sirip dorsal, anal, serta ekor berwarna abu-abu sedikit bebercak gelap. Ikan betina mempunyai bentuk badan yang jadi membesar dibagian perut (seperti diamond), sedang yang jantan runcing (seperti terpedo).
Ikan Hias Corydoras Paleatus

Pemijahan

Corydoras akan keluarkan telurnya dengan cara bertahap, jadi sehari-hari diketemukan telur melekat pada rumbai-rumbai rafia serta pada kaca akuarium sisi atas atau didasar akuarium. Saat pemijahan berlangsung mendekati pagi hari atau saat pagi hari, waktu memijah corydoras butuh ketenangan atau situasi yang tenang. Kesuksesan waktu memijah bisa dilihat dari telur yang melekat pada substrat, bila telur berwarna bening akan menjadi mutu telur yang bagus sedangkan yang berwarna putih jadi  telur yang tak bagus ( kemungkinan besar gagal menetas ).

Sistem pemijahan, waktu memijah mulut betina mendekati sisi genitikal jantan untuk menghisap sperma jantan supaya bisa menghimpun sperma jantan didalam mulutnya. Tidak lama kemudian betina meninggalkan jantannya, dari mulut betina itu sperma jantan bakal dikeluarkan berbarengan dengan dikeluarkannya telur-telur dari dalam badannya lalu ditempelkan pada substrat, dengan hal tersebut telur telah dapat terbuahi. Jumlah telur yang dapat dihasilkan untuk satu ekor induk yakni sejumlah 200-350 butir telur. Dengan perbandingan 1 : 1.
Ikan Hias Corydoras Paleatus
Corydoras Paleatus dalam aquascape

Penetasan Telur

Telur-telur corydoras paleatus yang ada ditempat penetasan (berbentuk akuarium) dengan ukuran 100 cm x 50 cm x 50 cm dengan ketinggian air 35 cm, bakal menetas jadi benih pada hari ke 4 (empat). Sesaat substrat yang telur-telurnya telah menetas selekasnya diangkat serta dicuci bersih saat sebelum dipakai lagi.
Benih yang baru menetas tak segera di beri pakan lantaran benih itu masih tetap membawa kuning telur juga sebagai makanannya, pada hari ketiga baru diberikan pakan berbentuk artemia dengan dosis 75 gr. Pakan artemia diberikan dengan cara teratur sepanjang 7 hari, pada hari ke 8 hingga hari ke 14 di beri kombinasi pada artemia dengan cacing sutera yang diblender atau dihaluskan, dengan dosis satu sendok teh cacing sutera per akuarium.

Kwalitas Air

Kwalitas air sepanjang pemeliharaan benih mesti senantiasa dijaga kebersihannya hingga butuh diselenggarakan pergantian air dengan cara teratur satu hari atau dua hari sekali, jumlah air yang diganti yaitu 2/3 sisi, lantaran benih corydoras suka pada air yang bening serta bersih jadi bekas pakan serta kotoran yang ada di dasar akuarium mesti senantiasa dibikin bersih/dibuang lewat cara menyipon. Parameter air yamg dibutuhkan yakni  Suhu 28 – 30 derajat celcius, pH antara 4 – 6.

Selasa, 31 Maret 2015

Budidaya Ikan Mas Koki Mutiara

Budidaya Ikan Mas Koki Mutiara

Budidaya Ikan Mas Koki Mutiara | Akuarium Hias - Ikan koki mutiara adalah type ikan mas yang memiliki badan bulat dengan kepala kecil serta ekor lebar. Ikan ini datang dari daratan Cina, tetapi di Indonesia telah lama bisa dibudidayakan. Pemasaran ikan ini selain didalam negeri juga adalah type ikan yang di eksport serta harganya pun cukup tinggi.

Pemijahan

Penentuan induk
Induk yang baik untuk dipijahkan telah berusia + 8 bln., dengan ukuran minimal sebesar telur itik. Tentukan induk yang berkepala kecil dengan badan bulat, sisik utuh serta tersusun rapi. Bila ikan tengah bergerak, ekor serta sirip bakal terlihat tegak.
Untuk memperoleh keturunan yang berwarna, jadi calon induk yang bakal dipijahkan berwarna polos. Pakai induk jantan berwarna putih serta betina berwarna hitam atau hijau lumut atau demikian sebaliknya.

Cara Membedakan Pejantan dan Betina Mas Koki Mutiara :

Induk Pejantan :
  • Pada sirip dada ada bintik-bintik bulat menonjol apabila diraba terasa kasar.
  • Induk yang sudah siap kawin bila diurut pelan kerarah lubang genital bakal keluar cairan berwarna putih
Induk Betina :
  • Pada sirip dada ada bintik-bintik serta terasa halus bila diraba.
  • Bila diurut, keluar cairan kuning bening. Pada induk yang sudah siap kawin, perut terasa lembek serta lubang genital kemerah-merahan.
Langkah pemijahan
  • Bak/aquarium yang sudah bersih berisi air yang sudah diendapkan + 24 jam, lalu tempatkan eceng gondok untuk menempelkan telurnya.
  • Pastikan induk yang sudah siap kawin dan matang gonad, masukkan kedalam bak pada sore hari. Apabila penentuan induk dikerjakan dengan jeli, umumnya esok harinya telur telah melekat pada akar eceng gondok.
  • Lantaran telur tak perlu dierami, induk bisa selekasnya dipindahkan ke kolam penampungan induk, untuk menanti hingga saat pemijahan erikutnya. Bila perawatannya baik, jadi 3 ~ 4 minggu lalu induk telah bisa dipijahkan kembali.
Budidaya Ikan Mas Koki Mutiara
ikan mas koki siap jual

Pemeliharaan Benih

Sesudah 2 ~ 3 hari telur bakal menetas, hingga berusia 2 ~ 3 hari benih belum di beri makan, lantaran masih tetap memiliki persediaan makanan pada yolk sac-nya (kuning telur).

Pada hari ke 3 ~ 4 benih telah bisa di beri makanan kutu air yang sudah disaring. Sesudah berusia + 15 hari benih mulai dicoba di beri cacing rambut disamping masih tetap di beri kutu air, hingga benih keseluruhannya dapat mengonsumsi cacing rambut baru kemudian pemberian kutu air dapat dihentikan.

Untuk telur yang ditetaskan di aquarium jadi sebaiknya sesudah benih berusia + 1 minggu dipindahkan ke bak/kolam yang lebih luas.

Ketinggian air dalam bak 10 ~ 15 cm dengan perubahan air 5 ~ 7 hari sekali. Tiap-tiap perubahan air pakai air yang sudah diendapkan lebih dulu.

Untuk hindari cahaya matahari yang terlampau terik dibutuhkan sebagian tanaman pelindung berbentuk eceng gondok. Sepasang induk bisa membuahkan telur 2. 000 s/d 3. 000 butir untuk sekali pemijahan.

Pembesaran

Pembesaran ikan dikerjakan sesudah benih berusia sekitar lebih 1 bln. Benih jenis koki mutiara ini  membutuhkan banyak cahaya matahari, karenanya tanaman eceng gondok bisa dikurangi.

Untuk step pertama pembesaran bisa ditebar + 1. 000 ekor ikan dalam bak memiliki ukuran 1, 5 x 2 m. Lalu penjarangan bisa dikerjakan tiap-tiap 2 minggu.

Pergantian air bisa dikerjakan 3 ~ 5 hari sekali, dengan juga air yang sudah diendapkan.
 
Makanan yang didapatkan berbentuk cacing rambut. Makanan diberikan saat pagi hari dengan cara adlibitum (seperlunya). Bila pada sore hari makanan masih tetap tersisa, selekasnya diangkat/dibikin bersih.

Sesudah berusia 4 bln. ikan telah adalah calon induk. Karenanya jantan serta betina selekasnya dipisahkan hingga berusia 8 bln. yang sudah siap dipijahkan. Untuk induk ikan baiknya makanan yang didapatkan yakni berbentuk jentik nyamuk (cuk).
 
Ikan mas koki mutiara memiliki nilai ekonimis tinggi. Untuk benih berusia 1 bln. harga nya sekitar Rp. 30, - s/d Rp. 50, - sedang sepasang induk sekitar Rp. 5. 000, - s/d 10. 000, -. Lewat cara pemeliharaan yang pas dibarengi ketekunan bisa diinginkan pendapatan yang lumayan.

Selasa, 21 Oktober 2014

Teknik Tumpangsari : Budidaya Koi Terbaru

budidaya koi tumpangsari

Teknik Tumpangsari : Budidaya Koi Terbaru  | Akuarium Hias - Banyak orang mengaplikasikan satu type ikan tersebut dalam satu kolam. Satu hal tidak sama yang dikerjakan oleh Peternak Koi yang Sukses di kota Malang, Dia berhasil mengaplikasikan system tumpangsari,yaitu teknik budidaya ikan koi yang digabungkan dengan ikan nila dalam satu kolam yang selama ini di rasa lebih efesien dan efisien.

System tumpangsari ini adalah memelihara ikan koi serta ikan pendamping didalam satu kolam tanah untuk dibudidayakan.Tetapi dua type ikan yang dibudidaya dengan cara berbarengan ini sebaiknya ikan yg tidak mempunyai ciri-ciri yang condong agresor atau bahkan juga predator.

Diperlukan juga perbandingan yang pas waktu mengaplikasikan system tumpangsari. Perbandingannya, jumlah benih ikan koi lebih sedikit dengan jumlah benih ikan pendamping yang ditebar. Seumpama, bila benih ikan pendamping sejumlah seribu, jadi ikan koi yang ditebar pada seratus sampai dua ratus saja.

Sebaiknya teknik tumpangsari ini mesti memakai kolam tanah. Saat sebelum menyebar benih ikan, mesti disiapkan dahulu kesuburan tanah kolam. Dengan maksud untuk membuat sumber pakan ikan dengan cara alami yang bermacam serta berlimpah. Seumpama jasad renik, cacing serta plankton.

Sumber makanan ikan yang terwujud dari alam itu dapat memotong keperluan pakan seperti pellet atau sentrat. Lantaran pakan alam dapat penuhi keperluan pakan dengan cara mandiri serta berkepanjangan. Dengan kata lain, system tumpangsari ini mengoptimalkan sumber pakan alam untuk ikan.(baca juga : Tips Takaran Makan Ikan Koi )
Untuk kolam tanah itu yang diolah pertama tanahnya itu dibikin subur, hingga cacing tersebut  dapat tumbuh dengan baik. Biasanya di dalam kolam tersebut akan timbul simbiosis mutualisme.

Diluar itu, ikan koi serta ikan pendamping akan tidak berebut pakan yang efeknya dapat pada pertumbuhannya. karena, baik ikan koi ataupun ikan pendamping mempunyai kegemaran pakan yang tidak sama. Serta pakan alam bakal senantiasa ada saat sebelum pada akhirnya tiba saat untuk memanen ikan koi dan ikan pendamping itu.

Selasa, 13 Mei 2014

Budidaya Ikan Redfin

Budidaya Ikan Redfin | Akuarium Hias -Ikan Redfin yaitu satu diantara type ikan hias yang mempunyai keindahan dari sisi warna serta wujud badannya, maka tedak heran ikan redfin banyak juga penggemarnya. Ikan yang indah ini yaitu ikan asli dari negara Vietnam tetapi saat ini telah banyak yang membudidayakannya di Indonesia. 

Ikan hias air tawar ini benar-benar suka pada lumut, namun jika kita kesusahan untuk sediakan lumut kita dapat juga memberikannya cuk merah/cacing darah atau cacing sutra dengan pakan yang sperti itu maka tak susah untuk kita jika kita mau pelihara atau merawatnya. 

Tetapi untuk anda yang merencanakan beternak maupun sekalian budidaya ikan redfin ini, di tulisan saat ini bakal di ulas singkatnya tahpannya, ok segera saja tengok bagian langkah ternak atau budidaya ikan hias redfin dibawah ini : 

Ikan Hias Redfin
redfin albino


Persiapan wadah pemijahan 

Sebelum saat pemijahan induk, baiknya dikerjakan persiapan wadah yang baik supaya sistem pemijahan bisa berjalan dengan prima. Dalam pemakaian box sterofoam yang benar-benar di nilai yaitu dari sisi stabilitas suhu kurun waktu pemijahan serta penetasan. 

Factor suhu benar-benar utama dalam sistem pemijahan, lantaran pergantian suhu bakal memengaruhi pemijahan. Persiapan wadah dimulai pencucian wadah pemjahan berbentuk box stereofoam yang mempunyai tujuan untuk meminimalisir serangan bakteri pathogen disebabkan wadah yang kotor. Box sterofoam yang dipakai memiliki ukuran 80 x 40 x 30 cm. 

Box terlebih dulu dicuci dengan air bersih hingga kotoran yang melekat tak ada. Sesudah pencucian, box di basuh dengan air bersih. Box yang telah bersih di susun rapat pada tempat yang telah ditetapkan. Sesudah box disusun dikerjakan pengisian air serta penyusunan aerasi. Air dipompa segera dari tendon serta dialirkan lewat selang yang memiliki ukuran ¾ inch. Air berisi ketinggian 20 cm. 

Ikan Hias Redfin
redfin albino
Seleksi induk 

Aktivitas seleksi induk dikerjakan untuk menentukan induk yang masak gonad serta siap dipijahkan. Induk betina masak gonad, dengan cara fisik ditandai dengan perut yang membundar, lembek apabila diraba. Bobot induk seputar pada 28-35 gr, panjang seputar 8-12 cm serta berusia minimum 8 bln.. Sedang induk jantan, ditandai karenanya ada sperma saat dikerjakan penyitripiingan. Bobot indukan jantan seputar 23-28 gr, panjang seputar 6-9 cm serta berusia minimum 6 bln.. 

Pemberokan 

Pemberokan mempunyai tujuan untuk menggosongkan isi perut hingga nduk yang ada betul-betul membesar perutnya lantaran diisi telur, bukan hanya lantaran kekenyangan atau lantaran lemak. Induk-induk hasil seleksi lalu diberok (dipuaskan). Pemberokan dikerjakan sepanjang 24 jam dalam akuarium pemberokan, memiliki ukuran 60x 40x30cm. pemberokan dikerjakan dengan cara terpisah pada induk jantan serta betina untuk hindari pemijahan yg tidak di idamkan. 

Rangsangan pemijahan 

Tekhnik pemijahan dengan cara semi alami, yakni dengan lakukan menyuntikan hormone pada induk betina serta jantan. Pada induk betina penyuntikan dikerjakan untuk merangsang ovulasi serta pada induk jantan untuk merangsang sperma. Sebelum saat penyuntikan, dikerjakan penimbangan induk yang bakal dipijahkan. 

Menurut berat induk ini, bisa dihitung volume larutan ovaprim yang sudah diencerkan, yakni 0, 5 ml/kg bobot induk badan induk betina, sedang pada induk jantan 0, 3 ml/kg bobot badan. Inginceran ovaprim memakai Larutan fisiologis (naCl 0, 9%). Untuk beroleh dosis larutan fisiologis yakni dengan mengkalkulasi seberapa banyak ovaprim yang dipakai, lantaran perbandingan ovaprim serta larfis 1 : 1. 

Jadi dalam satu siklus pemijahan, penyuntikan dikerjakan pada 2 gunakan indukan sebesar 0, 09 ml yang terbagi dalam ovaprim serta NaCl 0, 9 Persen. Penyuntikan dikerjakan saat malam hari seputar jam 20. 00 WIB atau jam 20. 30 WIB. Penyuntikan dikerjakan satu kali dengan cara intramuscular, yakni penyuntikan di bagian punggung ikan. 

Rentag saat pada penyuntikan dengan ovulasi telur yakni 10-14 jam pada suhu 23-260C. Sesudah dikerjakan penyuntikan pada induk jantan serta betina digabungkan pada box sterofoam memiliki ukuran 90x40x30 cm dengan dosis 1 gunakan induk dalam 1 box. Selang saat 10-14 jam sesudah penyuntikan, berlangsung pemijahan. 

Penetasan Telur 

Telur Redfin albino bakal menetas dalam periode waktu 40-50 jam. Telur menetas terus didalam akuarium pemijahan. Induk dikeluarkan sesudah induk keluarkan telur dengan cara kaseluruhan. Induk dipindahkan ke akuarium pemeliharaan. Telur yg tidak menetas selekasnya disifon untuk melindungi mutu air supaya tak tercemar lantaran pembusukan telur yg tidak menetas. Telur yang menetas bakal di kasi makan sesudah kuning telur habis atau sesudah 2-3 hari sesudah menetas. Pakan pertama yang di beri pada larva yaitu kuning telur yang di rebus terlebih dulu. 

Pemeliharaan larva 

Larva dipelihara di box sterefoam hingga berusia 10 hari. Sesudah berusia 10 hari larva di kalkulasi serta padat tebar dikecilkan dengan manambah 8 buah box sterefoam untuk pemeliharaan kelanjutan. 

Manajemen pemberian pakan 

Larva mulai di beri pakan pada hari ketiga atau mendekati kuning telur di badan habis (pergantian endogenous ke eksogeneus). Pakan pertama yang di beri berbentuk rebusan kuning telur. Pemberian kuning telur pada larva sepanjang 3 hari, atau larva dari usia 3 hari hingga berusia 5 hari. Pemberian pakan kuning telur 2 kali satu hari dalam 8 jam serta 4 jam sore. Pada usia ke 6 larva di beri pakan artemia. 

Peberian pakan artemia dikerjakan sepanjang 7 hari. Artemia diberikan dengan dosis pemberian 4 kali satu hari pada jam 08. 00, 12. 00, 16. 00, serta 21. 00 WIB. Dosis artemia yan diberikan sejumlah 0, 25 gr/hari. larva yang bakal di beri terlebih dulu di kultur pada bak kultur pakan alami. Artemia dikultur satu hari sebelum saat pemberian pakan. Pemberian artemia bakal berhenti sesudah larva berusia 12 hari. Sesudah pemberian artemin atau larva berusia 12 hari dilakuakn penjarangan. Penjarangan dikerjakan dengan  menaikkan 8 buah. 

Box sterefoam untuk pemeliharaan larva. Box sterefoam di isi sir satu hari sebelum saat dikerjakan penjarangan. Pada sistem penjarangan juga dikerjakan penghitungan supaya bisa memastikan derajat penetasan redfin albino. Pada penghitungan di bisa jumlah larva sejumlah 10. 125 ekor. Pada usia 13 hari larva redfin di beri pakan kutu air. 

Pemberian kutu air dikerjakan sepanjang 14 hari. Pemberian kutu air bermanfaat untuk penyeragaman ukuran benih. Kutu air yang didapatkan berbentuk kutu air beku. Pemberian kutu air sejumlah 4 sendok makan/hari. Pemberian kutu air 2 x satu hari yaitu pada jam 07. 00, serta jam 21. 00 WIB. Kutu air diberikan lewat cara melarutkan kutu air terlebih dulu dengan air. Kutu air beku yang dipakai mesti dilarutkan supaya kutu air bisa dimakan oleh larva. 

Pengelolaan mutu air 

Dalam pengelolaan kaulitas air yang dilakuakn seperti penyifonan kotoran sisa pakan serta larva yang mati. Pengecekkan mutu air dikerjakan tiap-tiap hari. Penyifonan cuma dikerjakan bila air telah terlihat juiceam lantaran bekas pakan. Untuk menambahkan air dilakuakn memakai selang air kecil memiliki ukuran ¼ inch yang segera dipompa dari tendon. 

Pemanenan larva 

Larva dipanen atau dipindahkan dari box penetasan ke bak terpal sesudah berusia 30 hari, sekalian dikerjakan grading. Larva dipanen lewat cara memakai serokan yang halus supaya tak membahayakan pada larva. Larva dipindahkan pada baskom kecil serta dikerjakan penggradingan sekalian penghitungan. Sebelum saat larva ditebar dlakukan penelusuran aerasi pada bak. Air didalam bak telah di isi satu hari sebelum saat dikerjakan penebaran. Larva yang telah degrading segera ditebar pada 2 buah bak terpal dengan aklimatisasi terlebih dulu. 

Penebaran benih 

Larva ditebar ke bak terpal waktu meraih usia 30 hari sesudah menetas, atau saat larva telah bisa makan cacing. Pemberian pakan pada mulanya berbentuk kuning telur sepanjang 2 hari, artemia sepanjang 7 hari, serta kutu air (daphnia sp.). penebaran larva dikerjakan saat pagi hari jam 09. 00 WIB dengan lakukan aklimatisasi terlebih dulu untuk penyesuaian suhu air pada bak pendederan. Aklimatisasi yang dikerjakan dengan memasukan air kolam ke dalam wadah larva sedikit untuk sedikit sepanjang 10-15 menit, serta barulah benih ditebar dilakuakn grading supaya tak ada ukuran yang mencolok dalm pemeliharaan. Benih yang ditebar memiliki ukuran 1-15 cm. 

Pakan sepanjang pendederan berbentuk cacing cacah yang didapatkan pada larva sepanjang 7 hari serta cacing yg tidak dicacah sepanjang 7 hari. Jadi pemberian cacing dikerjakan hingga benih dipanen yaitu berusia 45 hari yang meraih ukuran ¾ inch. Frekuensi pemberian pakan 2 kali satu hari, pada jam 08. 00, serta 16. 00 WIB. 

Pemanenan 

Pemanenan dikerjakan sesudah pendederan sepanjang 14 hari pemeliharaan atau benih berusia 45 hari dari telur. Pemanenan dikerjakan pada saat pagi hari jam 07. 00-09. 00 WIB mempunyai tujuan untuk kurangi tingkat kematian pada benih, lantaran stress disebabkan suhu yang terlampau tinggi. Pemanenan membuahkan benih ukuran rata-rata ¾ inch. Ciri morfologi yang bisa dilihat, wujud ikan yang sudah definitive, gerakan dari keadaan ikan sehat. 

Selasa, 08 April 2014

Budidaya Udang Hias Air Tawar


Budidaya Udang Hias Air Tawar

Budidaya Udang Hias Air Tawar (dwarf freshwater shrimp) | Akuarium Hias - Belum sebegitu popular di kelompok aquaris tanah air, seperti ikan koi, maskoki, arwana maupun cupang. Bila anda cobalah menelusuri pasar ikan hias Sumenep atau kartini (Jakarta), cuma beberapa kecil saja kios yang memajang udang berwarna indah ini. Di toko ikan Mudah Ingat yang terbilang cukup komplit, di jalan karapitan Bandung atau jalan Kartini Jakarta,tak setiap saat sediakan udang hias air tawar. Sesaat di tempat-tempat yang lain, tetap susah anda temukan pedagang yang dengan cara teratur menjualnya. 

Potensi untuk jadikan udang hias air tawar untuk tempat usaha cukup besar. Pasalnya invertebrata ini benar-benar indah, ramah, gampang berbiak, handal bersihkan kotoran dalam aquarium serta tak terlampau rewel dengan keadaan air. Ia bisa hidup berkelompok, juga bersanding dengan beragam varian udang sejenis. Juga aman untuk hidup berdampingan dengan ikan-ikan spesifik. 

Biasanya tehnik serta tata cara pemeliharaan udang hias air tawar untuk masing-masing species, tak terlampau jauh tidak sama. Singkatnya, kita bakal mengulas beberapa hal apapun yang butuh di perhatikan untuk pelihara atau mengembangbiakan udang mungil ini. 

Keadaan air 
Udang hias air tawar bisa hidup dengan baik pada keadaan air dengan keasaman atau pH 6. 8 – 8. Untuk type udang yang datang dari asia, pH yang lebih rendah bisa mengakibatkan stres, bahan kematian. Terkecuali untuk type Macrobrachium shrimp yang datang dari Peru serta Brasil, bakal hidup tambah baik dengan pH yang lebih rendah. Kesadahan air yang bisa di terima berkisar pada 3 – 15 dkh. Suhu air dengan kisaran 14 – 30 °C. 

Budidaya Udang Hias Air Tawar


Rekan didalam aquarium 
Memadukan ikan dengan udang hias air tawar ini bakal jadi hal yang ckup susah. Sebagian type ikan bakal mengonsumsi udang yang memiliki ukuran badan lebih kecil, serta juga udang yang semakin besar terpaksa lari bersembunyi lantaran takut terserang. Bila anda betul-betul menginginkannya, maka hal yang paling barangkali yaitu memadukan udang hias air tawar anda dengan ikan type plati (Livebearer – Heterandra formosa), barb (Barbus jae), tetra serta semacamnya. Ikan-ikan yang dijelaskan tadi, mempunyai ukuran badan yg tidak jauh tidak sama dengan udang air tawar, serta tak mempunyai karakter pemasang. Untuk udang yang semakin besar seperti type Amano (Caridina japonica) serta yang lebih kecil yakni spesies Macrobrachium (seperti type biru asal vietnam), bisa digabung dengan ikan ekor pedang atau plati ukuran besar. Jauhi ikan pemangsa seperti type cichlid, cupang, catfish dsb. Di pastikan usia udang anda cuma hanya saat lapar ikan-ikan yang dimaksud terakhir. Idealnya, tempatkanlah udang-udang hias air tawar anda sendirian tiada digabung dengan ikan yang lain didalam aquarium. 

Mencampurkan sebagian species 
Mencampurkan sebagian species udang hias adalam satu aquarium juga tak bisa sembarangan. Tak semua species bisa dipadukan dengan species yang lain. Karakter serta ukuran badan lagi-lagi jadi aspek yang butuh anda pikirkan. Dengan cara umum, memadukan udang dengan ukuran yang sama tak lagi jadi hambatan. Species udang berlengan panjang (Macrobrachium spp.), terhitung ke dalam kelompok udang yang galak. Ia bakal memangsa species yang lebih kacil atau juga udang sejenis. 

Untuk anda yang mau pelihara udang hias air tawar untuk maksud komersial, kemurnian species jadi hal yang pantas dijaga. Terkecuali anda memanglah punya maksud bakal menyilangkan serta memperoleh strain baru. Taksonomi udang hias air tawar belum bisa didefinisikan dengan baik. Udang yang mempunyai ciri fisik tidak sama, barangkali saja datang dari species yang sama. Untuk misal, udang Red Cherry dengan udang pale blue asal taiwan yaitu satu species (masing-masing yaitu Neocaridina denticulata sinensis var. red and Neocaridina denticulata sinensis). Bila digabung maka bakal berlangsung perkawinan sejenis (interbreeding). Sama perihal dengan udang Bee shrimp serta udang Crystal Red (Neocardina serrata and Neocardina serrata var. crystal red), mereka yaitu species yang sama. Serta bukan hanya tutup kemungkinan hal semacam ini berlangsung pada sebagian species yang lain. 

Aquascaping 
Seperti sudah diterangkan diatas, bahwasanya hal yang terbaik yaitu pelihara satu species saja dalam aquarium. Untuk pelihara satu species dengan koloni 10 – 20 udang, tak memerlukan aquarum yang luas, namun cukup hanya aquarium memiliki ukuran 2, 5 galon. Sedang untuk species atau jumlah yang semakin besar, anda memerlukan aquarium yang lebih luas. Berapapun ukuran aquarium yang bakal anda pakai untuk pelihara udang hias air tawar, hal yang perlu anda perhatikan yaitu rancangan awal isi aquarium. Anda bakal memerlukan pasir halus untuk substrat. Baiknya anda tak memakai krikil yang besar. Kayu serta juga batu karang bagus untuk tempat persembunyian serta bermain udang. Anda juga butuh menanam tanaman air di basic aquarium, terlebih java moss (lumut jawa). 

Makanan 
Type makanan yang perlu anda berikanlah pada udang anda, tergantung pada type species yang anda memelihara. Meskipun udang hias air tawar terhitung kedalam type hewan pemakan daging serta tumbuhan (omnivora), terdapat banyak hal yang butuh anda cermati dalam pemberian pakan. Grup udang Caridina/Neocaridina suka pada pakan hijauan (alga, slada beku, daun kubis, spirulina tablet dsb). Sekian juga untuk kenis Halocaridina Rubra. Udang pearl (macrobrachium Luzifugum) yang suka bermain di pasir, mesti banyak di beri pakan memiliki bahan basic daging. Dapat dalam wujud tablet, maupun makanan dengan bentul serpihan dapat juga diberikan. Species Macrobrachium yang semakin besar bisa di beri pakan dengan udang renik beku, cacing darah beku serta cacing rambut. Mereka dapat juga menangkap serta memangsa ikan yang lebih kecil. Udang Atya biasanya yaitu udang pembersih, ia mengonsumsi partikel yang terdapat dalam air. Makanan type flake yang telah diperkaya dengan artemia, baik diberikan untuk dia. Silakan cobalah variasi makanan yang lain. Semakin banyak variasi makanan yang didapatkan, makin baik untuk udang anda. 

Pembiakan 
Bila anda mencari udang hias air tawar yang gampang dikembangbiakan, maka grup Neocarodina yaitu pilihan yang pas. Macrobrachium luzifugum, udang cokelat (Macrobrachium sp.), udang red-spotted (Macrobrachium sp.) serta udang yellow-banded juga masuk ke dalam grup ini. Untuk species lain dari macrobrachium, Atya gabonensis serta Amano (Caridina Japonica), memerlukan air payau untuk membesarkan larvanya. Hal semacam ini jadikan mereka lebih susah berkembang biak di banding species yang lain. 

Info diatas memanglah belum cukup komplit, untuk rekomendasi untuk anda untuk meningkatkan udang hias air tawar. Namun sekurang-kurangnya anda telah memiliki deskripsi umum, bagaimana langkah awal yang perlu anda buat persiapan untuk mengawali pemeliharaan hewan cantik ini. Nantikan artikel udang hias air tawar yang lebih mendalam. 

Rabu, 26 Maret 2014

Cara Budidaya Kutu Air untuk Pakan Cupang



Kutu Air untuk Pakan Cupang
Cara Budidaya Kutu Air untuk Pakan Cupang | Akuarium Hias - Saya satu diantara pencinta ikan hias air tawar ketika  saya mencoba berusaha untuk membudidayakan ikan hias jenis ikan cupang saya alami kesusahan didalam memberikan pakan untuk anakan ikan cupang itu karna di daerah saya jauh dan sulit untuk mencari kutu air, padahal ikan cupang peliharaan saya cukup banyak, bingung dan sebel ketika kutu air yang saya beli kemarin mati semua, terpaksa harus beli lagi. 

Untuk mengastasi  hal semacam ini saya berusaha untuk membudidayakan kutu air, dalam sekian kali alami kegagalan pada akhirnya saya berhasil membudidayakan kutu air itu, serta segera saja saya terangkan pengalaman saya :
Kutu Air untuk Pakan Cupang
Peralatan :
1. Bak penampungan air bekas
2. Pakan lele/ikan
3. Aerator/gelembung udara
Langkahnya : isi air di penampungan air jangan sempat luber, masukan pakan lele/ikan lalu beri aerator/gelembung udara tunggulah hingga 1 minggu supaya zooplangton tumbuh lalu masukan benih kutu air.
Tunggulah kutu airnya akan berkembang biak.